RADARSOLO.COM–Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) yang digelar di tiga kota tuan rumah kini telah memasuki putaran ketiga babak penyisihan. Persaingan antartim kian ketat seiring makin terbatasnya peluang untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Seluruh kontestan dipaksa bekerja ekstra keras demi memperbaiki posisi di klasemen. Setiap poin menjadi krusial, baik bagi tim yang memburu papan atas maupun mereka yang masih berjibaku di zona bawah.
Targetnya jelas: lolos ke fase selanjutnya.
Di sisi lain, tekanan juga dirasakan tim-tim yang berada di papan bawah.
Selain mengejar kemenangan, mereka harus berjuang menghindari jerat degradasi yang terus mengintai.
Situasi ini membuat tiap laga tak ubahnya partai hidup-mati, dengan intensitas dan tensi yang terus meningkat di setiap pekan pertandingan.
GRUP A
Persaingan Grup A Liga Nusantara 2025/2026 kian menarik usai rampungnya pertandingan pekan ke-12, Minggu (11/1).
Dua laga yang digelar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, memberi dampak langsung terhadap peta klasemen sementara.
PSDS Deli Serdang meraih kemenangan penting setelah menundukkan Nusantara United FC dengan skor 2-0.
Hasil ini menjadi tambahan moral bagi PSDS yang tengah berjuang keluar dari papan bawah. Meski demikian, tiga poin tersebut belum mampu mengangkat posisi PSDS secara signifikan, mengingat mereka masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara.
Pada laga lainnya, kejutan justru datang dari Persipa Pati. Tim berjuluk Laskar Saridin itu sukses mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Batavia FC.
Kekalahan ini membuat Batavia FC gagal mendekat ke puncak klasemen, meski posisi mereka di peringkat kedua masih relatif aman.
Di papan atas, Dejan FC tetap tampil dominan. Dengan catatan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang dari sembilan laga, Dejan FC kokoh di puncak klasemen Grup A dengan koleksi 23 poin dan belum tersentuh kekalahan.
Sementara itu, Nusantara United FC harus puas berada di peringkat ketiga dengan 12 poin, sedangkan Persipa masih terbenam di dasar klasemen dengan enam poin.
Dengan sisa laga yang kian menipis, setiap pertandingan ke depan bakal menjadi penentu.
Tim-tim papan tengah dan bawah dituntut tampil lebih konsisten jika ingin memperbaiki posisi dan menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.
GRUP B
Persaingan Grup B Liga Nusantara 2025/2026 semakin ketat usai rangkaian pertandingan pekan ke-12 yang digelar di Lapangan Sriwedari (Sriwaru), Solo, Senin–Selasa (12–13/1).
Tri Brata Rafflesia FC sukses memetik kemenangan penting saat menghadapi Persikota Kota Tangerang. Bermain pada Senin (12/1), Tri Brata tampil efektif dan menundukkan Persikota dengan skor 3-1.
Tambahan tiga poin ini menjaga asa Tri Brata untuk tetap bersaing di papan tengah klasemen.
Sehari berselang, laga panas tersaji saat Persitara Jakarta Utara berhadapan dengan pemuncak klasemen, PSGC Ciamis. Duel berjalan ketat, namun PSGC kembali menunjukkan konsistensinya.
Gol semata wayang yang mereka ciptakan cukup untuk mengamankan kemenangan 1-0 sekaligus memperkokoh posisi di puncak klasemen.
Sementara itu, pertandingan antara Perserang Serang dan Pekanbaru FC berakhir tanpa pemenang. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1.
Hasil ini membuat Pekanbaru FC tetap berada di papan tengah, namun gagal mendekati dua besar.
Hingga pekan ke-12, PSGC Ciamis masih nyaman memimpin klasemen Grup B dengan koleksi 25 poin dari 12 pertandingan, hasil tujuh kemenangan, empat imbang, dan satu kekalahan.
Persitara Jakarta Utara menempel di posisi kedua dengan 17 poin, disusul Pekanbaru FC di peringkat ketiga dengan 16 poin.
Persikota Kota Tangerang berada di urutan keempat dengan 15 poin, sementara Tri Brata Rafflesia FC menempati posisi kelima dengan 13 poin.
