Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Hasil Lengkap dan Klasemen Sementara Liga 3: Persika Karanganyar, Persikota, Rans, Perseden, Batavia FC Beda Nasib

Niko auglandy • Jumat, 5 Desember 2025 | 16:47 WIB
Logo Liga Nusantara
Logo Liga Nusantara

RADARSOLO.COM - Liga Nusantara 2025/2026 memasuki pekan kedua. Setelah pekan pembuka berlangsung ketat, persaingan kini semakin memanas di empat grup yang tersebar di berbagai kota.

Sejumlah klub tampil impresif, sementara beberapa tim unggulan justru tumbang lebih awal.

Di Grup A, dua laga digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Rabu (3/12).

Batavia FC sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas PERSIPA Pati, sementara PSDS Deli Serdang tidak mampu menahan agresivitas Nusantara United FC dan menyerah dengan skor 1-5.

Memasuki Grup B, dua pertandingan berlangsung Kamis (4/12) di Lapangan Sriwaru, Solo.

PERSERANG Serang bermain imbang tanpa gol melawan Pekanbaru FC, sedangkan Tri Brata Rafflesia FC harus takluk 1-2 dari PERSIKOTA Kota Tangerang dalam duel penuh tensi.

Ketatnya persaingan juga terasa di Grup C. Masih pada Kamis (4/12) di Lapangan Banyuanyar, Solo, Sang Maestro FC dipaksa menyerah 1-3 oleh Persika Karanganyar, sementara Persikutim United tumbang 1-2 dari Peraibo Bojonegoro.

Dari Grup D, laga Kamis malam di Stadion Pasiran, Surabaya, berakhir tanpa pemenang. PERSEBATA Lembata bermain imbang 1-1 dengan PERSIBA Bantul.

Pekan kedua di grup ini masih berlanjut, di antaranya Peraekabpas vs Perseden Denpasar pada Jumat (5/12) sore di Pasiran, serta Waanal Brothers vs Gresik United FC di Stadion THOR pada malam harinya.

Sementara di Grup B, jadwal pekan kedua belum tuntas. Pada Jumat (5/12) pukul 15.00 WIB, PERSITARA Jakarta Utara dijadwalkan menghadapi PSGC Ciamis di Lapangan Sriwaru.

Jalannya kompetisi memasuki pekan kedua menunjukkan bahwa perebutan tiket menuju fase berikutnya tidak akan mudah.

Banyak tim mulai menunjukkan taring, namun masih ada kemungkinan kejutan besar di laga-laga berikutnya. Liga Nusantara musim ini diprediksi akan menjadi salah satu musim paling ketat dalam tujuh tahun terakhir.

1-Klasemen Sementara Grup A: Nusantara United Perkasa di Puncak, Persipa Terpuruk di Dasar Klasemen Grup A

Pekan kedua Liga Nusantara 2025/2026 membawa perubahan signifikan pada peta persaingan Grup A.

Nusantara United FC tampil paling garang dan memimpin klasemen sementara setelah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Tim asal Jawa Tengah itu mencatat dua kemenangan beruntun dengan produktivitas tujuh gol serta hanya kebobolan dua kali, menjadikannya tim paling agresif sejauh ini.

Di posisi kedua ada Batavia FC dengan tiga poin dari dua laga.

Meski sempat menelan satu kekalahan, Batavia mampu bangkit dan menjaga asa bersaing di papan atas melalui kemenangan penting pada pertandingan terakhir.

Dejan FC berada di posisi ketiga dengan tiga poin dari satu laga—sebuah start efisien yang membuat mereka berpotensi menggeser Batavia bila kembali menang pada laga berikutnya.

Situasi berbeda dialami dua tim terbawah. Persipa Pati terdampar di posisi keempat tanpa poin dari dua pertandingan, saat lini belakang mereka menjadi titik lemah dengan empat kali kebobolan.

Sementara PSDS Deli Serdang menghuni posisi kelima, juga tanpa poin, namun dengan selisih gol paling buruk di Grup A (-4).

Kedua tim kini berada dalam tekanan besar jelang pekan ketiga jika ingin kembali pada jalur persaingan.

Dengan selisih tipis di papan atas dan ancaman bahaya di papan bawah, Grup A diprediksi akan semakin panas.

Semua tim masih berpeluang, namun hanya mereka yang cepat beradaptasi yang akan tetap hidup di kompetisi keras Liga Nusantara musim ini.

2-Klasemen Sementara Grup B: Persikota & Pekanbaru FC Jadi Raja Sementara, Perserang Stabil, Tri Brata Masih Terpuruk

Panasnya persaingan di Grup B Liga Nusantara 2025/2026 mulai terasa setelah dua pekan berlangsung.

Dua tim langsung mencuri perhatian: Persikota Kota Tangerang dan Pekanbaru FC. Keduanya mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan sama-sama belum merasakan kekalahan.

Persikota berhak memimpin klasemen sementara berkat keunggulan produktivitas gol, setelah mencetak dua gol dan hanya kebobolan sekali sepanjang dua laga.

Di posisi kedua, Pekanbaru FC juga tampil solid dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Meski baru mengemas satu gol, rapatnya lini pertahanan menjadi nilai plus karena belum sekalipun kebobolan.

Duel tak langsung antara Persikota dan Pekanbaru FC diprediksi menjadi sorotan utama pada pekan-pekan berikutnya untuk menentukan siapa penguasa Grup B.

Sementara itu, Perserang Serang menempati peringkat ketiga dengan torehan dua poin hasil dua kali imbang. Meski belum meraih kemenangan, mereka juga belum terkalahkan.

