RADARSOLO.COM – Setelah membuka Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 dengan hasil impresif pada matchday pertama, nasib berbeda justru dialami tiga wakil Solo Raya saat menjalani laga kedua yang digelar di luar kandang. Dari tiga tim tersebut, hanya Persiharjo Sukoharjo yang mampu mencuri poin, sementara PSIK Klaten dan Persebi Boyolali harus pulang dengan tangan hampa.
Persiharjo Sukoharjo sukses membawa pulang satu poin usai bermain imbang 1-1 melawan Persikaba Kabupaten Blora di Stadion Krida Loka, kemarin sore (7/1).
Pada laga tersebut, Persiharjo sejatinya tampil menjanjikan di babak pertama. Tim asuhan pelatih Persiharjo mampu membuka keunggulan tepat menjelang turun minum melalui gol Dedi Cahyono Putro pada menit ke-45.
Namun keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga akhir laga. Persikaba berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-60 lewat gol Gilang JK. Setelah itu, kedua tim sama-sama berupaya menambah gol, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor 1-1 tetap bertahan.
Hasil imbang ini membuat Persiharjo kini mengoleksi empat poin di Grup A, setelah sebelumnya meraih kemenangan 3-1 atas PSIR Rembang pada laga pembuka. Persikaba juga mengantongi poin yang sama, usai pada laga perdana menang 3-1 atas Safin Pati.
Persaingan di grup A pun kian ketat, mengingat PSIR Rembang berhasil bangkit dengan kemenangan telak 3-0 atas Safin Pati, sehingga kini mengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan.
Sementara itu, hasil kurang memuaskan dialami PSIK Klaten. Bertandang ke Stadion Sultan Fattah, Demak, PSIK harus mengakui keunggulan tuan rumah PSD Demak dengan skor tipis 0-1. Gol semata wayang PSD dicetak Fahrul Erik.
Kekalahan ini cukup mengejutkan mengingat PSIK Klaten datang dengan modal kemenangan besar 7-0 atas Wisesa pada laga sebelumnya. Namun, PSD Demak memang bukan lawan yang mudah.
Pada pertandingan perdana mereka juga tampil meyakinkan dengan kemenangan 5-2 atas ReVo FC, sehingga mampu memanfaatkan keunggulan sebagai tuan rumah.
Nasib serupa dialami Persebi Boyolali yang kembali gagal meraih poin penuh pada pekan kedua. Bertandang ke Stadion Krida Bakti, Persebi harus menyerah 2-3 dari tuan rumah Persipur Purwodadi. Dua gol Persebi yang dicetak Ronan melalui brace pada menit ke-26 dan menit ke-90 belum cukup menyelamatkan tim dari kekalahan.
Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Persebi Boyolali. Tim berjuluk Laskar Pandanarang itu harus segera berbenah sebelum menjamu Mahesa Jenang Muda di Stadion Kebogiro pada 11 Januari mendatang.
Sebelumnya, Persebi sempat tampil meyakinkan dengan kemenangan telak 6-0 atas Bhayangkara Muda pada laga pembuka, 3 Januari lalu. Mereka tentu berharap momentum kemenangan bisa kembali diraih saat tampil di hadapan pendukung sendiri di Kota Susu. (nik)
Editor : Niko auglandy