Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Sempat Unggul Dua Gol, PSIK Klaten Harus Puas Berbagi Poin dengan PSD Demak

Angga Purenda • Kamis, 15 Januari 2026 | 19:30 WIB
Pertandingan lanjutan matchday keempat Grup B Liga 4 Jawa Tengah yang mempertemukan PSIK Klaten vs PSD Demak di Stadion Trikoyo, Kamis (15/1/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Pertandingan lanjutan matchday keempat Grup B Liga 4 Jawa Tengah yang mempertemukan PSIK Klaten vs PSD Demak di Stadion Trikoyo, Kamis (15/1/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM- Laga panas tersaji dalam lanjutan matchday keempat Grup B Liga 4 Jawa Tengah yang mempertemukan PSIK Klaten melawan pemuncak klasemen PSD Demak.

Bertanding di Stadion Trikoyo pada Kamis (15/1/2026) sore, kedua tim harus rela mengakhiri laga dengan skor imbang 2-2.

Tuan rumah PSIK Klaten sebenarnya langsung menggebrak sejak peluit awal dibunyikan. Mengandalkan penguasaan bola yang solid, Laskar Harimau Merapi terus membombardir pertahanan tamu.

Kebuntuan pecah pada menit ke-23. Melalui skema tendangan bebas, gelandang serang sekaligus kapten tim, Juret Yuslikh, berhasil menyarangkan bola ke gawang PSD Demak.

Tak butuh waktu lama, bagi PSIK untuk menggandakan keunggulan. Dua menit berselang, tepatnya menit ke-25, penyerang Ali Shodig melepaskan sepakan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan. Skor 2-0 untuk PSIK.

Menjelang akhir babak pertama, tensi permainan meningkat. PSD Demak mulai keluar dari tekanan dan memberikan serangan bertubi-tubi. Namun, ketangguhan lini belakang PSIK membuat skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kendali permainan berpindah ke tangan PSD Demak. Berkali-kali gawang PSIK yang dijaga Arief Setiadi diuji oleh barisan depan tim tamu. Upaya PSD Demak akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64 melalui sepakan keras Husain.

Drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil dari tendangan pojok, Heri Ivan Setiadi berhasil menceploskan bola dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 90.

Laga itu juga diwarnai ketegangan tinggi. Wasit Heri Sulistyo asal Kabupaten Semarang terpaksa mengeluarkan total 8 kartu kuning bagi kedua tim. Beberapa kali, pemain dari kedua belah pihak melayangkan protes keras atas keputusan pengadil lapangan.

Pelatih PSIK Klaten Koco Promono mengaku menyayangkan dengan hasil imbang setelah sempat unggul dua gol. Ia menyoroti penurunan performa anak asuhnya di babak kedua, terutama setelah sang kapten ditarik keluar.

"Permainan sangat menarik, tapi jujur performa anak-anak sedikit menurun di babak kedua. Terutama setelah Juret keluar, lini tengah agak goyang,” ujar Koco.

Koco juga menyoroti sejumlah keputusan wasit yang memimpin pertandingan tersebut. Meski tanpa mendiskreditkan wasit, tapi menurut kacamata Koco terdapat dua kali handsball oleh pemain PSD Demak yang tidak dianggap oleh wasit.

“Tapi itulah sepak bola, kami akan fokus mencuri poin di dua laga sisa," ujar Koco.

Sementara itu, Pelatih PSD Demak Eko Riyadi mengapresiasi mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan para pemainnya meski sempat tertinggal jauh.

"Pertama kita bersyukur atas satu poin ini. Saya mengapresiasi kerja keras dan semangat tinggi pemain untuk mengejar ketinggalan 2-0. Terima kasih juga untuk para penonton yang jauh-jauh datang mendukung. Kami akan bersiap lebih maksimal lagi untuk laga-laga berikutnya," ungkap Eko.

Hasil pertandingan PSIK Klaten vs PSD Demak membuat persaingan di Grup B semakin ketat. PSIK Klaten tertahan di peringkat kedua dengan 7 poin, sementara PSD Demak tetap kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 10 poin. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#liga 4 #Stadion Trikoyo Klaten #klaten #psd demak #PSIK Klaten