Di dasar klasemen, Perserang Serang masih tertahan di peringkat keenam dengan sembilan poin dari 12 laga.
Dengan fase kompetisi yang kian mendekati penentuan, setiap laga ke depan akan menjadi krusial.
Kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap peluang tim untuk melangkah ke babak berikutnya.
GRUP C
Persaingan papan atas Grup C Liga Nusantara 2025/2026 semakin memanas usai dua pertandingan pekan ke-12 yang digelar di Stadion UNS, Solo, Minggu (11/1).
Persibo Bojonegoro berhasil membawa pulang poin penuh setelah menaklukkan Persikutim United dengan skor 3-1. Kemenangan ini menjaga Persibo tetap berada dalam jalur persaingan tiga besar dan terus menekan dua tim teratas klasemen.
Sementara itu, laga antara Sang Maestro FC kontra Persika Karanganyar berlangsung ketat dan berakhir tanpa pemenang. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1.
Hasil tersebut sejatinya menjadi kerugian bagi Persika yang berpeluang merebut puncak klasemen jika mampu meraih kemenangan.
Tambahan satu poin membuat Persika Karanganyar kini mengoleksi 17 poin dari 10 pertandingan, menyamai perolehan poin RANS Nusantara FC yang masih bertengger di puncak klasemen berkat keunggulan selisih dan produktivitas gol.
RANS mencatatkan lima kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dari sembilan laga.
Di posisi ketiga, Persibo Bojonegoro terus membayangi dengan 15 poin hasil empat kemenangan, tiga kali imbang, dan tiga kekalahan.
Sang Maestro FC menempati peringkat keempat dengan 12 poin, berkat catatan dua kemenangan, enam hasil seri, dan satu kekalahan dari sembilan pertandingan.
Sementara itu, Persikutim United masih terpuruk di dasar klasemen. Dari 10 laga yang sudah dijalani, Persikutim belum sekalipun meraih kemenangan dan baru mengumpulkan tiga poin hasil tiga kali imbang.
Dengan selisih poin yang masih sangat tipis, persaingan Grup C dipastikan akan semakin sengit di pekan-pekan berikutnya.
Setiap laga ke depan berpotensi mengubah peta klasemen dan menentukan nasib tim untuk melaju ke fase selanjutnya.
GRUP D
Persaingan di Grup D Liga Nusantara 2025/2026 kian memanas usai rangkaian laga pekan ke-12 yang digelar di Surabaya, Senin–Selasa (12–13/1). Tiga pertandingan yang tersaji berdampak langsung pada peta persaingan papan atas klasemen.
Gresik United FC sukses mencuri poin penuh setelah menundukkan Waanal Brothers dengan skor tipis 2-1 di Lapangan Pasiran, Senin (12/1).
Kemenangan ini menjaga asa Gresik United untuk tetap berada di jalur persaingan meski masih tertahan di papan tengah.
Di venue berbeda, Persekabpas tampil efektif dan meraih kemenangan penting atas Perseden Denpasar dengan skor 1-0 di Lapangan Thor.
Hasil tersebut mengukuhkan Persekabpas di puncak klasemen sementara Grup D dengan raihan 23 poin dari 12 pertandingan.
Sementara itu, Persiba Bantul menunjukkan konsistensi dengan menaklukkan Persebata Lembata 2-0 di Lapangan Pasiran, Selasa (13/1).
Tambahan tiga poin membuat Persiba semakin mendekati papan atas dan terus memberi tekanan kepada dua tim teratas.
Hingga pekan ke-12, Persekabpas memimpin klasemen dengan tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Posisi kedua ditempati Perseden Denpasar dengan koleksi 22 poin, disusul Persiba Bantul di peringkat ketiga dengan 19 poin.
Di papan tengah, Persebata Lembata dan Gresik United FC sama-sama mengoleksi 15 poin, meski dengan selisih performa yang berbeda.
Sementara Waanal Brothers masih tertahan di dasar klasemen dengan delapan poin dari 12 laga.
Dengan jarak poin yang tipis di papan atas, Grup D dipastikan bakal menyajikan persaingan ketat hingga pekan-pekan terakhir.
Setiap pertandingan ke depan akan menjadi penentu nasib tim dalam perburuan tiket ke fase berikutnya. (nik)
Editor : Niko auglandy