RADARSOLO.COM - Persaingan Grup B Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 juga tak kalah ketat. Hingga memasuki dua laga terakhir babak penyisihan, belum ada satu pun tim yang benar-benar aman mengunci tiket ke babak 16 besar.
PSD Demak sementara memimpin klasemen dengan koleksi 10 poin hasil dari tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Meski tampil konsisten, peluang PSD Demak untuk lolos belum sepenuhnya tergenggam. Nasib mereka masih sangat bergantung pada hasil dua pertandingan sisa.
Di posisi berikutnya, PSIK Klaten membuntuti dengan 7 poin, disusul Revo Football Club yang mengoleksi 6 poin.
Kedua tim tersebut masih memiliki peluang besar untuk menyalip sekaligus mengamankan tempat di fase gugur.
Sementara itu, Wisesa FC berada dalam situasi paling sulit. Klub asal Semarang tersebut belum meraih satu poin pun setelah selalu menelan kekalahan dalam empat laga yang telah dijalani. Secara matematis, peluang Wisesa FC untuk lolos semakin menipis.
Peluang PSIK Klaten untuk melangkah ke babak 16 besar akan ditentukan melalui dua laga tandang krusial di Stadion Citarum, Semarang.
Laskar Harimau Merapi dijadwalkan menghadapi Wisesa FC pada 18 Januari 2026, sebelum bersua Revo FC pada 21 Januari 2026.
Secara statistik, PSIK Klaten di atas angin. Pada pertemuan putaran pertama di Stadion Trikoyo, PSIK Klaten tampil dominan dengan kemenangan telak 7-0 atas Wisesa FC (3/1) dan 5-0 kontra Revo FC (11/1).
Namun, sepak bola selalu menyimpan kejutan. Bermain di kandang lawan dan tekanan laga penentuan membuat segala kemungkinan masih terbuka.
Dua laga tersisa ini dipastikan menjadi penentu akhir peta persaingan Grup B Liga 4 Jateng 2025/2026. (nik)
Editor : Niko auglandy