RADARSOLO.COM – Babak perempat final atau 8 besar Liga Nusantara 2025/2026 dipastikan akan dipusatkan di Kota Solo. Sebanyak empat laga krusial dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 30–31 Januari 2026.
Berdasarkan regulasi kompetisi, setiap juara grup akan berhadapan dengan runner-up dari grup lain. Skema ini membuat persaingan di fase gugur dipastikan berlangsung ketat sejak pertandingan pertama.
Pada Jumat (30/1), dua laga akan digelar di Lapangan Kota Barat, Solo. Pertandingan pembuka mempertemukan Dejan FC vs Pekanbaru FC dengan kick-off pukul 15.00 WIB.
Dejan FC melaju sebagai juara Grup A dan diproyeksikan menghadapi Pekanbaru FC yang finis sebagai runner-up Grup B.
Masih di hari yang sama, laga kedua akan mempertemukan PSGC Ciamis vs Batavia FC. Duel juara Grup B melawan runner-up Grup A ini dijadwalkan kickoff pukul 19.45 WIB, juga di Lapangan Kota Barat.
Sementara itu, dua pertandingan sisanya akan dimainkan pada Sabtu (31/1) di Lapangan UNS, Solo. Pada laga sore, Persika Karanganyar yang keluar sebagai juara Grup C akan menantang Persiba Bantul, wakil Grup D, dengan kick-off pukul 15.00 WIB.
Laga pamungkas babak 8 besar akan mempertemukan Persekabpas Pasuruan vs RANS Nusantara FC. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pukul 19.45 WIB.
Persekabpas melaju sebagai juara Grup D, sementara RANS Nusantara FC finis sebagai runner-up Grup C.
Seluruh pertandingan babak perempat final Liga Nusantara 2025/2026 rencananya akan disiarkan langsung melalui Nusantara TV serta kanal YouTube ILeague TV.
Di lain sisi, Babak penyisihan Liga Nusantara 2025/2026 sendiri telah rampung. Delapan tim memastikan langkah ke fase 8 besar setelah menempati dua posisi teratas dari masing-masing empat grup.
Sementara itu, babak perempat final diikuti delapan klub dan dimainkan dengan sistem single match di stadion yang ditetapkan oleh I.League.
Apabila laga berakhir imbang di waktu normal, pertandingan akan dilanjutkan ke babak extra time dan, jika masih seri, ditentukan melalui adu penalti.
Empat tim pemenang babak perempat final berhak melaju ke semifinal. Fase ini juga menggunakan format pertandingan tunggal di stadion netral. Pemenang laga perempat final pertama akan menghadapi pemenang laga kedua, sementara pemenang laga ketiga bertemu pemenang laga keempat.
Menariknya, regulasi Liga Nusantara memberikan peluang promosi yang cukup terbuka. Dua tim yang kalah di babak semifinal tidak langsung gugur, melainkan akan bertemu dalam laga final play-off promosi.
Pemenang pertandingan ini berhak mengamankan satu tiket promosi ke Pegadaian Championship 2026/2027.
Adapun dua tim yang memenangi babak semifinal akan saling berhadapan di Grand Final Liga Nusantara 2025/2026. Selain memperebutkan gelar juara, kedua finalis otomatis memastikan promosi ke Pegadaian Championship musim depan.
Dengan format tersebut, fase gugur Liga Nusantara 2025/2026 dipastikan berlangsung sengit dan kompetitif.
Bukan hanya soal gelar juara, setiap pertandingan juga menjadi penentuan nasib klub untuk naik level ke kompetisi yang lebih tinggi pada musim mendatang. (nik)
Editor : Niko auglandy