Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

11 Kali Menang Beruntun, Lalu Rontok! Ada Apa dengan Borneo FC?: Persib Bandung dan Bali United Buat Suasana Klasemen Liga 1 Semakin Memanas

Niko auglandy • Minggu, 7 Desember 2025 | 15:35 WIB
Laga Persib Bandung vs Borneo FC di laga lanjutan Liga 1.
Laga Persib Bandung vs Borneo FC di laga lanjutan Liga 1.

RADARSOLO.COM - Rentetan manis Borneo FC Samarinda akhirnya patah juga. Setelah mencatat 11 kemenangan beruntun dan menjadi tim paling stabil di BRI Super League 2025/26, grafik impresif Pesut Etam mendadak merosot tajam.

Dua kekalahan beruntun justru datang di saat tim sedang berada di periode terbaik musim ini.

Kekalahan pertama tercipta saat menjamu Bali United di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (30/11). Skor tipis 0-1 memutus tren positif Borneo di kandang sendiri.

Belum sempat bangkit, ujian berat kembali datang dalam laga tunda pekan ke-4 kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (5/12).

Duel big match antara dua kandidat juara itu berakhir dengan skor 3-1 untuk Persib.

Padahal Borneo sempat mencuri gol lebih dulu melalui Joel Vinicius pada menit ke-18. Namun Ramon Tanque menyamakan kedudukan jelang turun minum.

Petaka hadir di babak kedua ketika Federico Barba membawa Maung Bandung berbalik unggul menit ke-50, sebelum Saddil Ramdani menutup laga dengan gol di penghujung pertandingan.

Meski dua hasil negatif menghantam secara beruntun, Borneo FC masih bertahan sebagai capolista. Tim asal Samarinda itu mengoleksi 33 poin dari 13 laga—hasil 11 kemenangan dan 2 kekalahan.

Namun jarak aman tak lagi mereka miliki. Persija Jakarta (29 poin) dan Persib Bandung (28 poin) kini menempel ketat, siap menggusur kapan saja jika Borneo kembali tergelincir.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, memastikan evaluasi sudah menjadi agenda wajib setelah dua kekalahan beruntun tersebut.

“Pasti nanti ada evaluasi, tapi evaluasi itu kita lakukan internal antara staf pelatih dan pemain. Ada hal-hal yang akan kita koreksi,” tegas Lefundes.

Di sisi lain, sang arsitek tetap menjaga fokus tim untuk segera bangkit. Jeda dua pekan ke depan akan dipakai semaksimal mungkin sebelum menatap laga super penting menghadapi Persebaya Surabaya pada 20 Desember.

“Selamat untuk Persib. Dari sisi lainnya, kita akan istirahat sedikit untuk mendapatkan waktu yang cukup untuk persiapan menghadapi Persebaya Surabaya,” ujar Lefundes.

Tekanan kini semakin besar, namun jalan menuju gelar masih panjang.

Jika Borneo mampu menemukan kembali ritme kemenangan yang sempat menggebrak liga, Pesut Etam tetap menjadi kandidat terkuat mengangkat trofi pada akhir musim. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#persib bandung #borneo fc