RADARSOLO.COM - Perebutan posisi teratas klasemen BRI Super League 2025-2026 semakin memanas memasuki awal putaran kedua.
Persib Bandung kembali menunjukkan keseriusannya dalam perburuan gelar juara setelah berhasil merebut lagi posisi puncak klasemen dari tangan Borneo FC Samarinda.
Maung Bandung sempat turun ke peringkat kedua.
Namun kemenangan atas PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (25/1/2026) malam, menjadi momentum penting untuk mengembalikan dominasi mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Tambahan tiga poin dari laga tersebut membuat Persib kini unggul tipis dalam persaingan ketat dengan Borneo FC, yang sebelumnya sempat menikmati posisi teratas klasemen.
Saling Salip Persib dan Borneo FC di Puncak Klasemen
Persaingan Persib Bandung dan Borneo FC di papan atas berjalan sangat ketat sejak memasuki putaran kedua.
Kedua tim memiliki selisih poin dan jumlah pertandingan yang sangat tipis, sehingga perubahan posisi klasemen terjadi dalam hitungan hari.
Borneo FC sempat mengambil alih puncak klasemen setelah menaklukkan Persis Solo dengan skor tipis 1-0 pada Jumat (23/1/2026).
Kemenangan tersebut membawa Pesut Etam mengoleksi 40 poin dari 18 pertandingan, unggul dua angka dari Persib yang baru memainkan 17 laga.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menilai hasil positif di awal putaran kedua menjadi modal penting timnya untuk terus bersaing di jalur juara.
“Kami mengawali putaran kedua dengan hasil positif. Ini penting karena persaingan di paruh musim ini jauh lebih berat dibanding putaran pertama,” ujar Fabio Lefundes.
Namun keunggulan Borneo FC di puncak klasemen tak bertahan lama.
Dua hari berselang, Persib tampil solid saat menjamu PSBS Biak dan sukses mengamankan kemenangan lewat satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan tersebut.
Hasil itu membuat Persib kembali melesat ke posisi teratas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026.
Persib Umumkan Dua Rekrutan Baru
Tak hanya puas merebut puncak klasemen, Persib Bandung juga langsung mengirim sinyal kuat soal ambisi juara mereka.
Usai laga kontra PSBS Biak, manajemen klub memperkenalkan dua pemain anyar di hadapan publik Stadion GBLA.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, resmi menyambut kedatangan Layvin Kurzawa, bek kiri berpengalaman yang pernah membela Paris Saint-Germain (PSG).
Serta Dion Markx, pemain muda Timnas Indonesia U-20 yang sebelumnya berkiprah bersama NEC Nijmegen.
Kehadiran Kurzawa diharapkan mampu menambah kedalaman dan kualitas lini belakang Persib.
Sementara Dion Markx diproyeksikan menjadi investasi jangka panjang Maung Bandung di sektor pemain muda.
Langkah cepat Persib di bursa transfer paruh musim ini semakin menegaskan keseriusan mereka menjaga konsistensi performa hingga akhir kompetisi.
Borneo FC Datangkan Bek Asal Brasil
Di sisi lain, Borneo FC Samarinda juga terus bergerak memperkuat tim.
Fabio Lefundes sebelumnya mengakui bahwa proses perekrutan pemain di putaran kedua tak selalu berjalan mulus.
Bukan hanya menyangkut kebutuhan teknis, tetapi juga persoalan administrasi seperti visa.
“Semua tim mendatangkan pemain baru. Prosesnya tidak hanya soal kualitas di lapangan, tetapi juga administrasi seperti visa yang cukup memengaruhi kesiapan tim,” jelas Fabio.
Ia juga menyebut adanya perubahan komposisi skuad akibat beberapa pemain yang hengkang.
Sehingga tim pelatih harus kembali menyusun struktur dan strategi permainan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Pada Senin (26/1/2026), Borneo FC resmi mengumumkan perekrutan Kaio Nunes, bek kiri asal Brasil berusia 30 tahun.
Nunes bergabung dari Al Ahli Bahraini Club, klub yang juga pernah dibela striker andalan Pesut Etam, Juan Villa.
Kehadiran Kaio Nunes diharapkan mampu memperkokoh lini pertahanan Borneo FC dalam menghadapi ketatnya persaingan di putaran kedua Super League 2025-2026.
Laga Penentuan Menanti Borneo FC
Kesempatan Borneo FC untuk kembali merebut puncak klasemen dari Persib Bandung akan datang dalam waktu dekat.
Pesut Etam dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta pada Minggu (1/2/2026) sore di Stadion Segiri, Samarinda.
Hasil pertandingan tersebut berpotensi kembali mengubah peta persaingan di papan atas, sekaligus menegaskan bahwa perburuan gelar juara musim ini masih terbuka lebar dan sulit diprediksi. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria