RADARSOLO.COM – Rangkaian pertandingan pekan keempat Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 yang digelar sejak Selasa hingga Rabu, 13–14 Januari 2026, kembali menyuguhkan persaingan sengit dan hasil-hasil tak terduga.
Sejumlah tim papan atas terus menjaga konsistensi, sementara beberapa tim lain mulai bangkit demi keluar dari tekanan di papan bawah klasemen.
Grup A: Persiharjo Kokoh di Puncak, Safin Pati Kian Terpuruk
Persaingan Grup A Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 semakin mengerucut setelah rangkaian laga pekan keempat rampung digelar, Rabu (14/1/2026). Persiharjo Sukoharjo tampil sebagai tim paling konsisten dan kian memantapkan diri di puncak klasemen.
Bermain di Stadion Gelora Merdeka Sukoharjo, Persiharjo sukses mengamankan tiga poin penting saat menjamu Persikaba Blora. Gol tunggal Bayu Yoga di penghujung babak kedua menjadi pembeda dalam laga ketat yang berakhir dengan skor 1-0.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Persiharjo. Pasalnya, pada pertemuan pertama di Blora, 7 Januari 2026 lalu, kedua tim harus puas berbagi angka usai bermain imbang 1-1. Kali ini, Persiharjo mampu tampil lebih efektif untuk memastikan poin penuh di kandang sendiri.
Masih dari Grup A, PSIR Rembang kembali menunjukkan tajinya. Bertandang ke markas Safin Pati FC, PSIR tampil dominan sejak awal laga dan menggulung tuan rumah dengan skor telak 5-1. Hasil tersebut semakin menegaskan PSIR sebagai salah satu kandidat kuat penantang juara grup.
Kekalahan ini kian memperpanjang catatan buruk Safin Pati FC. Hingga pekan keempat, Safin Pati belum meraih satu poin pun setelah selalu menelan kekalahan di setiap pertandingan.
Berkat hasil tersebut, Persiharjo Sukoharjo semakin nyaman di puncak klasemen Grup A dengan koleksi 10 poin, hasil dari tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Di bawahnya, PSIR Rembang terus menempel ketat di posisi kedua dengan 9 poin dari tiga kemenangan dan satu kekalahan.
Menariknya, satu-satunya kekalahan PSIR terjadi saat takluk dari Persiharjo pada pekan pertama dengan skor 1-3 (3/1/2026).
Sementara itu, Persikaba Blora berada di peringkat ketiga dengan raihan 4 poin, sedangkan Safin Pati FC semakin terpuruk di dasar klasemen tanpa satu poin pun dari empat laga yang telah dijalani.
Grup B: Laga PSIK Ganti Jadwal Dadakan
Persaingan Grup B Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 kian memanas pada rangkaian laga Rabu (14/1/2026). Hasil penting diraih Revo FC, sementara laga krusial antara PSIK Klaten kontra PSD Demak harus mengalami penjadwalan ulang.
Dalam duel sesama wakil Semarang, Wisesa FC menjamu Revo FC dalam laga yang menjadi penentu nasib di papan bawah. Bermain dengan tekanan tinggi, Revo FC tampil lebih efektif dan sukses mengamankan kemenangan 3-1. Hasil ini menjadi suntikan moral penting bagi Revo untuk menjaga asa keluar dari zona bawah klasemen.
Sebaliknya, kekalahan tersebut semakin memperburuk kondisi Wisesa FC. Hingga pekan keempat, Wisesa masih terpuruk di dasar klasemen tanpa satu poin pun setelah selalu menelan kekalahan.
Sorotan utama Grup B sejatinya juga tertuju pada laga PSIK Klaten kontra PSD Demak di Stadion Trikoyo.
PSIK membawa misi balas dendam setelah kalah tipis 0-1 pada pertemuan pertama. Duel ini sangat krusial karena berpotensi mengubah peta persaingan di papan atas klasemen.
Namun, pertandingan tersebut harus ditunda secara mendadak. Berdasarkan surat resmi PSSI Jawa Tengah Nomor: 12/PSSI-JTG/I/2026, laga PSIK Klaten vs PSD Demak yang semula dijadwalkan Rabu (14/1/2026) diubah menjadi Kamis (15/1/2026).
Penundaan dilakukan karena adanya agenda kunjungan Kapolri ke Kabupaten Klaten dalam rangka peresmian Jembatan Merah Putih di Prambanan, yang waktunya bertepatan dengan jadwal pertandingan.
Di klasemen sementara Grup B, Revo FC kini menempati posisi ketiga dengan koleksi 6 poin dari dua kemenangan dan dua kekalahan. Raihan poin Revo sejatinya sama dengan PSIK Klaten yang berada di posisi kedua, namun PSIK masih memiliki peluang besar menambah poin jika mampu meraih hasil positif saat menghadapi PSD Demak.
Sementara itu, PSD Demak masih kokoh di puncak klasemen dengan tabungan 9 poin, menjadikan laga tunda melawan PSIK sebagai duel penentu arah perebutan posisi teratas grup B
Grup C: Mahesa Jenar Muda Bangkit, Persipur Purwodadi Makin Tak Terbendung
Penantian panjang akhirnya berakhir. Mahesa Jenar Muda FC sukses meraih tiga poin perdana di Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 setelah menaklukkan Bhayangkara Muda FC dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Citarum Semarang, Rabu (14/1/2026).
Kemenangan ini menjadi titik balik Mahesa Jenar Muda sekaligus membuat persaingan Grup C kian memanas.
Apalagi, sehari sebelumnya Persebi Boyolali harus menelan kekalahan dramatis 2-5 saat menghadapi Persipur Purwodadi, hasil yang turut mengubah peta persaingan papan atas.
Berkat kemenangan tersebut, Persipur Purwodadi semakin kukuh di puncak klasemen Grup C. Tim asal Grobogan itu mencatatkan rekor sempurna dengan 12 poin dari empat laga, selalu menang sejak pekan pertama dan kini tampil sebagai kandidat kuat juara grup.
Di posisi kedua, Persebi Boyolali masih bertahan dengan tabungan enam poin, hasil dari dua kemenangan dan dua kekalahan. Menariknya, dua kekalahan Persebi semuanya diderita saat berhadapan dengan Persipur Purwodadi. Pada putaran pertama, Persebi juga harus mengakui keunggulan Persipur dengan skor tipis 2-3 di kandang lawan.
Sementara itu, persaingan di papan bawah tak kalah sengit. Bhayangkara Muda FC dan Mahesa Jenar Muda FC kini sama-sama mengoleksi tiga poin, membuat perebutan posisi ketiga hingga juru kunci semakin ketat.
Dengan dua laga tersisa di fase penyisihan, setiap pertandingan akan menjadi penentu nasib. Kesalahan kecil bisa berujung petaka, sementara kemenangan akan membuka peluang besar untuk melaju ke fase berikutnya. Grup C pun dipastikan menyajikan drama hingga pekan terakhir.
Grup D: Persaingan Semakin Sengit
Persaingan babak penyisihan Grup D Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 semakin ketat. PSIW Wonosobo yang melakoni laga tandang ke Stadion Pancasila, Rabu (14/1/2026), harus puas berbagi poin usai ditahan imbang Persitema Temanggung 1-1.
Sejak menit awal, duel berjalan alot. Kedua tim tampil disiplin dan berhati-hati, mengingat hasil pertandingan sangat krusial dalam perebutan tiket ke fase berikutnya.
PSIW Wonosobo sempat unggul lebih dulu melalui gol Saiful, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. El capitano Persitema, Vendry Mofu, tampil sebagai penyelamat dengan gol penyeimbang yang menjaga asa tim tuan rumah tetap hidup.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tak berubah. Hasil imbang ini membuat peta persaingan Grup D semakin rapat dan sulit diprediksi.
Di klasemen sementara, Persitema Temanggung masih bertahan di puncak dengan 5 poin, unggul tipis satu angka dari PSIW Wonosobo yang menempel di posisi kedua. Sementara itu, Slawi United masih terpuruk di dasar klasemen dengan 1 poin, hasil dari sekali imbang dan sekali kalah.
Pada pekan ini, Slawi United tidak menjalani pertandingan. Hal tersebut terjadi karena Grup D hanya diisi tiga tim, sehingga satu peserta harus bergiliran menjalani jeda laga.
Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, setiap poin kini menjadi penentu nasib bagi ketiga tim di Grup D.
Grup E: PSIP Tertahan di Kandang, Persibas Banyumas Kian Perkasa
PSIP Pemalang gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri pada pekan keempat Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Menjamu Persibangga Purbalingga di Grup E, Rabu (14/1/2026), PSIP harus puas berbagi angka usai laga berakhir imbang 1-1.
Hasil ini datang di tengah perubahan besar di jajaran tim kepelatihan PSIP Pemalang. Manajemen sebelumnya melepas Coach Winaryo, Coach SanSan Susanpur, dan Coach Raka, lalu menunjuk M. Irfan sebagai pelatih kepala anyar.
Nama Irfan bukan sosok asing di sepak bola Jawa Tengah. Ia pernah menukangi Persak Kebumen dan Persiku Kudus, serta memiliki latar belakang sebagai eks pemain PSIS Semarang, PSS Sleman, hingga PSIM Yogyakarta. Tak hanya itu, Irfan juga sempat mengemban tugas sebagai asisten pelatih Persekat Tegal.
