Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pelatih Persis Solo: Kami Belum Selamat

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Senin, 12 Januari 2026 | 22:34 WIB
SARAT GENGSI: Pertandingan Persis Solo melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (11/1).
SARAT GENGSI: Pertandingan Persis Solo melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (11/1).

RADARSOLO.COM - Kemenangan 3-2 atas Semen Padang tak bisa membuat Persis Solo keluar dari zona merah. Laskar Sambernyawa hanya naik dua peringkat.

Saat ini Kodai Tanaka dkk berada di posisi ke-16 dengan tabungan 10 poin.

Hasil dua kali menang, empat seri dan 11 kali telah menelan kekalahan. Dua tim lainnya juga masih berada di zona degradasi, yakni Semen Padang (10 poin) dan Persijap Jepara (9 poin).

Sementara di posisi ke-15 saat ini di duduki oleh PSBS Biak dengan tabungan 16 poin. Itu artinya Persis selisih cukup jauh (6 poin) dengan klub diatasnya.

Jika ingin selamat, Persis jelas harus memaksimalkan 17 laga sisa di putaran kedua dengan lebih banyak lagi meraih kemenangan.

“Tapi tiga poin ini tidak akan menyelamatkan kita dari degradasi hanya memberikan kepercayaan diri dan sesama rekan tim dan kita harus bekerja lebih dan lebih lagi. Sekarang kita memiliki persiapan dan kita harus menjalankan semuanya,” beber Head Coach Persis Solo Milomir Seslija.

Kemenangan Persis Solo 3-2 atas Semen Padang juga didapat bukan dengan cara yang mudah.  Babak pertama, Semen Padang dapat dua penalti karena pelanggaran pemain Persis di kotak terlarang, yakni di menit ke 15 dan 36.

Tendangan pertama dari kaki Cornelius Stewart gagal berbuah gol. Sementara tendangan Irsyad Maulana juga sejadinya berhasil ditepis oleh M. Riyandi.

Sayang bola muntahan bisa disambar oleh Irsyad yang akhirnya gol bisa benar-benar mereka dapatkan.

Bersyukurnya setelah itu Persis malah comeback, dan cetak tiga gol beruntun. Dari kaki Zanadin, sundulan Kodai Tanaka, dan tendangan keras Irfan Jauhari.

Di akhir laga Semen Padang sempat memperkecil kedudukan, bersyukurnya kemenangan tetap dalam genggaman Laskar Sambernyawa.

“Tim memberikan performa yang bagus. Namun pada awal babak, kami bermain kurang baik. Rencana (taktik yang sudah dirancang, Red) tidak berjalan lancar dan bahkan memberikan lawan dua penalti. Tetapi setelah gol Zanadin memberikan semangat bagi tim." ujar pelatih asal Bosnia tersebut.

Setelah ini jeda kompetisi akan berjalan, dan putaran kedua akan digelar kembali akhir bulan ini. Terdekat Persis akan menjamu Borneo FC pada Jumat (23/1) mendatang.

Ini sebuah laga yang berat, mengingat Borneo FC kini bercokol di peringkat kedua dengan tabungan 37 poin. Pertemuan terakhir di Segiri, September lalu juga Persis kalah tipis 0-1 atas Pesut Etam. (hj/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#milomir sesilja #liga 1 indonesia #Super League #persis solo