RADARSOLO.COM - Matchday ke-6 atau laga terakhir babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 yang digelar Rabu sore (21/1/2026) berlangsung panas. Seluruh tim bertarung habis-habisan demi mengamankan tiga poin terakhir, dengan satu tujuan: merebut tiket menuju babak 16 besar.
GRUP A: Persiharjo Akhirnya Bisa Lolos
Dari Grup A, Persiharjo Sukoharjo tampil meyakinkan saat menjamu Safin Pati FC di Stadion Gelora Merdeka. Bermain agresif sejak menit awal, Persiharjo sukses menutup laga penyisihan dengan kemenangan telak 3-0.
Sementara itu, laga sarat tensi terjadi di Stadion Krida Rembang. Duel antara PSIR Rembang kontra Persikaba Blora berakhir tanpa gol. Skor kacamata 0-0 cukup untuk memastikan kedua tim tetap berada di jalur persaingan, meski nasib mereka berbeda di akhir fase grup.
Hasil tersebut membuat Persiharjo Sukoharjo keluar sebagai juara Grup A dengan koleksi 13 poin dari enam laga. Persiharjo mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, dengan produktivitas 13 gol serta hanya tiga kali kebobolan.
PSIR Rembang finis tepat di bawahnya, juga mengoleksi 13 poin dengan catatan identik: empat menang, satu seri, dan satu kalah. Namun, PSIR harus puas di posisi kedua lantaran selisih gol yang kalah, setelah mencetak 13 gol namun kebobolan enam kali.
Sementara itu, Persikaba Blora menempati peringkat ketiga dengan 8 poin dari enam laga (dua menang, dua seri, dua kalah). Mereka mencetak 12 gol dan kebobolan enam kali.
Adapun Safin Pati FC harus menelan pil pahit sebagai juru kunci, tanpa satu pun poin dari enam pertandingan, hanya mencetak dua gol dan kebobolan hingga 25 kali.
Dengan klasemen akhir tersebut, Persiharjo Sukoharjo dan PSIR Rembang dipastikan lolos ke babak 16 besar karena finis di dua posisi teratas. Sementara Persikaba Blora masih harus menunggu kepastian nasib.
Pasalnya, masih tersedia dua slot dari jalur peringkat tiga terbaik. Peluang Persikaba akan ditentukan dari hasil laga terakhir Grup G yang baru akan digelar Kamis (22/1/2026), mempertemukan Wijayakusuma FC (Cilacap) melawan Persibat Batang.
GRUP B : PSD Demak dan PSIK Klaten Tersenyum Lebar
Laga terakhir babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 yang digelar Rabu sore (21/1/2026) turut menyajikan drama menarik di Grup B. Persaingan perebutan tiket babak 16 besar berlangsung ketat hingga peluit akhir.
Bermain di Stadion Sultan Agung Demak, PSD Demak tampil solid saat menghadapi Wisesa FC. Tanpa banyak kesulitan, tuan rumah menutup fase grup dengan kemenangan 2-0, sekaligus memastikan diri sebagai pemuncak klasemen.
Drama justru tersaji di laga lain yang berlangsung di Stadion Citarum Semarang. Duel antara Revo FC kontra PSIK Klaten berjalan penuh tensi.
PSIK Klaten sempat unggul nyaman 2-0 di babak pertama, namun keunggulan tersebut sirna setelah Revo FC bangkit di paruh kedua. Dua gol balasan Revo memaksa laga berakhir imbang 2-2.
Hasil tersebut membuat PSD Demak finis sebagai juara Grup B dengan koleksi 14 poin. Dari enam laga, PSD mencatatkan empat kemenangan dan dua hasil imbang, tanpa sekalipun menelan kekalahan. Produktivitas mereka juga cukup impresif dengan 15 gol, sementara hanya enam kali kebobolan.
