Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Prediksi Persis Solo vs Borneo FC: Pemain Baru Siap Unjuk Gigi, Head to Head Berimbang

Niko auglandy • Kamis, 22 Januari 2026 | 19:34 WIB
Gelandang Persis Solo Althaf Indie saat bermain melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda (2/3/2025).
Gelandang Persis Solo Althaf Indie saat bermain melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda (2/3/2025).

RADARSOLO.COM  - Persis Solo akan membuka perjalanan putaran kedua Super League 2025/2026 dengan tantangan berat. Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu Borneo FC Samarinda di Stadion Manahan, Jumat sore (22/1/2026).

Jika menilik klasemen sementara, posisi kedua tim bak bumi dan langit. Borneo FC kini bertengger di peringkat kedua dengan koleksi 37 poin, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Persib Bandung. Pesut Etam tampil konsisten sepanjang putaran pertama dan masih berada dalam jalur perburuan gelar juara.

Sebaliknya, Persis Solo masih berjibaku di papan bawah. Tim asal Kota Bengawan itu menempati posisi ke-16 dengan raihan 10 poin hasil dari dua kemenangan, empat hasil imbang, dan 11 kekalahan dari 17 laga di putaran pertama.

Meski demikian, Persis tidak kehilangan rasa percaya diri. Kemenangan atas Semen Padang di laga terakhir putaran pertama menjadi suntikan moral penting jelang duel kontra Borneo FC.

Tak hanya itu, jika menengok rekor pertemuan, Persis punya alasan untuk optimistis. Dari delapan pertemuan terakhir, Persis mencatatkan tiga kemenangan, sementara Borneo FC unggul tipis dengan empat kemenangan, dan satu laga berakhir imbang.

Di putaran pertama musim ini, Persis memang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor tipis 0-1 saat bermain tandang pada 22 September 2025. Namun musim lalu, Persis justru tampil dominan dengan dua kemenangan, masing-masing 3-2 di laga tandang (19/10/2024) dan 1-0 di Stadion Manahan (2/3/2025).

“Kami tahu akan menghadapi Borneo FC. Kami respect, tapi kami tidak takut dengan kekuatan lawan. Meski mereka sedang dalam perburuan gelar juara, kami ingin memenangkan pertandingan ini di depan suporter,” ujar Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija, saat jumpa pers di Stadion Manahan, Kamis sore (22/1).

Memasuki putaran kedua, Persis datang dengan wajah baru dan motivasi yang meningkat. Owner Persis Solo, Kaesang Pangarep, dikabarkan kembali siap mengawal langsung tim di lapangan setelah lebih dari dua tahun tak hadir secara langsung mendampingi skuad.

Selain itu, pergerakan Persis di bursa transfer juga menjadi angin segar. Tiga pemain asing asal Serbia resmi bergabung, yakni Vukasin Vranes (kiper), Dusan Mijic (bek), dan Miroslav Maricic (gelandang). Tak hanya itu, tiga pemain lokal berstatus pinjaman turut merapat: Alfiyanto Nico (Persija Jakarta), Yabes Roni (Bali United), dan Kadek Raditya Maheswara (Persebaya Surabaya).

Di sisi lain, Persis juga melepas tiga pemainnya ke klub lain, yakni Arapenta Poerba, Sidik Saimima, dan Giovani Numberi.

Namun, tanda tanya masih mengiringi laga melawan Borneo FC. Berdasarkan laman resmi I.League, hingga Kamis malam, baru Alfiyanto Nico yang tercatat sudah terdaftar dalam skuad Persis. Lima pemain anyar lainnya belum teregistrasi. Meski demikian, manajemen Persis diyakini tengah berpacu dengan waktu agar para pemain baru bisa segera didaftarkan dan berpeluang tampil.

“Ini momen krusial bagi kami. Kami ingin fokus pada permainan sendiri dan tidak terpengaruh lawan. Pemain asing baru kami terus berprogres, semoga mereka bisa memberikan yang terbaik untuk tim ini,” tutur Milo, sapaan akrab Milomir Seslija.

Sementara itu, dari kubu lawan, Borneo FC juga melakukan penyesuaian skuad. Menjelang putaran kedua, Pesut Etam meminjamkan dua pemain asingnya, Douglas Coutinho dan Aldair Simanca. Keputusan tersebut diambil demi memberi ruang mendatangkan pemain baru, salah satunya Marcos Astina.

“Kami berpikir akan lebih baik mengatur skuad dengan cara berbeda di putaran kedua. Untuk mendatangkan pemain baru, kami harus memiliki anggaran yang cukup,” ujar pelatih Borneo FC Fabio Lefundes.

Meski mengakui secara finansial Borneo FC kalah dibanding beberapa rival di papan atas, Lefundes tetap bangga dengan pencapaian timnya.

“Kenyataannya, tim-tim di atas menghabiskan lebih banyak dana daripada kami. Tapi kami menuntaskan putaran pertama di posisi kedua,” pungkasnya.

Duel Persis Solo kontra Borneo FC pun dipastikan berlangsung panas. Bagi Persis, laga ini bukan sekadar pembuka putaran kedua, melainkan momentum kebangkitan untuk mulai menjauh dari zona degradasi. Jika mampu mencuri poin di Stadion Manahan, kepercayaan diri Laskar Sambernyawa bisa benar-benar terangkat. (nik)

 

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #liga 1 #borneofc