Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gol Bunuh Diri dan Penalti Warnai Laga Pekanbaru FC vs Persitara di Solo: Klasemen Grup B di Liga 3 Semakin Menegangkan

Niko auglandy • Senin, 5 Januari 2026 | 17:40 WIB
SALING JEGAL: Laga Pekanbaru FC vs Persitara yang digelar di Stadion Kota Barat, Solo, Minggu malam (4/1)
SALING JEGAL: Laga Pekanbaru FC vs Persitara yang digelar di Stadion Kota Barat, Solo, Minggu malam (4/1)

RADARSOLO.COM - Pekanbaru FC harus puas berbagi poin dengan Persitara Jakarta Utara pada lanjutan Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) babak penyisihan Grup B. Duel yang berlangsung di Stadion Kota Barat, Solo, Minggu malam (4/1/2026), berakhir imbang 1-1.

Persitara Jakarta Utara unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri pemain Pekanbaru FC, Muhammad Rafa Raditya Abdurahman, pada menit ke-23. Gol tersebut tercipta di tengah tekanan Persitara yang mampu memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan.

Pekanbaru FC baru bisa menyamakan kedudukan di babak pertama melalui eksekusi penalti Ali Muhamad Ichsan pada menit ke-27. Penalti diberikan setelah wasit menilai terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pertandingan berjalan cukup keras. Sejumlah kartu kuning dikeluarkan wasit untuk meredam tensi laga. Di kubu Pekanbaru FC, Yogi Hermawan diganjar kartu kuning pada menit ke-23. Sementara dari Persitara Jakarta Utara, kartu kuning diterima Figo Firmansyah (31’) dan Muhammad Akhadi Satriaji (80’).

Memasuki babak kedua, kedua tim sama-sama tampil ngotot demi mengamankan tiga poin. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tak berubah.

Pelatih kepala Pekanbaru FC Supardi menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal meski masih menyisakan sejumlah kekurangan.

“Pemain kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Memang masih ada sedikit kekurangan yang perlu dibenahi, terutama fokus pemain, seperti yang terlihat saat kami kebobolan. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Supardi.

Dia juga memuji kualitas Persitara Jakarta Utara. Menurutnya, laga ini memperlihatkan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang.

“Persitara tim yang bagus. Pertandingan ini menunjukkan siapa tim yang bisa memaksimalkan peluang untuk mendapatkan poin,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih Persitara Jakarta Utara Robby Darwis mengakui laga berlangsung ketat dan cukup keras. Ia menilai hasil imbang ini bisa menjadi bahan evaluasi timnya.

“Pemain sudah berjuang keras untuk bisa menang. Pertandingan seru dan memang sedikit keras. Saya tidak banyak komentar, mudah-mudahan hasil ini jadi bahan evaluasi,” ucap Robby.

Dia optimistis timnya bisa tampil lebih baik di laga-laga berikutnya.

“Kita perbaiki sedikit demi sedikit. Di putaran berikutnya kami harap bisa meminimalisir kekurangan. Intinya kami tidak mau kalah dan ingin bermain sebaik mungkin,” tegas legenda timnas tersebut.

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup B Liga Nusantara 2025/2026 semakin ketat. Persitara Jakarta Utara masih memimpin klasemen dengan 16 poin hasil dari empat kemenangan, empat kali imbang, dan dua kekalahan dari 10 pertandingan.

Di posisi kedua, PSGC Ciamis mengoleksi poin yang sama, yakni 16 poin, namun baru memainkan sembilan laga. Pekanbaru FC menempel di posisi ketiga dengan 15 poin dari tiga kemenangan, enam hasil imbang, dan satu kekalahan. Di bawahnya, Persikota Tangerang berada di peringkat keempat dengan 14 poin.

Sementara di papan bawah, Perserang Serang (8 poin) dan Tri Brata Rafflesia FC (7 poin) masih berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi. Dengan jarak poin yang cukup jauh dari empat besar, peluang kedua tim untuk bertahan kian berat. (nik)

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#persitara #Rafa #jakarta utara #supardi #robby darwis #Liga 3 #Pekanbaru fc #solo #liga nusantara #kota barat #imbang