RADARSOLO.COM - Babak penyisihan Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) telah rampung. Sebanyak delapan tim memastikan diri melaju ke fase 8 besar setelah finis di dua posisi teratas dari masing-masing empat grup yang telah dipertandingkan.
Meski demikian, hingga berita ini ditulis PSSI dan I.League belum mengumumkan secara resmi pembagian pertandingan maupun jadwal babak 8 besar.
Publik sepak bola masih menunggu kepastian siapa akan bertemu siapa pada fase gugur kompetisi kasta ketiga nasional tersebut.
Kendati jadwal dan drawing belum dirilis, gambaran lanjutan kompetisi sebenarnya sudah tertuang dalam Regulasi Liga Nusantara 2025/2026 yang dipublikasikan melalui laman resmi I.League.
Regulasi tersebut mengatur secara rinci tahapan kompetisi mulai dari quarterfinal, semifinal, hingga penentuan tim promosi ke Pegadaian Championship musim 2026/2027.
Babak quarterfinal akan diikuti oleh delapan klub dan dimainkan dengan sistem single match di stadion yang ditetapkan oleh I.League.
Apabila pertandingan berakhir imbang pada waktu normal, laga akan dilanjutkan ke babak extra time dan bila masih belum ada pemenang, penentuan dilakukan melalui adu penalti.
Dalam skema regulasi, juara grup akan berhadapan dengan runner-up dari grup lain.
Dejan FC sebagai juara Grup A sepertinya diproyeksikan menghadapi Pekanbaru FC selaku runner-up Grup B.
Sementara itu, juara Grup B PSGC Ciamis berpeluang bertemu Batavia FC sebagai runner-up Grup A.
Di laga lain, Persika Karanganyar selaku juara Grup C akan menghadapi Persiba Bantul dari Grup D, sedangkan Persekabpas sebagai juara Grup D diperkirakan melawan RANS Nusantara FC yang finis sebagai runner-up Grup C.
Namun untuk kepastiannya benar tidaknya catatan ini, tentu harus menunggu keputusan resmi dari I. League terlebih dahulu.
Empat tim yang mampu memenangkan laga quarterfinal akan melaju ke babak semifinal. Fase ini kembali menggunakan sistem pertandingan tunggal di stadion netral yang ditentukan oleh I.League.
Apabila skor kembali berakhir imbang, mekanisme extra time dan adu penalti tetap diberlakukan.
Pada babak ini, pemenang quarterfinal pertama akan bertemu pemenang quarterfinal kedua, sementara pemenang quarterfinal ketiga akan menghadapi pemenang quarterfinal keempat.
Menariknya, regulasi Liga Nusantara memberi peluang promosi lebih luas.
Dua tim yang kalah di babak semifinal tidak langsung tersingkir sepenuhnya, melainkan akan bertemu dalam laga final play-off promosi.
Pertandingan ini dimainkan satu kali dan pemenangnya berhak mengamankan satu tiket promosi ke Pegadaian Championship 2026/2027.
Sementara itu, dua tim yang memenangkan laga semifinal akan bertemu di Grand Final Liga Nusantara 2025/2026.
Selain memperebutkan gelar juara, kedua finalis juga otomatis memastikan promosi ke Pegadaian Championship musim depan.
Tim yang keluar sebagai pemenang grand final akan dinobatkan sebagai juara Liga Nusantara 2025/2026.
Dengan format tersebut, fase gugur Liga Nusantara dipastikan berlangsung ketat dan kompetitif.
Tidak hanya perebutan gelar juara, setiap pertandingan juga menjadi penentuan nasib klub dalam upaya menembus level kompetisi yang lebih tinggi pada musim mendatang. (nik)
Editor : Niko auglandy