RADARSOLO.COM - Persis Solo kembali dihadapkan pada ujian berat dalam lanjutan Super League 2025/2026 (Liga 1). Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu Persita Tangerang pada Minggu (4/1/2026) sore di Stadion Manahan, Solo, dengan kick off pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi krusial bagi Persis yang masih terpuruk di dasar klasemen. Hingga pekan ke-15, tim kebanggaan publik Solo itu baru mengoleksi tujuh poin hasil dari satu kemenangan, empat kali imbang, dan sepuluh kekalahan.
Dua hasil minor di laga tandang penutup 2025—dibantai Dewa United 1-5 dan kalah 1-2 dari Persik Kediri—semakin menambah tekanan bagi Laskar Sambernyawa.
Secara rekor pertemuan, Persis juga tak terlalu diunggulkan. Dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Persita, Pendekar Cisadane mampu mengamankan lima kemenangan. Persis hanya sekali menang, yakni pada musim lalu dengan skor tipis 1-0.
Namun, Persita datang ke Solo tidak dengan kekuatan penuh. Tim asal Tangerang itu dipastikan kehilangan gelandang kreatif asal Brasil, Eber Bessa, yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Selain itu, bek Andrean Benyamin juga absen akibat kartu merah yang didapat pada laga terakhir kontra Arema FC. Meski begitu, Persita mendapat tambahan tenaga setelah kapten tim Muhammad Toha kembali bisa tampil usai menjalani sanksi larangan bermain.
Perbedaan posisi di klasemen membuat Persita lebih diunggulkan. Saat ini mereka menempati peringkat kelima dengan koleksi 25 poin, hanya terpaut enam angka dari Malut United FC di posisi empat.
Kemenangan di Manahan akan menjaga asa Pendekar untuk terus merangsek ke papan atas.
Di kubu tuan rumah, Persis masih akan bertumpu pada sejumlah pemain asing dan pilar utama.
Nama-nama seperti Gervane Kastaneer, Kodai Tanaka, hingga Sho Yamamoto kembali diharapkan menjadi pembeda. Namun, Persis dipastikan kehilangan bek asal Belanda, Jordy Tutuarima, yang harus absen pada laga ini.
Meski dalam situasi sulit, Persis membawa semangat baru setelah menjalani persiapan bersama pelatih anyar Milomir Seslija. Perubahan atmosfer tim diharapkan mampu memberi dampak positif, terutama saat tampil di hadapan pendukung sendiri.
Mewakili pemain Persis, Cleylton menegaskan bahwa tim telah melakukan persiapan dengan sangat serius sepanjang pekan ini. Para pemain, kata dia, bekerja keras di sesi latihan demi keluar dari tren negatif.
“Kami punya persiapan yang bagus minggu ini. Latihan berjalan dengan baik dan kami terus mendorong kemampuan kami. Kami akan terus melakukan perubahan dan kemajuan. Besok kami akan berjuang keras untuk keluar dari momentum buruk ini,” tegas Cleylton.
Bagi Persis, laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga upaya menjaga harapan dan mengembalikan kepercayaan diri di tengah tekanan yang kian menguat. (nik)
Editor : Niko auglandy