RADARSOLO.COM — Persaingan Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) grup B memasuki fase krusial. Pekan ke-11 yang digelar di Kota Solo menjadi penentuan bagi sejumlah tim yang masih bersaing ketat di papan klasemen. Seluruh pertandingan pada pekan ini dipusatkan di Lapangan Banyuanyar dan akan berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (8–9/1/2026).
Pada Kamis (8/1), laga pembuka mempertemukan Pekanbaru FC melawan Tri Brata Rafflesia FC, kickoff 15.00 WIB.
Di hari yang sama, pertandingan paling dinanti akan tersaji pada malam hari saat Persikota Kota Tangerang berhadapan dengan Persitara Jakarta Utara pukul 19.00 WIB.
Sementara itu, pada Jumat (9/1), PSGC Ciamis dijadwalkan menghadapi Perserang Serang, kickoff 15.00 WIB.
Duel Persikota kontra Persitara menjadi sorotan utama karena kedua tim tengah bersaing ketat di papan atas klasemen grup B. Saat ini Persikota menempati peringkat keempat dengan koleksi 14 poin.
Mereka tertinggal dua poin dari Persitara Jakarta Utara yang berada di posisi kedua dengan tabungan 16 poin. Adapun puncak klasemen sementara masih dikuasai PSGC Ciamis.
Namun, laga kontra Persitara dipastikan tidak mudah. Kedua tim sudah saling berhadapan dua kali pada putaran sebelumnya.
Pada Senin (1/12/2025), Persikota menahan Persitara dengan skor 0-0 di Lapangan Kota Barat. Kemudian pada Sabtu (20/12/2025), Persikota berhasil mencuri kemenangan 2-1 di kandang Persitara, Lapangan Sriwaru.
Pelatih kepala Persikota Tangerang Dindin Wahyudin menegaskan, timnya datang ke Solo dengan tekad penuh untuk meraih hasil maksimal.
“Kami terus melakukan evaluasi dari hari ke hari. Lima pertandingan sisa ini mau tidak mau harus kami jalani dengan hasil terbaik. Putaran ketiga semua peluang poin harus dimaksimalkan agar bisa lolos ke babak selanjutnya,” ujarnya.
Menurut Dindin, peluang Persikota untuk melaju masih terbuka lebar. Karena itu, setiap pertandingan dipandang sebagai laga penentuan.
“Ini bisa dibilang pertandingan hidup mati bagi kami. Target kami bukan hanya lolos dari fase ini, tapi promosi ke Liga 2. Kami tidak ingin hanya bertahan di Liga 3,” tegasnya.
Meski mengakui ada beberapa pemain yang absen akibat akumulasi kartu dan masalah kebugaran, Dindin memastikan kondisi tim tetap siap.
“Kami datang ke Solo bukan dengan belasan pemain, tapi sekitar 30 pemain. Situasi tim secara umum sangat siap,” tambahnya.
Hal senada disampaikan kapten Persikota, Rudi Hidayat. Ia menegaskan seluruh pemain siap bekerja keras demi tiga poin.
“Secara pribadi dan sebagai tim, kami siap. Di putaran ketiga ini, target kami harus ambil tiga poin di setiap laga,” kata Rudi.
Ia mengakui pada pertandingan sebelumnya performa tim belum sepenuhnya berjalan sesuai strategi pelatih. Namun hal itu menjadi bahan evaluasi penting.
“Kami yakin ke depan bisa menjalankan strategi pelatih dengan lebih baik. Tidak ada lagi miskomunikasi, tidak ada leha-leha. Kami harus fight,” tandasnya.
Rudi menegaskan ambisi besar Persikota musim ini. “Target kami jelas, membawa Persikota lolos dan promosi ke Liga 2,” pungkasnya. (nik)
Editor : Niko auglandy