Di posisi kedua, PSIK Klaten mengamankan 11 poin hasil dari tiga kemenangan, dua seri, dan satu kekalahan. Tim asal Klaten itu tampil agresif sepanjang fase grup dengan torehan 19 gol, serta hanya kebobolan lima kali.
Sementara itu, Revo FC Semarang harus puas finis di peringkat ketiga dengan 8 poin (dua menang, dua seri, dua kalah).
Nasib mereka belum sepenuhnya tertutup. Revo masih berpeluang lolos ke babak 16 besar lewat jalur peringkat tiga terbaik, meski harus menunggu hasil akhir dari grup lain.
Adapun posisi juru kunci ditempati Wisesa FC Semarang. Tim ini mengakhiri babak penyisihan tanpa satu pun poin setelah selalu kalah dalam enam laga. Wisesa hanya mampu mencetak lima gol dan sudah 19 kali kebobolan.
Dengan demikian, PSD Demak dan PSIK Klaten dipastikan lolos otomatis ke babak 16 besar. Sementara Revo FC Semarang kini hanya bisa menunggu kepastian, siapa yang jadi peringkat tiga terbaik.
GRUP C: Persipur Purwodadi dan Persebi Bernafas Lega
Babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 resmi berakhir pada Rabu sore (21/1/2026). Dari Grup C, dua tiket ke babak 16 besar akhirnya menjadi milik Persipur Purwodadi dan Persebi Boyolali.
Pada laga yang digelar di Wisesa Soccer Field Demak, Persebi Boyolali tampil efektif saat menghadapi Mahesa Jenar Muda.
Gol-gol Persebi tercipta dalam waktu berdekatan di babak kedua. Ferdiansyah membuka keunggulan pada menit ke-68, disusul Gigih dua menit berselang. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.
Di pertandingan lainnya, Persipur Purwodadi kembali menunjukkan dominasinya. Bermain di Stadion Kridha Bhakti, Laskar Ki Ageng Pandanaran menundukkan Bhayangkara Muda FC dengan skor meyakinkan 3-0.
Gol Persipur dicetak oleh Shofa saat laga baru berjalan tiga menit, Noka lewat titik penalti pada menit ke-60, serta Pingit yang mengunci kemenangan pada menit ke-81.
Hasil tersebut menegaskan status Persipur Purwodadi sebagai pemuncak klasemen Grup C dengan catatan nyaris sempurna.
Dari enam laga, Persipur menyapu bersih semuanya dengan kemenangan. Total 18 poin berhasil dikumpulkan, tanpa satu pun hasil seri atau kekalahan.
Tak hanya itu, produktivitas gol Persipur juga mencolok. Mereka mencetak 29 gol sepanjang babak penyisihan dan hanya enam kali kebobolan, menjadikan Persipur sebagai salah satu tim paling subur dan solid di Liga 4 Jateng musim ini.
Di posisi kedua, Persebi Boyolali mengoleksi 12 poin hasil dari empat kemenangan dan dua kekalahan. Persebi mencatatkan 19 gol dan kebobolan delapan kali, cukup untuk mengamankan tiket ke fase gugur.
Sementara itu, posisi ketiga dan keempat ditempati Bhayangkara Muda FC serta Mahesa Jenar Traum
Dua wakil Semarang tersebut sama-sama hanya meraih satu kemenangan sepanjang babak penyisihan—yang terjadi saat saling berhadapan. Sisanya, mereka harus menelan kekalahan masing-masing dua kali dari Persipur dan Persebi.
Dengan demikian, Persipur Purwodadi dan Persebi Boyolali resmi lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jateng 2025/2026, sementara dua tim lainnya harus mengakhiri langkah lebih awal.
GRUP D: Slawi United Temani Persitema ke 16 Besar
Babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 dari Grup D tuntas digelar pada Rabu sore (21/1/2026). Laga pamungkas mempertemukan Slawi United melawan PSIW Wonosobo di Stadion Tri Sanja, Tegal.