Untuk menopang kinerja tim pelatih, manajemen PSIP turut menunjuk Bangun Setiadi sebagai asisten pelatih. Bangun memiliki rekam jejak panjang bersama PSIP, mulai dari head coach PSIP senior pada 2022, pelatih PSIP U-17 2022/2023, hingga kembali dipercaya memegang PSIP U-17 pada 2023.
Sementara itu, laga lain di Grup E menghadirkan hasil positif bagi Persibas Banyumas. Bermain di kandang sendiri, Persibas kembali menunjukkan konsistensi dengan menaklukkan PPSM Magelang lewat skor tipis 1-0. Gol semata wayang kemenangan Persibas dicetak oleh Aufa pada menit ke-26.
Kemenangan tersebut membuat Persibas semakin nyaman di puncak klasemen Grup E. Tim asal Banyumas itu mencatatkan rekor sempurna dengan 12 poin dari empat laga, selalu menang sejak pekan pertama.
Di posisi kedua, Persibangga Purbalingga mengoleksi 7 poin, sementara PSIP Pemalang harus turun ke peringkat ketiga dengan 4 poin. Nasib terberat dialami PPSM Magelang yang masih terpuruk di dasar klasemen tanpa satu poin pun, setelah selalu kalah dalam empat laga fase penyisihan.
Dengan dua pertandingan tersisa, persaingan Grup E masih terbuka lebar, terutama dalam perebutan posisi runner-up yang krusial untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Grup F: Persebaya Tebar Ancaman
Persaingan Grup F Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 kian memanas usai rampungnya laga pekan keempat, Rabu (14/1/2026). Dua pertandingan yang digelar menghasilkan perubahan signifikan di papan klasemen.
Di Stadion Soemitro Kolopaking, Persibara Banjarnegara sukses mengamankan tiga poin saat menjamu Persik Kendal.
Bermain disiplin sepanjang laga, tuan rumah menang tipis 1-0 lewat gol Bayu di babak kedua. Kemenangan ini menjaga asa Persibara untuk tetap bersaing di jalur lolos fase berikutnya.
Sementara itu, sorotan utama tertuju pada laga di Stadion Sarwo Edhie Wibowo, Purworejo. Persak Kebumen tampil trengginas saat menghadapi Persikama Kabupaten Magelang.
Penyerang Persak, Al Ahmad Vebiyanto, menjadi bintang lapangan dengan mencetak hat-trick masing-masing pada menit 36’, 47’, dan 65’.
Satu gol tambahan Persak dicetak Dzira Arifin pada menit ke-64. Dominasi penuh membuat Persak menutup laga dengan kemenangan telak 4-0.
Hasil tersebut berdampak besar pada klasemen sementara Grup F. Persak Kebumen melesat dari posisi ketiga dan kini menjadi capolista dengan 7 poin. Mereka unggul atas Persik Kendal (6 poin), Persikama Kabupaten Magelang (5 poin), dan Persibara Banjarnegara (4 poin).
Dengan selisih poin yang tipis, Grup F dipastikan menjadi salah satu grup paling ketat di Liga 4 Jateng musim ini. Dua laga tersisa di babak penyisihan akan menjadi penentu nasib seluruh kontestan demi mengamankan tiket ke fase selanjutnya.
Grup G: Liga 4 Jateng 2025/2026: Kejutan ISP Purworejo di Batang, Grup G Kian Sulit Diprediksi
Pekan keempat Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 dari Grup G menyuguhkan kejutan besar. Bertanding di Stadion Moch Sarengat, Batang, Rabu (14/1/2026), ISP Purworejo sukses mencuri poin penuh dari kandang Persibat Batang lewat kemenangan tipis 1-0.
Hasil ini di luar dugaan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persibat justru gagal memaksimalkan peluang. Sebaliknya, ISP tampil lebih efektif dan mampu mencuri momentum di babak kedua.
Gol semata wayang ISP Purworejo dicetak Mambo, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan sekaligus penebus kegagalan ISP di dua laga sebelumnya.
Kemenangan ini juga menandai tiga poin perdana ISP Purworejo di Liga 4 Jateng musim ini, setelah sebelumnya selalu gagal meraih kemenangan. Meski demikian, ISP masih harus bersabar karena posisi mereka belum beranjak dari dasar klasemen.
Di papan klasemen sementara Grup G, Persibat Batang tetap bertengger di puncak dengan 6 poin, hasil dari dua kemenangan dan satu kekalahan. Posisi kedua ditempati Wijayakusuma FC Cilacap dengan 3 poin, sementara ISP Purworejo masih berada di posisi juru kunci meski kini sudah membuka keran poin.
Dengan sisa laga babak penyisihan yang semakin menipis, persaingan Grup G dipastikan kian menegangkan. Setiap pertandingan ke depan bakal menjadi pertarungan krusial demi menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. (nik)
Editor : Niko auglandy