RADARSOLO.COM – Lagi-lagi suporter harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasca puluhan suporter Persis Solo diamankan karena kasus flare, Minggu malam (5/1), sehari kemudian giliran suporter PSS Sleman yang digelandang polisi.
Ya, dua suporter PSS Sleman diamankan jajaran Polresta Solo karena kedapatan membawa minuman keras saat hendak memasuki Stadion Sriwedari. Tepatnya saat hendak mendukung tim kebanggaannya PSS Sleman melawan Kendal Tornado FC, Senin malam (5/1)
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu botol minuman keras jenis anggur kolesom yang disimpan oleh dua oknum suporter PSS. Keduanya langsung diamankan untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.
Kabagops Polresta Solo Kompol Engkos Sarkosi mengatakan, pengamanan dan pemeriksaan ketat dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam stadion.
“Setiap penonton kami lakukan pemeriksaan. Saat itu petugas mendapati dua orang suporter membawa satu botol minuman keras jenis anggur kolesom. Keduanya langsung kami amankan,” jelasnya.
Diketahui, dua suporter tersebut masing-masing berinisial GH, 24, dan AEN, 24. Keduanya merupakan warga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta, yang datang ke Solo untuk menyaksikan langsung tim kesayangannya berlaga.
"Usai diamankan di lokasi, kedua oknum suporter tersebut kemudian dibawa ke Mapolresta Solo untuk menjalani proses hukum. Polisi menerapkan prosedur tindak pidana ringan (tipiring) sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Engkos.
Engkos menegaskan, pihaknya tidak akan menolerir segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban selama pertandingan sepak bola. Dia mengimbau seluruh suporter, baik tuan rumah maupun tamu, untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia dan aparat keamanan.
“Kami mengingatkan kepada seluruh suporter agar tidak membawa minuman keras, petasan, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya ke dalam stadion. Sepak bola harus menjadi hiburan yang aman dan nyaman bagi semua pihak,” tegasnya.
Pengamanan pertandingan di Stadion Sriwedari melibatkan personel gabungan dari Polresta Surakarta, TNI, serta petugas pengamanan internal. Aparat disiagakan di sejumlah titik, mulai dari pintu masuk stadion, hingga area sekitar lokasi pertandingan.
Berkat pengamanan ketat tersebut, jalannya pertandingan antara PSS Sleman dan Kendal Tornado FC berlangsung relatif aman dan tertib. Hingga peluit panjang dibunyikan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar Stadion Sriwedari terpantau kondusif.
Dalam laga tersebut, Kendal Tornado FC berhasil meraih kemenangan atas PSS Sleman dengan skor akhir 2-1. Laga ini juga sejatinya digelar tanpa penonton, namun ada beberapa suporter PSS yang nekad datang ke stadion. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy