RADARSOLO.COM - Bek Persis Solo, Rian Miziar, mengalami cedera serius yang membuatnya harus menjalani tindakan operasi. Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan Rian mengalami patah tulang rahang di dua titik (fraktur mandibula) yang disertai pergeseran posisi gigi.
Setelah kondisinya dinyatakan stabil, Rian langsung dilarikan ke Rumah Sakit JIH Solo untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Proses operasi pun telah dilakukan dan berjalan dengan baik.
Dokter tim Persis Solo, dr. Iwan Wahyu Utomo memastikan operasi tersebut berjalan lancar dan hasilnya cukup positif.
“Operasi dilakukan hari Sabtu dan hasilnya bagus. Untuk masa pemulihan awal sebenarnya cukup cepat karena sudah melalui tindakan operasi. Sekitar dua minggu nanti kontrol dan evaluasi, kemudian dilanjutkan latihan berbicara serta terapi mandibula untuk mengembalikan fungsi seperti semula,” ujar dr. Iwan kepada Jawa Pos Radar Solo.
Meski demikian, peluang Rian Miziar untuk segera kembali merumput masih belum dapat dipastikan. Cedera pada rahang membuat pemain bertahan Laskar Sambernyawa itu mengalami keterbatasan dalam mengonsumsi makanan, yang berdampak langsung pada kondisi fisik dan kebugarannya.
“Saat ini Rian masih kesulitan mengonsumsi makanan dan sementara hanya bisa makan bubur sampai fungsi mulutnya kembali normal. Dengan kondisi seperti ini, cukup berisiko jika dipaksakan kembali ke lapangan terlalu cepat,” jelasnya.
dr. Iwan menambahkan, keputusan terkait waktu comeback Rian masih menunggu hasil konsultasi lanjutan dengan dokter yang menanganMengharuka
“Untuk kembali ke lapangan masih menunggu hasil konsultasi lanjutan. Jadi kemungkinan memang membutuhkan waktu yang agak lama,” tambahnya.
Absennya Rian tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Persis Solo, mengingat lini pertahanan tim masih membutuhkan stabilitas di sisa kompetisi. (hj/nik)