RADARSOLO.COM - Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 resmi memasuki pekan ketiga.
Dua pertandingan Grup A yang digelar Minggu sore, 11 Januari 2026, menghasilkan perubahan signifikan pada papan klasemen, sekaligus mempertegas peta persaingan di grup ini.
Persiharjo Sukoharjo tampil sangat dominan saat bertandang ke Stadion Gelora Mojoagung, Pati.
Menghadapi Safin Pati FC, Laskar Honggopati menang telak dengan skor mencolok 5-0. Dua gol penalti Dedi Cahyono Putra pada menit ke-15 dan 23 membuka jalan kemenangan tim tamu.
Keunggulan Persiharjo semakin melebar setelah Yehezkiel mencetak brace pada menit ke-25 dan 44. Pesta gol Persiharjo ditutup oleh Argi melalui golnya di menit ke-74.
Di laga lainnya, duel sengit tersaji di Lapangan Kridaloka Blora. Tuan rumah Persikaba Blora harus mengakui keunggulan PSIR Rembang dengan skor tipis 2-3.
PSIR lebih dulu unggul lewat gol cepat Dimas Andri di menit ke-11.
Septian kemudian menjadi pembeda dengan dua golnya pada menit ke-69 dan 76.
Persikaba sempat memberikan perlawanan melalui gol Ledny (58’) dan Rizal (79’), namun kartu merah Eka Febri pada menit ke-71 membuat langkah Persikaba semakin berat hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil di pekan ketiga ini membuat klasemen Grup A kian memanas. Persiharjo Sukoharjo kini kokoh di puncak klasemen dengan tabungan tujuh poin dari tiga pertandingan.
Tim racikan Dwi Joko tersebut menjadi satu-satunya tim di Grup A yang belum tersentuh kekalahan, dengan catatan dua kali menang dan satu kali imbang.
Sebelumnya, Persiharjo sukses menundukkan PSIR Rembang 3-1 pada 3 Januari, lalu menahan imbang Persikaba Blora 1-1 pada 7 Januari lalu.
Di posisi kedua, PSIR Rembang terus menempel ketat Persiharjo dengan koleksi enam poin hasil dari dua kemenangan dan satu kekalahan.
Sementara Persikaba Blora berada di peringkat ketiga dengan empat poin, berkat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Nasib paling berat dialami Safin Pati FC. Hingga pekan ketiga, mereka belum sekalipun meraih poin. Dari tiga pertandingan, Safin Pati selalu menelan kekalahan dengan catatan produktivitas yang sangat minim.
Mereka hanya mampu mencetak satu gol, sementara gawangnya sudah kebobolan 11 kali.
QSafin Pati sebelumnya kalah 1-3 dari Persikaba Blora, tumbang 0-3 saat menghadapi PSIR Rembang, dan kini kembali menjadi bulan-bulanan usai dibantai Persiharjo tanpa balas.
Meski demikian, persaingan di Grup A masih jauh dari kata selesai. Empat tim masih memiliki tiga laga sisa di putaran berikutnya.
Setiap pertandingan akan menjadi penentuan, dan seluruh tim dipastikan tampil habis-habisan demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Bagi Persiharjo Sukoharjo, sebagai wakil Solo Raya, konsistensi di laga kandang maupun tandang akan menjadi kunci untuk mengamankan posisi terbaik di akhir fase grup. (nik)
Editor : Niko auglandy