RADARSOLO.COM — Persibo Bojonegoro akhirnya menuntaskan misi revans atas RANS Nusantara FC pada putaran ketiga Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) Grup C. Bertanding di Stadion UNS, Solo, Rabu sore (7/1), Persibo menang meyakinkan dengan skor 2-0.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Persibo. Pasalnya, dalam dua pertemuan sebelumnya di babak penyisihan, tim berjuluk Laskar Angling Dharma selalu menelan kekalahan dari RANS Nusantara. Pada pertemuan pertama, Sabtu (29/11/2025), Persibo kalah tipis 0-1 di Stadion Sriwedari. Kemudian pada pekan keenam, Sabtu (20/12/2025), RANS kembali unggul dengan skor 2-1 di Stadion UNS.
Namun kali ini cerita berbeda. Persibo tampil lebih solid dan disiplin sepanjang pertandingan. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Persibo mulai menunjukkan efektivitasnya di babak kedua. Gol pembuka lahir pada menit ke-49 melalui Ananda Dhea Bagus Saputra yang sukses memaksimalkan peluang di depan gawang RANS.
Keunggulan tersebut semakin menambah kepercayaan diri Persibo. RANS Nusantara yang mencoba keluar menyerang justru kembali kebobolan pada menit ke-80. Kali ini giliran Bayu Nugroho yang mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 untuk Persibo Bojonegoro.
Pelatih Persibo Bojonegoro, Alfiat, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu tampil maksimal dan menjalankan instruksi dengan baik di lapangan. Ia berharap kemenangan ini menjadi titik balik bagi Persibo untuk tampil lebih konsisten ke depannya.
“Kami mengapresiasi para pemain yang sudah berjuang sebaik mungkin di lapangan. Semoga dengan kemenangan ini Persibo bisa tampil lebih baik lagi pada pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujar Alfiat usai laga.
Hal senada disampaikan pemain senior Persibo Samsul Arif. Dia mengakui pertandingan melawan RANS Nusantara tidak berjalan mudah, mengingat kualitas lawan yang cukup baik.
“Kami akui pertandingan ini sangat berat dan tidak mudah untuk menang. Tapi hasil ini tentu menambah rasa percaya diri kami untuk menatap laga selanjutnya,” kata Samsul.
Di kubu RANS Nusantara FC, pelatih Joko Susilo mengakui timnya gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang tercipta. Menurutnya, finishing menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
“Hasil ini cukup berat bagi kami. Beberapa kali kami sudah berada di depan gawang dan hampir mencetak gol, tapi masih ada kesalahan. Finishing touch jelas jadi bahan evaluasi,” ujarnya.
Joko Susilo juga menyoroti kondisi fisik beberapa pemainnya yang belum berada dalam kondisi ideal. Selain itu, dia mengakui antisipasi terhadap pola permainan Persibo belum berjalan maksimal.
“Ada beberapa pemain yang kondisinya kurang fit. Kami sudah mengantisipasi pola permainan mereka, tapi mungkin belum berhasil sepenuhnya,” pungkasnya. (nik)
Editor : Niko auglandy