RADARSOLO.COM - Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025/2026 (Liga 1), kembali bergulir pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Persaingan antartim langsung memanas sejak pekan awal, dengan sejumlah klub sukses meraih hasil positif dan menunjukkan ambisi besar musim ini.
Namun, tak sedikit pula tim yang harus menelan pil pahit setelah gagal meraih poin.
Hasil pertandingan pekan ini menjadi gambaran awal ketatnya persaingan Super League, di mana setiap laga menghadirkan duel sengit dan kejutan.
BORNEO FC VS PSM MAKASSAR
Borneo FC Samarinda mengawali langkahnya di Super League 2025/2026 dengan hasil manis.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu sore (3/1/2026), Pesut Etam sukses menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-1.
Laga berlangsung ketat sejak menit awal. PSM Makassar sempat mencuri keunggulan lebih dulu melalui gol Alex Tanque di menit ke-2.
Namun, keunggulan tim tamu tak bertahan lama hingga akhir pertandingan.
Borneo FC tampil lebih agresif di babak kedua. Tekanan berbuah hasil ketika Joel Vinícius mencetak gol penyeimbang pada menit ke-68.
Gol tersebut kian membakar semangat tuan rumah untuk terus menekan pertahanan Juku Eja.
Drama terjadi di penghujung laga. Joel Vinícius kembali menjadi pembeda setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-87.
Gol ini sekaligus memastikan kemenangan Borneo FC dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Pertandingan ini disaksikan 6.771 penonton, atau sekitar 53 persen dari kapasitas Stadion Segiri. Dukungan publik Samarinda menjadi energi tambahan bagi Borneo FC untuk mengamankan tiga poin pekan ini.
PERSIJA JAKARTA VS PERSIJAP JEPARA
Persija Jakarta mengawali kiprahnya di Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu sore (3/1/2026), Macan Kemayoran menaklukkan Persijap Jepara dengan skor 2-0.
Pertandingan berjalan ketat pada babak pertama. Persijap Jepara tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah serangan Persija, sehingga skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Arlyansyah Abdulmanan membuka keunggulan Persija pada menit ke-61 lewat penyelesaian klinis di dalam kotak penalti.
Gol tersebut membuat intensitas serangan tuan rumah kian meningkat.
Keunggulan Persija semakin menjauh setelah Aditya Warman mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-79. Gol kedua ini memastikan tiga poin perdana bagi Persija di laga pembuka musim.
Laga tersebut disaksikan 26.113 penonton, atau sekitar 34 persen dari kapasitas Stadion Gelora Bung Karno.
Dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi Persija untuk mengawali awal tahun 2026 dengan hasil positif.
MADURA UNITED VS PERSEBAYA SURABAYA
Persebaya Surabaya mengawali langkahnya di Super League 2025/2026 dengan hasil manis.
Bertandang ke markas Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu malam (3/1/2026), Bajul Ijo sukses membawa pulang tiga poin usai menang tipis 1-0.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Madura United mencoba mengambil inisiatif serangan di hadapan pendukungnya sendiri, namun rapatnya lini belakang Persebaya membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.
Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Kebuntuan baru terpecah di babak kedua. Bruno Moreira Soares menjadi pembeda setelah mencetak gol kemenangan Persebaya pada menit ke-73.
Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang gagal diantisipasi pertahanan Madura United.
Keunggulan itu mampu dipertahankan Persebaya hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persebaya untuk menatap persaingan musim ini yang diprediksi berjalan ketat.
Menariknya, laga ini juga menjadi momentum awal era baru di kubu Persebaya. Klub kebanggaan Bonek tersebut baru saja mengumumkan Bernardo Tavares. (nik)
Editor : Niko auglandy