RADARSOLO.COM – Laga matchday kedua Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 Grup C antara Persipur Purwodadi melawan Persebi Boyolali berlangsung menegangkan di Stadion Krida Bakti, Rabu sore (7/1/2026).
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Persipur sukses mengamankan kemenangan dramatis dengan skor 3-2.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Persipur membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Oktafiano pada menit ke-24. Namun keunggulan itu tak bertahan lama.
Hanya berselang beberapa menit, Ronan berhasil menyamakan kedudukan untuk Persebi Boyolali. Skor kembali imbang 1-1 dan membuat jalannya laga semakin panas.
Jual beli serangan terus terjadi hingga akhir babak pertama. Petaka bagi Persebi datang menjelang turun minum.
Pemain Persebi melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti, memaksa wasit menunjuk titik putih. Noka Birawa yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-44 dan membawa Persipur kembali unggul 2-1.
Gol tersebut terasa menyakitkan bagi Persebi Boyolali. Pasalnya, Noka Birawa merupakan mantan andalan Persebi musim lalu dan turut berperan membawa klub tersebut menjuarai Liga 4 Zona Jawa Tengah 2024/2025.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tak menurun. Persipur yang bermain di depan suporternya tampil lebih terbuka dan agresif.
Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah gol ketiga pada menit ke-79 melalui Shofa, yang membuat Persipur menjauh dengan skor 3-1.
Persebi Boyolali belum menyerah. Pada menit ke-90, Ronan kembali mencatatkan namanya di papan skor dan mencetak gol keduanya di laga ini.
Sayang, waktu yang tersisa terlalu singkat. Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol tambahan tercipta. Persebi pun harus mengakui keunggulan Persipur dengan skor tipis 2-3.
Pelatih Persebi Boyolali Sri Widadi menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit usai pertandingan.
“Jujur saya kecewa dengan kepemimpinan wasit. Banyak pelanggaran yang diberikan kepada kami padahal seharusnya tidak. Termasuk saat kami mendapatkan penalti. Kami berharap ke depan wasit Liga 4 bisa lebih fair dalam memimpin pertandingan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Hasil ini membuat Persipur Purwodadi makin mapan di puncak klasemen Grup C dengan koleksi sempurna enam poin dari dua kemenangan.
Sebelumnya, Persipur juga tampil impresif dengan menaklukkan tuan rumah Mahesa Jenar Muda dengan skor telak 5-1 pada 3 Januari lalu.
Sementara itu, Persebi Boyolali kini berada di posisi kedua dengan tiga poin, hasil dari satu kemenangan dan satu kekalahan.
Pada laga perdana, Persebi sempat tampil garang dengan kemenangan 6-0 atas Bhayangkara FC.
Namun posisi Persebi masih rawan tergeser. Bhayangkara Muda yang sebelumnya kalah dari Persebi berhasil bangkit pada laga keduanya musim ini dengan menundukkan Mahesa Jenar Muda 2-1 pada Rabu (7/1/2026).
Pada pekan ketiga, Persebi Boyolali dijadwalkan menjamu Mahesa Jenar Muda di Stadion Kebogiro, 11 Januari mendatang.
Peluang meraih kemenangan terbuka lebar. Selain Mahesa Jenar tengah terpuruk secara psikologis usai dua kekalahan beruntun, Persebi juga akan bermain di hadapan ribuan pendukungnya sendiri.
Suntikan semangat dari publik Boyolali diharapkan menjadi modal penting bagi Persebi untuk kembali ke jalur kemenangan. (nik)