RADARSOLO.COM – PSIK Klaten akan menjalani laga perdana di Grup B Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 dengan menghadapi Wisesa FC. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Trikoyo Klaten, Sabtu (3/1/2026), dengan kickoff pukul 15.00 WIB.
Namun, jelang laga pembuka tersebut, PSIK Klaten justru diterpa sorotan publik. Cibiran muncul di media sosial setelah beredarnya tiket pertandingan yang disiapkan panitia. Tiket seharga Rp 15.000 itu diketahui memuat kesalahan fatal pada desain.
Logo PSIK Klaten tercetak dengan benar. Sayangnya, logo Wisesa FC justru keliru. Alih-alih menggunakan logo resmi Wisesa FC, desain tiket malah menampilkan logo PSIS Semarang.
Padahal, meski sama-sama berasal dari Semarang, Wisesa FC merupakan klub berbeda dan memiliki identitas sendiri.
Kesalahan ini dinilai sebagai keteledoran serius dalam penyelenggaraan pertandingan. Unggahan terkait tiket tersebut pun cepat menyebar dan menuai beragam komentar pedas dari warganet.
Salah satu akun yang pertama kali mengunggah kekeliruan tersebut adalah akun Instagram @wasitmafia. Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan sindiran yang kemudian viral.
“Apa gara-gara merek PSIS di HAKI sudah kadaluarsa ya? Sehingga orang bebas menggunakan logo PSIS untuk apa pun?” tulis akun tersebut.
Seiring cibiran yang kian meluas, manajemen PSIK Klaten akhirnya angkat bicara. Melalui akun Instagram resmi @psikklatenofficial, manajemen menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf.
Dalam pernyataan resminya, manajemen PSIK Klaten mengakui adanya kesalahan internal dalam proses teknis percetakan tiket pertandingan matchday pertama yang dijadwalkan pada 3 Januari 2026.
Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada manajemen PSIS Semarang dan Wisesa FC atas kekeliruan pemasangan logo klub pada desain tiket tersebut.
“Kami mengakui telah terjadi kesalahan internal dalam penggunaan/pemasangan logo tim pada desain tiket yang telah dicetak. kami menyadari sepenuhnya bahwa hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan serta ketidak sesuaian dengan standar professionalisme yang seharusnya diunjung inggi dalam kerja sama antar klub,” tulis PSIK Klaten.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, manajemen PSIK Klaten memastikan telah menarik seluruh tiket yang terlanjur beredar.
Tiket tersebut akan ditukar dengan tiket baru yang telah diperbaiki sesuai identitas masing-masing klub. Pernyataan tersebut ditutup dengan penegasan komitmen manajemen PSIK Klaten untuk melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. (nik)
Editor : Niko auglandy