Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kisah Tur Ferroviario Mozambik ke Indonesia Part #5: Kalahkan Persebaya 3-2 dalam Laga Dramatis

Niko auglandy • Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:15 WIB

Ilustrasi pertandingan klub Ferroviário asal Mozambik melawan Persebaya Surabaya saat jalani tur di Indonesia, 1955 silam
Ilustrasi pertandingan klub Ferroviário asal Mozambik melawan Persebaya Surabaya saat jalani tur di Indonesia, 1955 silam

RADARSOLO.COM - Tim asal Mozambik, Ferroviário, yang tengah menjalani tur ke Indonesia pada 1955–1956, benar-benar menunjukkan totalitas dan semangat juang tinggi.

Setelah menaklukkan Jakarta dan Bandung, serta melakoni laga berat di Padang, tim ini melanjutkan perjalanan ke Surabaya, Jawa Timur.

Pada 31 Desember 1955, Ferroviário menghadapi Persebaya Surabaya, yang pada saat itu masih bernama Persibaja, di Stadion Tambaksari. Laga berjalan menegangkan sejak menit awal.

Persibaja sempat unggul 2-0 lebih dulu melalui brace Sukiran, membuat pendukung tuan rumah bergemuruh di tribun.

Baca Juga: BONGKAR ARSIP: Mengenang Kisah Menyedihkan Persis Solo di Manado 30 Tahun Silam, Tiket Promosi Gagal Digapai di Laga Hidup Mati

Namun, Ferroviário tak mau menyerah begitu saja. Memasuki babak kedua, serangan balik tim tamu mulai efektif. Pires menjadi bintang lapangan dengan aksi spektakulernya.

Pemain asal Mozambik itu sukses mencetak hat-trick, mengubah keadaan menjadi 3-2 untuk keunggulan Ferroviário.

Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor, tapi juga bukti mental baja Ferroviário yang mampu bangkit dari ketertinggalan, menghadapi tekanan tuan rumah, dan mencuri kemenangan dramatis di Surabaya.

Baca Juga: BONGKAR ARSIP: Final Piala Polda Jateng 2015 Berjalan Mencekam, Diwarnai Gas Air Mata, Perang Batu, dan Penalti Hantu

Pertandingan ini menegaskan bahwa meskipun datang dari benua lain, Ferroviário siap memberikan perlawanan sengit dan menjadikan setiap laga tur di Indonesia sebagai panggung adu ketangguhan. (bersambung ke part #6)

Editor : Niko auglandy
#Persebaya Surabaya #Ferroviario #indonesia #tur