RADARSOLO.COM – Hasil imbang 1-1 yang diraih Persika Karanganyar saat menjamu Sang Maestro FC di Stadion UNS, Minggu malam (11/1/2026), sejatinya menyisakan kerugian tersendiri.
Tambahan satu poin memang menjaga posisi Persika di papan atas Grup C Liga Nusantara 2025/2026, namun peluang untuk mengkudeta puncak klasemen terlewatkan.
Andai mampu mengamankan kemenangan, Laskar Lawu sejatinya bisa menyalip RANS Nusantara FC dan unggul dua poin dari klub milik Raffi Ahmad tersebut. Namun apa daya, Persika harus legawa berbagi angka di pekan ke-12.
Situasi ini membuat persaingan di Grup C kian rapat. Persika Karanganyar dan RANS Nusantara FC kini sama-sama mengoleksi 17 poin.
Selisih poin dengan Persibo Bojonegoro dan Sang Maestro FC di bawahnya pun semakin tipis, sehingga setiap laga ke depan bernilai krusial.
Persika Karanganyar dijadwalkan kembali berlaga pada Kamis (15/1/2026) menghadapi RANS Nusantara FC di Stadion UNS, Solo.
Duel papan atas tersebut akan dimulai pukul 19.00 WIB dan berpotensi menjadi laga penentu peta persaingan menuju babak selanjutnya.
Menanggapi persiapan tim, pelatih Persika Karanganyar Ahmad Bustomi mengakui jadwal padat menjadi tantangan tersendiri.
Waktu pemulihan yang mepet membuat kondisi fisik pemain harus dikelola dengan cermat.
“Yang jelas, kita akan recovery dulu. Sesuai jadwal, menurut saya ini kurang menguntungkan karena tim yang akan kita hadapi punya waktu istirahat lebih panjang, seperti Sang Maestro FC yang hampir seminggu,” ujar eks pemain timnas tersebut.
Menurutnya, stamina pemain akan sangat diuji dalam fase krusial ini. Karena itu, rotasi pemain menjadi opsi yang tak terhindarkan.
Penempatan pemain yang tepat dinilai menjadi kunci agar tim tetap kompetitif dan terhindar dari kondisi pincang.
Meski kalah dalam hal waktu pemulihan, Bustomi menegaskan hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan oleh anak asuhnya. Ia justru mendorong situasi ini sebagai motivasi tambahan.
“Secara recovery mungkin kita kalah, tapi saya tekankan ke pemain itu bukan alasan dan bukan masalah. Saya pastikan pemain akan tampil maksimal. Ini tantangan,” tegasnya.
Dengan ketatnya persaingan di Grup C, laga kontra RANS Nusantara FC menjadi momentum krusial bagi Persika Karanganyar untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya.(hj/nik)