Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Terpuruk di Zona Degradasi, Persis Solo Datangkan Yahya Alkatiri: Gebrakan di Bursa Transfer Liga 1

Niko auglandy • Rabu, 14 Januari 2026 | 08:45 WIB
Yahya Alkatiri (kaos hitam) saat hadir dalam pertemuan manajemen Persis Solo dengan suporter, belum lama ini.
Yahya Alkatiri (kaos hitam) saat hadir dalam pertemuan manajemen Persis Solo dengan suporter, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Manajemen Persis Solo mulai bergerak cepat menyusul rentetan hasil minor pada paruh pertama BRI Super League 2025/2026.

Laskar Sambernyawa saat ini terdampar di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin, posisi yang jelas jauh dari ekspektasi publik Solo.

Situasi tersebut memantik reaksi keras suporter. Desakan pembenahan pun menguat, menuntut manajemen segera mengambil langkah konkret demi menyelamatkan Persis dari ancaman degradasi.

Sinyal perombakan mulai terlihat dengan munculnya sosok Yahya Alkatiri ke publik. Dia hadir saat manajemen Persis Solo dan owner klub ini bertemu dengan perwakilan suporter pekan lalu. 

Eks manajer Persebaya Surabaya itu sepertinya telah sepakat bergabung dengan Persis Solo.

Suporter mendapat informasi Yahya sepertinya akan menduduki posisi sebagai direktur olahraga. Namun kabar lain mengabarkan dia akan jadi manajer di Persis Solo, menggantikan Lalu Dion. 

Meski kabar kepastian bergabungnya Yahya ke Persis Solo sudah beredar luas, manajemen Laskar Sambernyawa masih belum mau blak-blakan

Direktur Utama Persis Solo Ginda Ferachtriawan, memilih irit bicara ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Solo.

“Nanti akan kami umumkan. Kemarin kami masih fokus pada laga kandang terakhir yang cukup krusial karena menentukan posisi di paruh musim. Terkait kejelasan posisi (Yahya) sebagai apa, akan segera kami sampaikan. Mestinya dalam minggu-minggu ini,” ujar Ginda.

Di lain sisi, sosok Yahya dikenal sebagai figur manajerial yang tenang, berpengalaman, serta piawai bekerja senyap di balik layar.

Rekam jejaknya di sepak bola nasional membuat kehadirannya memunculkan optimisme baru di tubuh Laskar Sambernyawa.

Yahya bukan nama asing dalam urusan pembinaan dan tata kelola klub.

Kariernya menanjak saat menangani Persebaya Elite Pro Academy (EPA). Dia mengelola beberapa kelompok usia, mulai U-16, U-18, hingga U-20. Puncaknya terjadi pada musim 2019 ketika Persebaya U-20 sukses merebut gelar juara nasional.

Dari sana, reputasi Yahya sebagai manajer dengan pemahaman pembinaan jangka panjang kian menguat.

Pengalaman itu membawanya naik kelas ke level tim senior. Pada musim Liga 1 2021/2022, Yahya dipercaya menjadi manajer Persik Kediri.

Dalam situasi sulit, dia turut berperan menjaga Macan Putih bertahan di kasta tertinggi. Setelah itu, Yahya melanjutkan kiprahnya bersama Persebaya Surabaya sejak 2022 dengan tugas mengoordinasikan operasional tim senior selama kompetisi Liga 1.

Soal planingnya untuk kemajuan Persis Solo, ternyata di hadapan para suporter Yahya mengakui masih berkoordinasi dengan pelatih dan membahas beberapa opsi untuk menyelamatkan nasib Persis di Super League musim ini. 

Dia bahkan mengakui ada opsi Persis akan melakukan perubahan komposisi skuad. Yakni dengan mendatangkan amunisi baru, dan tentunya akan melepas beberapa nama yang sudah ada di tim ini. 

Satu nama suddah resmi merapat ke Persis Solo di bursa transfer kali ini, yakni Alfiyanto Nico dari Persija Jakarta. 

Nama-nama baru lainnya tentu sangat ditunggu-tunggu publik. Gebrakan Yahya di balik layar tentu sangat dinantikan. (hj/nik) 



 

 

 



Editor : Niko auglandy
#Bursa Transfer #liga 1 indonesia #Super League #laskar sambernyawa #liga 1 #kaesang #Yahya Alkatiri #suporter #pasoepati