Slawi United tampil efektif dan mampu menutup fase grup dengan kemenangan 2-0 atas PSIW. Tiga poin dari laga terakhir ini menjadi penentu nasib Slawi United di klasemen akhir.
Tambahan poin membuat Slawi United mengoleksi total 6 poin dari empat laga yang dijalani. Catatannya yakni sekali menang, dua kali imbang, dan sekali kalah, dengan produktivitas 5 gol serta 5 kali kebobolan.
Raihan poin Slawi United sejajar dengan Persitema Temanggung, yang juga mengumpulkan 6 poin. Bedanya, Persitema mencatatkan sekali menang dan tiga kali seri, serta menjadi satu-satunya tim di Grup D yang tidak pernah kalah sepanjang babak penyisihan.
Sementara itu, PSIW Wonosobo harus mengakhiri langkah lebih awal. Tim asal Kota Dingin tersebut finis sebagai juru kunci klasemen dengan raihan 4 poin, hasil dari sekali menang, sekali seri, dan dua kekalahan.
Dengan komposisi klasemen akhir tersebut, Persitema Temanggung dan Slawi United resmi memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jateng 2025/2026. Sebaliknya, PSIW Wonosobo harus legawa tersingkir, meski sempat menjaga asa hingga laga terakhir.
GRUP E: Gol Menit Akhir Antar Persibas juara grup
Babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 dari Grup E resmi berakhir pada Rabu sore (21/1/2026). Dua laga terakhir menghadirkan drama penentuan posisi klasemen, sekaligus memastikan dua tim yang berhak melaju ke babak 16 besar.
Di Stadion Satria Purwokerto, Persibas Banyumas harus bekerja keras saat menghadapi PSIP Pemalang.
Laga berjalan ketat hingga menit akhir, sebelum akhirnya Malik muncul sebagai pembeda lewat gol krusial pada menit ke-95. Gol dramatis tersebut memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi Laskar Bawor.
Sementara itu, di laga Grup E lainnya, Persibangga Purbalingga tampil menggila saat berhadapan dengan PPSM Magelang di Stadion Goentoer Darjono. Persibangga berpesta gol dan menang telak 5-0.
Hat-trick dicetak Yohan Patrick pada menit 1’, 29’, dan 64’, sedangkan dua gol tambahan disumbangkan Haidar (50’) dan Dwi Adi (67’). Kemenangan besar ini mengukuhkan Persibangga sebagai salah satu tim paling produktif di grup.
Berdasarkan hasil dua laga tersebut, Persibas Banyumas memastikan diri finis sebagai pemuncak klasemen Grup E dengan raihan 15 poin. Dari enam laga, Persibas mencatatkan lima kemenangan dan satu kekalahan, dengan koleksi 11 gol serta enam kali kebobolan.
Di posisi kedua, Persibangga Purbalingga mengumpulkan 13 poin, hasil empat kali menang, satu seri, dan satu kalah. Produktivitas gol Persibangga terbilang impresif, yakni 15 gol dengan hanya empat kali kebobolan.
Sementara itu, PSIP Pemalang harus puas finis di peringkat ketiga dengan 5 poin, hasil dari sekali menang, dua seri, dan tiga kekalahan.
Adapun PPSM Magelang terpuruk di dasar klasemen. Dari enam laga, PPSM hanya meraih 1 poin, hasil sekali seri dan lima kekalahan, dengan catatan dua gol dan 12 kali kebobolan.
Dengan klasemen akhir tersebut, Persibas Banyumas dan Persibangga Purbalingga resmi mengunci tiket ke babak 16 besar Liga 4 Jateng 2025/2026. Sebaliknya, PSIP Pemalang dan PPSM Magelang harus mengakhiri perjuangan lebih awal.
Grup F: Persak Kebumen dan Persik Lolos
Babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 dari Grup F resmi berakhir pada Rabu sore (21/1/2026). Dua laga terakhir berlangsung sengit karena menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke babak 16 besar.
Bertanding di Stadion Sarwo Edhi Wibowo, Persak Kebumen sukses mengamankan kemenangan penting atas Persibara Banjarnegara dengan skor tipis 1-0. Tiga poin ini menjadi sangat krusial karena langsung mengantar Persak melesat ke puncak klasemen akhir Grup F.
Sementara itu, drama juga tersaji di laga lain Grup F. Persik Kendal harus mengakui keunggulan Persikama Kabupaten Magelang dengan skor 1-2. Dua gol kemenangan Persikama dicetak oleh Akhsay pada menit 45’ dan Iswandi menit 63’, yang membuat laga berjalan panas hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil-hasil tersebut mengubah peta klasemen secara signifikan. Persak Kebumen akhirnya finis sebagai pemuncak klasemen Grup F dengan raihan 10 poin, hasil tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Dari enam laga, Persak mencatatkan delapan gol dan hanya empat kali kebobolan.
Di posisi kedua, Persik Kendal harus puas mengoleksi 9 poin. Catatan mereka adalah tiga kemenangan dan tiga kekalahan, dengan produktivitas sembilan gol serta lima kali kebobolan.
Meski kalah di laga terakhir, Persik Kendal tetap berhak melaju karena finis di dua besar.
Dengan demikian, Persak Kebumen dan Persik Kendal resmi memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jateng 2025/2026.
Berbeda nasib dialami Persikama Kabupaten Magelang. Meski menutup babak penyisihan dengan kemenangan, Persikama hanya mampu mengoleksi 8 poin, hasil dua kali menang, dua seri, dan dua kalah.
Posisi ini membuat mereka harus menunggu nasib melalui jalur peringkat tiga terbaik, sembari berharap hasil dari Grup G berpihak.
Adapun Persibara Banjarnegara harus rela finis sebagai juru kunci Grup F dengan raihan 7 poin, hasil dua kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan. Langkah Persibara pun terhenti di babak penyisihan.
GRUP G: Semua Masih Punya Peluang
Babak penyisihan Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 dari Grup G belum sepenuhnya rampung. Satu laga pamungkas masih akan menentukan nasib seluruh kontestan di grup ini.
Laga terakhir Grup G mempertemukan Wijayakusuma FC melawan Persibat Batang yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap, Kamis (22/1/2026) dengan kickoff pukul 15.00 WIB.
Hingga menjelang pertandingan penentuan tersebut, Persibat Batang masih bertengger sebagai pemuncak klasemen sementara Grup G dengan tabungan 6 poin. Persibat mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang, dengan produktivitas tiga gol serta dua kali kebobolan.
Di bawahnya, ISP Purworejo juga mengoleksi 6 poin, hasil dari dua kemenangan dan dua kekalahan. Namun, ISP sudah menuntaskan seluruh laga babak penyisihan. Mereka kini hanya bisa menunggu hasil duel Persibat kontra Wijayakusuma untuk mengetahui apakah tiket ke babak 16 besar bisa diamankan.
Sementara itu, Wijayakusuma FC berada di posisi juru kunci dengan raihan 3 poin, hasil satu kemenangan dan dua kekalahan.
Meski demikian, peluang Wijayakusuma belum sepenuhnya tertutup. Bermain di kandang sendiri pada laga terakhir, mereka wajib menang jika ingin membuka asa lolos.
Jika Wijayakusuma mampu mengalahkan Persibat Batang, maka Grup G berpotensi diakhiri dengan tiga tim yang sama-sama mengoleksi 6 poin. Dalam kondisi tersebut, penentuan klasemen akhir akan sangat bergantung pada selisih gol dan produktivitas gol.
Saat ini, Wijayakusuma tercatat baru mencetak tiga gol dan kebobolan dua kali, modal yang membuat laga terakhir nanti dipastikan berlangsung panas dan penuh tensi. Satu pertandingan, satu peluang, dan satu tiket yang bisa mengubah nasib. (nik)
Editor : Niko auglandy