Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ketatnya Liga 3 Kembali Makan Korban, Persibo Bojonegoro Lepas Iwan Setiawan

Niko auglandy • Jumat, 26 Desember 2025 | 03:05 WIB

 

BERI KETERANGAN: Iwan Setiawan (tengah) jalani jumpa pers usai laga Persibo Bojonegoro melawan RANS Nusantara, 20 Desember lalu.
BERI KETERANGAN: Iwan Setiawan (tengah) jalani jumpa pers usai laga Persibo Bojonegoro melawan RANS Nusantara, 20 Desember lalu.
 

RADARSOLO.COM - Persibo Bojonegoro resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Iwan Setiawan. Kepastian tersebut diumumkan manajemen klub melalui pernyataan resmi yang dirilis kepada publik, menyusul hasil kurang memuaskan yang diraih tim di Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3).

Matursuwun, Coach Iwan!! Persibo Bojonegoro resmi mengakhiri kerja sama dengan coach Iwan. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan selama bersama Persibo. Semoga sukses untuk perjalanan selanjutnya Ayah,” tulis manajemen Persibo dalam keterangan resminya di akun Instagram tim.

Sinyal perubahan di jajaran kepelatihan sebenarnya sudah terlihat usai laga Persibo kontra Persikutim United. Dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan tersebut, Persibo diwakili oleh Agus Supriyanto yang diperkenalkan sebagai pelatih Persibo Bojonegoro.

Padahal, sehari sebelumnya pada sesi pre-match press conference yang digelar secara daring, Iwan Setiawan masih memberikan keterangan terkait kesiapan tim menghadapi Persikutim.

Hasil imbang 1-1 melawan Persikutim United di Stadion UNS, Solo, Selasa (23/12), diduga menjadi pemicu utama keputusan manajemen untuk melakukan evaluasi dan mengakhiri kerja sama dengan Iwan Setiawan. Hasil tersebut dinilai belum sesuai dengan target yang dibebankan kepada tim.

Saat ini, Persibo Bojonegoro berada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C Liga Nusantara dengan koleksi 8 poin dari enam pertandingan. Raihan tersebut berasal dari dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Persibo tertinggal dari RANS Nusantara FC yang memuncaki klasemen dengan 13 poin, serta Persika Karanganyar yang berada di posisi kedua dengan 9 poin.

Agus Supriyanto mengakui hasil imbang kontra Persikutim memang belum ideal, namun tetap harus disyukuri.

“Walau tidak bisa meraih tiga poin, tapi satu poin perlu disyukuri. Pemain tetap fight untuk memenangkan laga, tapi memang harapan kami inginnya menang,” ujarnya.

Selain hasil pertandingan, produktivitas lini depan Persibo juga menjadi sorotan utama. Hingga enam laga berjalan, Persibo baru mencetak enam gol dan kebobolan enam gol, dengan rata-rata satu gol per pertandingan—catatan yang dinilai belum memuaskan untuk tim yang menargetkan papan atas.

Masalah ketajaman lini depan sejatinya sudah muncul sejak awal musim.

Pada masa pramusim, Persibo sempat mendatangkan pemain naturalisasi Osas Saha, namun sang striker dilepas secara mendadak hanya beberapa hari sebelum kompetisi Liga Nusantara bergulir.

Selain itu, Azka Fauzi, eks penyerang Persis Solo musim 2018, harus menepi hingga akhir musim akibat cedera.

Saat ini, Persibo mengandalkan sejumlah nama untuk urusan mencetak gol, seperti Rangga Dwi, Zardan Aroby, Tirta Bayu, Samsul Arif, dan Bayu Nugroho. Namun, efektivitas serangan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim.

“Produktivitas memang minim. Masa persiapan kami dan bagaimana membongkar pertahanan lawan itu jadi bahan evaluasi kami,” tutur Agus Supriyanto.

Dengan pergantian pelatih ini, Persibo Bojonegoro diharapkan mampu segera bangkit dan memperbaiki performa demi menjaga peluang bersaing di papan atas Grup C Liga Nusantara musim ini. (nik)

 

Editor : Niko auglandy
#persis solo #persibo bojonegoro #Liga 3 #liga nusantara #iwan setiawan