RADARSOLO.COM – Duka di Sumatera memantik empati suporter Persis Solo. Melalui gerakan bertajuk Football for Humanity: From Solo With Love, Laskar Sambernyawa menggalang dana dan donasi barang kebutuhan untuk korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Program pengumpulan donasi yang dibuka sejak 2 Desember itu resmi ditutup pada Senin (9/12).
Pengurus Sambernyawa Rescue Team (SRT), Amung Adi, mengatakan aksi ini lahir dari inisiatif murni para suporter yang ingin meringankan beban saudara sebangsa. SRT hanya bertugas menjadi pintu pengumpulan.
“Penggalangan donasi umum sudah ditutup. Saat ini kami dalam proses penghitungan ulang secara manual,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Baca Juga: Ponpes DIMSA Sragen Galang Donasi untuk Korban Bencana Aceh-Sumatera, Terkumpul Rp 19 Juta Lebih
Hingga Senin malam, dana yang terkumpul telah melampaui Rp 5 juta. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah, menyusul adanya koordinasi lanjutan terkait donasi tambahan dari hasil lelang jersey Persis Solo.
“Alhamdulillah, terakhir kami menghitung tadi malam, totalnya sudah sekitar Rp 5 juta lebih. Masih bisa bertambah karena ada kawan-kawan yang berkomunikasi dengan kami soal lelang jersey,” jelas Amung.
Karena masih menunggu beberapa donasi tambahan, penyaluran bantuan belum dilakukan. SRT menegaskan bahwa seluruh dana akan disalurkan melalui lembaga kredibel demi memastikan bantuan tepat sasaran.
Tak hanya SRT, komunitas Surakartans Food Bank juga menggelar aksi sosial. Mereka mengumpulkan pakaian, perlengkapan bayi, keperluan higienis, hingga bahan pangan.
Berdasarkan laporan akun Instagram @tergerakber6erak untuk periode 3–8 Desember 2025, total donasi meliputi 35 boks pakaian layak pakai dewasa, 3 boks pakaian anak, 1 boks sandal anak, 2 boks pembalut & popok, 5 boks P3K, dan 291 kg beras, minyak goreng, mie instan, bubur instan, susu bayi, biskuit, dan kebutuhan pangan lainnya.
Bantuan tersebut dikirim menggunakan satu unit pikap melalui Lanud Adi Soemarmo.
Amung berharap, meski jumlah donasi tidak besar, bantuan itu tetap memberi arti bagi para korban di Sumatera.
“Harapan kami, meskipun tidak banyak, semoga bisa sedikit mengurangi derita saudara-saudara kami yang tertimpa bencana,” ucapnya.
“Semoga proses pemulihan mereka semakin baik dan bisa kembali normal secepatnya,” pungkasnya. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy