Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

EPA Memanas! Komdis PSSI Jatuhkan Hukuman Beruntun: PSIM Jogja, Borneo FC, Persijap Jepara, Bhayangkara FC, dan PSM Makassar Kena Denda

Niko auglandy • Kamis, 8 Januari 2026 | 11:35 WIB
Logo PSSI
Logo PSSI

RADARSOLO.COM - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menjatuhkan sejumlah sanksi tegas kepada pemain, pelatih, hingga tim peserta Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026.

Putusan tersebut diambil dalam sidang Komdis yang digelar pada 16 Desember 2025, menyusul berbagai pelanggaran disiplin yang terjadi di beberapa pertandingan.

Sanksi pertama dijatuhkan kepada Raffie Dhares Hidayat, pemain Borneo FC Samarinda U16. Ia dinilai melakukan pelanggaran serius dengan menghalangi peluang gol tim lawan saat laga melawan Madura United FC U16, 13 Desember 2025.

Aksi tersebut berujung kartu merah langsung. Komdis PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp10 juta.

Masih dari kategori U16, Komdis juga menghukum Ledi Utomo, pelatih Persita Tangerang U16. Dalam laga kontra Dewa United Banten FC U16, Ledi melakukan protes berlebihan terhadap wasit dan bahkan merusak fasilitas pertandingan, sehingga diusir wasit.

Atas tindakan tersebut, ia dijatuhi larangan mendampingi tim selama empat pertandingan serta denda Rp12,5 juta.

Sementara itu, Tim Borneo FC Samarinda U16 turut menerima sanksi administratif berupa denda Rp2,5 juta akibat terlambat mengumpulkan E-startlist pada pertandingan melawan Madura United FC U16, 14 Desember 2025.

Di level EPA Super League U18, Komdis PSSI menjatuhkan denda kepada PSM Makassar U18 sebesar Rp12,5 juta. Hukuman ini diberikan lantaran lima pemain PSM Makassar U18 menerima kartu kuning dalam laga melawan Bali United FC U18, 13 Desember 2025.

Selain itu, Persijap Jepara U18 juga dikenai sanksi denda Rp 2,5 juta karena terlambat mengumpulkan E-startlist saat menghadapi Semen Padang U18, 14 Desember 2025.

Masuk ke kategori EPA Super League U20, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman kepada Andrika Fathir Rachman, pemain Borneo FC Samarinda U20.

Ia dinilai melakukan pelanggaran menghalangi peluang gol tim lawan dalam laga kontra Madura United FC U20, 13 Desember 2025. Andrika diganjar larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp10 juta.

Sanksi juga dijatuhkan kepada Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC U20. Dalam pertandingan melawan PSBS Biak U20, tercatat enam pemain menerima kartu kuning, sehingga tim dijatuhi denda Rp15 juta.

Terakhir, Adriano Rendika Baihaki, pemain PSIM Yogyakarta U20, turut disanksi setelah melakukan pelanggaran menghalangi peluang gol lawan saat menghadapi Persib Bandung U20, 14 Desember 2025. Ia mendapat larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp10 juta.

Komdis PSSI menegaskan, seluruh sanksi tersebut dijatuhkan untuk menjaga disiplin, sportivitas, serta kualitas kompetisi usia muda yang menjadi fondasi sepak bola nasional. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#PSIM #EPA #persijap #borneo fc