Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Hasil Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Persib Bandung dan Boeneo FC Buat Klasemen Liga 1 Semakin Menegangkan

Niko auglandy • Minggu, 7 Desember 2025 | 21:35 WIB
Laga persebaya Surabaya vs PSM Makassar di Super League 2025/2026.
Laga persebaya Surabaya vs PSM Makassar di Super League 2025/2026.

RADARSOLO.COM - Kemenangan Persib Bandung 3-1 atas Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (5/12/2025), menjadi pemicu panasnya persaingan papan atas Super League 2025/2026.

Publik Bandung bersorak, sementara posisi Borneo FC yang selama berminggu-minggu tak tersentuh sebagai pemuncak klasemen mulai terasa goyang.

Di saat bersamaan, pertandingan PSM Makassar kontra Persebaya Surabaya yang berakhir 1-1 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, ikut mengubah atmosfer kompetisi secara keseluruhan.

Hasil itu seperti bensin tambahan di tumpukan bara persaingan klub-klub peringkat tengah yang kini juga berebut untuk merangkak naik.

Persib tampil sebagai tim paling percaya diri. Setelah sempat kesulitan di awal musim, Maung Bandung kembali menemukan identitasnya.

Mengalahkan capolista bukan hanya sebuah kemenangan, tetapi sebuah pernyataan: mereka siap kembali berbicara banyak dalam perebutan tahta.

Tambahan tiga poin itu membuat Persib kini masuk jajaran terdepan pemburu gelar.

Dengan game in hand dan tren yang stabil, ancaman yang mereka kirim ke Samarinda jelas terbaca—lengsernya Borneo dari puncak tinggal menunggu momentum.

Sebaliknya, dua pekan terakhir menjadi masa paling berat bagi Borneo. Setelah mencatat 11 kemenangan beruntun, Pesut Etam justru mengalami antiklimaks.

Dua kekalahan berturut-turut membuat jarak yang sebelumnya terasa aman kini berubah menjadi jebakan berbahaya.

Dari balik bench, pelatih Fabio Lefundes tentu sadar bahwa musim yang sempurna bisa hancur hanya dalam hitungan laga. Evaluasi internal dijadwalkan, tensi meningkat, dan tekanan untuk bangkit melawan Persebaya pada laga berikutnya kian besar.

Sementara itu, pertandingan di Parepare menghadirkan drama berbeda. PSM Makassar dan Persebaya Surabaya bermain dengan tensi tinggi sejak awal.

Gol cepat Savio di menit kedelapan dibalas Bruno empat menit kemudian. Setelah itu, adu gengsi terjadi di lini tengah. Tidak ada yang mau mengalah.

Namun hasil imbang 1-1 membuat kedua tim justru semakin terjebak dalam kemelut papan tengah.

PSM stagnan di peringkat kedelapan, Persebaya menempel tepat di bawahnya.

Keduanya hanya terpaut satu angka, dan keduanya sama-sama berada dalam rombongan besar tim yang berdesakan di batas aman menuju lima besar.

Sekilas terlihat seolah pertarungan hanya terjadi antara tiga besar.

Namun jika dicermati, Super League 2025/2026 justru sedang memasuki fase paling brutal.

Mulai dari peringkat enam hingga peringkat dua belas hanya dipisahkan rentang enam poin—yang berarti satu kemenangan mampu mengubah seluruh peta kompetisi.

Klub-klub seperti PSIM, Malut United, Bhayangkara Presisi Lampung, Persita, hingga Bali United kini menanti siapa yang lebih dulu terpeleset.

Di garis depan, Borneo memang masih memimpin dengan 33 poin.

Tapi Persija (29 poin) dan Persib (28 poin) telah mengintai seperti pemburu yang sabar. Tanda-tanda perburuan gelar yang lebih liar sedang terbentuk.

Klasemen sementara Super League (Update 7 Desember 2025).
Klasemen sementara Super League (Update 7 Desember 2025).

Laga setiap pekan terasa seperti final, dan setiap kekalahan terasa setara bom waktu.

Musim belum memasuki paruh kedua, tapi atmosfernya sudah seperti penentuan.

Gelombang emosi mulai bergerak dari tribun hingga bench, dari ruang ganti hingga press conference. Yang jelas — Super League 2025/2026 baru mulai membuka babak paling panasnya. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#Super League #liga1 #psm makassar #persebaya