RADARSOLO.COM - Matchday ke-6 atau laga terakhir babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 yang digelar Rabu sore (21/1/2026) berlangsung panas. Seluruh tim bertarung habis-habisan demi mengamankan tiga poin terakhir, dengan satu tujuan: merebut tiket menuju babak 16 besar.
Dari Grup A, Persiharjo Sukoharjo tampil meyakinkan saat menjamu Safin Pati FC di Stadion Gelora Merdeka. Bermain agresif sejak menit awal, Persiharjo sukses menutup laga penyisihan dengan kemenangan telak 3-0.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persiharjo langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan yang dibangun tim asal Sukoharjo itu membuahkan hasil pada menit ke-32.
Dedi Cahyono Putro sukses membuka keunggulan lewat eksekusi penalti setelah pemain Safin Pati FC melakukan pelanggaran di area terlarang.
Gol pembuka tersebut membuat permainan Persiharjo semakin percaya diri. Hanya berselang beberapa menit, keunggulan berhasil digandakan.
Berawal dari situasi bola mati, kiper Safin Pati FC gagal mengantisipasi bola dengan sempurna. Bola muntah kemudian disambar Febriyan Ahadita yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40.
Persiharjo menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Memasuki babak kedua, Safin Pati FC mencoba keluar dari tekanan. Namun, solidnya lini belakang Persiharjo mampu meredam setiap upaya serangan lawan.
Gol ketiga Persiharjo tercipta pada menit ke-66. Fadhil berhasil memanfaatkan umpan terukur dari Wahyu sebelum menuntaskan peluang dengan penyelesaian dingin yang tak mampu dibendung kiper Safin Pati FC. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Sementara itu, laga sarat tensi terjadi di Stadion Krida Rembang. Duel antara PSIR Rembang kontra Persikaba Blora berakhir tanpa gol. Skor kacamata 0-0 cukup untuk memastikan kedua tim tetap berada di jalur persaingan, meski nasib mereka berbeda di akhir fase grup.
Hasil tersebut membuat Persiharjo Sukoharjo keluar sebagai juara Grup A dengan koleksi 13 poin dari enam laga. Persiharjo mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, dengan produktivitas 13 gol serta hanya tiga kali kebobolan.
PSIR Rembang finis tepat di bawahnya, juga mengoleksi 13 poin dengan catatan identik: empat menang, satu seri, dan satu kalah. Namun, PSIR harus puas di posisi kedua lantaran selisih gol yang kalah, setelah mencetak 13 gol namun kebobolan enam kali.
Sementara itu, Persikaba Blora menempati peringkat ketiga dengan 8 poin dari enam laga (dua menang, dua seri, dua kalah). Mereka mencetak 12 gol dan kebobolan enam kali. Adapun Safin Pati FC harus menelan pil pahit sebagai juru kunci, tanpa satu pun poin dari enam pertandingan, hanya mencetak dua gol dan kebobolan hingga 25 kali.
Dengan klasemen akhir tersebut, Persiharjo Sukoharjo dan PSIR Rembang dipastikan lolos ke babak 16 besar karena finis di dua posisi teratas. Sementara Persikaba Blora masih harus menunggu kepastian nasib.
Pasalnya, masih tersedia dua slot dari jalur peringkat tiga terbaik. Peluang Persikaba akan ditentukan dari hasil laga terakhir Grup G yang baru akan digelar Kamis (22/1/2026), mempertemukan Wijayakusuma FC (Cilacap) melawan Persibat Batang. (nik)
Editor : Niko auglandy