Catatan ini membuat Perserang menjadi tim yang sulit dikalahkan, namun tumpul di lini depan juga bisa menjadi hambatan bila ingin mengejar puncak klasemen.

Di papan bawah, PSGC Ciamis dan Persitara Jakarta Utara sama-sama baru mengumpulkan satu poin dari satu pertandingan.

Keduanya masih punya ruang besar untuk memperbaiki posisi karena baru sekali turun ke lapangan.

Pekan kedua menjadi momentum penting: apakah bergabung ke papan atas atau justru terseret ke persaingan zona merah.

Situasi paling berat dialami Tri Brata Rafflesia FC. Dua kali bertanding, dua kali kalah. Hanya memasukkan satu gol dan kebobolan tiga kali membuat Tri Brata terdampar di dasar klasemen tanpa poin.

Jika tak segera memperbaiki performa, musim bisa berubah menjadi mimpi buruk bagi klub asal Bengkulu tersebut.

Dengan selisih poin yang masih tipis dan hampir semua tim belum menunjukkan performa terbaiknya, Grup B diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif di Liga Nusantara musim ini.

Pertandingan pekan ketiga akan sangat menentukan arah persaingan—menuju papan atas atau zona bahaya.

 

 

3- Klasemen Sementara Grup C: Persika Karanganyar Melesat, RANS Bayangi, Persibo Panas Dingin

Persaingan di Grup C Liga Nusantara 2025/2026 mulai memperlihatkan peta kekuatan yang signifikan setelah dua pekan pertama.

Persika Karanganyar tampil sebagai kekuatan paling dominan sejauh ini dengan catatan dua kemenangan dari dua pertandingan.

Produktivitas empat gol dan hanya kebobolan sekali membuat Laskar Lawu nyaman bertengger di puncak klasemen dengan enam poin.

Konsistensi permainan agresif dan disiplin bertahan menjadikan Persika sebagai kandidat kuat juara grup.

Di belakangnya, RANS Nusantara FC mulai mengintip peluang mengambil alih puncak klasemen.

Baru sekali bertanding, tim tersebut langsung mengemas tiga poin berkat kemenangan 1-0. Dengan satu tabungan laga, peluang RANS untuk menyalip Persika sangat terbuka.

Pertarungan keduanya pada pekan selanjutnya diprediksi menjadi duel yang berpotensi menentukan arah persaingan Grup C.

Adapun Persibo Bojonegoro masih menunjukkan performa naik turun. Setelah kalah di laga pertama, Persibo bangkit dan meraih kemenangan pada pertandingan kedua.

Koleksi tiga poin menempatkan mereka di posisi ketiga dan menjaga asa lolos ke fase selanjutnya. Namun mereka wajib konsisten karena selisih poin di papan tengah masih sangat tipis.

Di papan bawah, situasi kurang menyenangkan dialami Sang Maestro FC dan Persikutim United.

Sang Maestro yang baru sekali main menelan kekalahan 1-3, sementara Persikutim sudah dua kali turun ke lapangan dan dua kali pula menelan kekalahan.

Keduanya mengoleksi nol poin dan berada pada jalur berbahaya jika tak segera memperbaiki performa.

Dengan kondisi klasemen yang masih dinamis dan selisih poin ketat, Grup C diprediksi menjadi grup yang sulit ditebak hingga pekan terakhir.

Persika Karanganyar memang sedang memimpin dengan kuat, tetapi ancaman dari RANS dan kebangkitan Persibo berpotensi membuat persaingan sengit sampai akhir.

 

4-Klasemen Sementara Grup D: Perseden Mengintip Peluang, Persekabpas Menempel

Persaingan di Liga Nusantara 2025–26 Grup D langsung memanas sejak pekan awal.

Persiba Bantul tampil paling mencolok sejauh ini, memimpin klasemen sementara dengan raihan 4 poin dari dua laga.

Performa stabil dengan satu kemenangan dan satu hasil seri membuat Laskar Sultan Agung berdiri di puncak, sekaligus menegaskan ambisi mereka untuk mendominasi grup.

Di posisi kedua, Perseden Denpasar mengintip peluang. Klub asal Pulau Dewata itu baru memainkan satu pertandingan, namun langsung meraih kemenangan meyakinkan 2-0.

Dengan koleksi 3 poin, Perseden menjadi ancaman serius bagi Persiba dan kandidat kuat dalam perebutan tiket selanjutnya.

Performa impresif juga ditunjukkan Persekabpas. Klub asal Pasuruan itu mengamankan 3 poin dari laga perdana berkat kemenangan 2-1.

Mereka kini berada di peringkat ketiga dengan selisih gol lebih kecil dari Perseden.

Di papan bawah, persaingan tak kalah sengit. Persebata Lembata harus bekerja ekstra setelah hanya mengumpulkan 1 poin dari dua laga.

Sementara Gresik United FC dan Waanal Brothers masih belum meraih kemenangan dan harus puas berada di dasar klasemen dengan 0 poin.

Kedua tim mulai tertekan dan wajib bangkit jika tak ingin tertinggal sejak dini dalam perlombaan Grup D.

Dengan tren permainan yang semakin terbaca dan jadwal padat di depan mata, Grup D Liga Nusantara musim ini menjanjikan persaingan yang ketat hingga pekan terakhir.

Semua tim masih punya peluang, tapi momentum jelas berpihak kepada Persiba, Perseden, dan Persekabpas yang start lebih mulus dibanding para pesaing lainnya. (nik) 



Editor : Niko auglandy
#Liga 3 #persikota tangerang #Batavia FC #Persika Karanganyar #liga nusantara