Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

56 Atlet Potensial Bertarung di ASIAN Youth Para Games 2025: Uji Coba Pertama untuk Dapatkan Status Klasifikasi Internasional

Mannisa Elfira • Minggu, 7 Desember 2025 | 03:29 WIB
Pelepasan sebagian kontingen Indonesia menuju Asian Youth Para Games 2025.
Pelepasan sebagian kontingen Indonesia menuju Asian Youth Para Games 2025.

RADARSOLO.COM - Proyek pembinaan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia mulai diuji ke level Asia.

Sebanyak 56 atlet diberangkatkan ke Dubai, menuju Asian Youth Para Games 2025 yang akan berlangsung pada 7-14 Desember.

Ajang ini bukan sekadar perburuan hasil, melainkan panggung awal memetakan kualitas teknis. Lalu mental bertanding hingga peluang atlet menembus jalur klasifikasi internasional.

Jangan heran, kontingen yang diterbangkan ke Uni Emirat Arab tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda. Beberapa merupakan atlet jebolan Peparnas. Ada pula atlet-atlet yang dibina pada Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKODI) yang terpusat di Kota Bengawan.

Wasekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto membeberkan, potensi atlet akan terlihat pada ajang ini. Asian Youth Para Games 2025 menjadi panggung uji coba pertama bagi para atlet muda ini untuk mendapatkan status klasifikasi internasional serta mendapatkan data dari lawan-lawan di Asia.

"Apakah mereka nantinya bisa bersaing di level Asia ini, karena di tingkat youth, semua masih saling meraba. Kita perlu mendapatkan data untuk mengetahui sejauh mana mereka bisa melangkah kedepannya," beber Rima.

Regenerasi atlet memang terus digeber oleh NPC Indonesia. Lewat program Mendobrak Batas, talent scouting pusat sudah keliling ke berbagai penjuru Tanah Air. Berdasarkan data, ada potensi 2.600 atlet muda dari 19 provinsi yang berpotensi digembleng di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar.

"Program ini merupakan bagian dari roadmap menuju Paralimpiade Los Angeles 2028 serta Paralimpiade Brisbane 2032. Mudah-mudahan ada banyak atlet elite yang tumbuh dari bakat-bakat potensial ini," tambah Rima.

Perwakilan Indonesia diberangkatkan ke Dubai dengan sistem dua kloter. Kloter pertama sudah dilepas hari ini (6/12), sedangkan kloter kedua rencananya akan diberangkatkan pada hari Minggu (7/12) sore dari Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Perjalanan kloter pertama ditemani oleh sepuluh mobil elegan, dukungan dari PT Chery Sales Indonesia kepada para atlet muda potensial. Atas sokongan yang diterima, Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun menyampaikan apresiasi mendalam.

"Terimakasih kepada bapak Presiden Prabowo dan bapak Menpora Erick Thohir, karena dengan dukungan dan fasilitasinya, banyak atlet muda disabilitas bisa mengikuti ajang Asian Youth Para Games, Dubai 2025. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Chery Group Indonesia yang telah menjadi bagian sejarah dari perjuangan atlet-atlet muda disabilitas," kata Senny.

Sementara itu, President Director PT Chery Sales Indonesia, Zeng Shuo mengaku bangga bisa mendukung perjuangan kontingen Indonesia pada ajang Asian Youth Para Games 2025.

"Hari ini adalah perayaan atas ketangguhan, kerja keras dan semangat luar biasa yang dibawa oleh setiap atlet muda Indonesia di ruangan ini. Anda mengingatkan kita semua bahwa ukuran kemampuan yang sebenarnya tidak terletak pada kondisi fisik, tetapi pada keberanian, tekad, dan keyakinan yang teguh pada potensi diri," kata Zeng Shuo.

Dalam ajang terebut, I Kadek Dwi Purwana Yasa dkk. tampil pada delapan cabang olahraga. Mulai dari atletik, para renang, para tenis meja, para taekwondo, para angkat berat, para bulu tangkis, para panahan, dan boccia. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#NPC Indonesia #Asian Youth Paragames