Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dua Pemain Asing Persis Solo Dipastikan Gabung Klub Lain, Siapa Lagi yang Angkat Kaki dari Laskar Sambernyawa?

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 28 Januari 2026 | 15:57 WIB

 

GANTI JERSEY: Gervane Kastaneer mulai jalani latihan bersama Terengganu FC.
GANTI JERSEY: Gervane Kastaneer mulai jalani latihan bersama Terengganu FC.

RADARSOLO – Misteri absennya sejumlah pemain asing Persis Solo akhirnya mulai menemukan titik terang setelah beberapa pekan memantik tanda tanya di kalangan suporter. Manajemen Laskar Sambernyawa memastikan dua pemain asing, Gervane Kastaneer dan Cleylton Santos, tidak lagi menjadi bagian skuad pada paruh kedua BRI Super League 2025/2026.

Gervane Kastaneer sebelumnya sempat diisukan bakal merapat ke PSM Makassar. Namun, penyerang berdarah Curaçao itu justru memilih melanjutkan karier di luar Indonesia. Kastaneer resmi bergabung dengan klub Malaysia Super League, Terengganu FC.

Kepastian tersebut diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi Terengganu FC pada Selasa (27/1/2026). Dalam unggahan tersebut, manajemen klub menyambut kehadiran mantan bomber Persib Bandung dan Persis Solo itu sebagai rekrutan anyar.

“Terengganu FC dengan sukacitanya mengumumkan bahwa klub telah menandatangani pemain impor baru, Gervane Kastaneer, bagi memperkasakan barisan serangan pasukan untuk musim ini,” tulis pernyataan resmi Terengganu FC (28/1/2026).

Pemain berusia 28 tahun itu dikontrak hingga akhir 2026 dan diproyeksikan menjadi salah satu andalan lini depan klub asal Pantai Timur Malaysia tersebut. Kastaneer juga masuk dalam proyeksi tim nasional Curaçao untuk agenda internasional mendatang.

Sementara itu, nasib berbeda dialami Cleylton Santos. Bek asal Brasil tersebut dipastikan tetap berkiprah di BRI Super League, namun bukan lagi bersama Persis Solo. Cleylton resmi bergabung dengan Borneo FC Samarinda dengan status pemain pinjaman hingga akhir musim.

Pengumuman kepindahan Cleylton disampaikan melalui akun Instagram resmi Persis Solo, juga pada Selasa (27/1/2026). Keputusan ini cukup mengejutkan sebagian suporter, mengingat Cleylton masih menjadi bagian rotasi lini belakang Persis pada paruh pertama musim.

Meski performanya dinilai cukup solid, catatan kebobolan Persis Solo yang mencapai 38 gol di putaran pertama tampaknya membuat manajemen tak ragu melakukan perombakan di sektor pertahanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap skuad Laskar Sambernyawa.

Jika masa depan Kastaneer dan Cleylton sudah menemui kejelasan, pertanyaan besar berikutnya adalah nasib pemain asing Persis Solo lainnya yang belum tampak di paruh kedua musim ini. Sejumlah nama seperti Fuad Sule, Jordi Tutuarima, Adriano Castanheira, Xandro Schenk, hingga Zulfahmi Arifin masih menjadi tanda tanya.

Pelatih Persis Solo Milomir Seslija memilih irit bicara mengenai status para pemain tersebut.  Pelatih yang akrab disapa Milo tersebut menegaskan bahwa urusan kontrak dan kebijakan transfer sepenuhnya berada di tangan manajemen klub.

“Saya tidak tahu soal status pemain-pemain asing itu. Pekerjaan saya hanya melatih pemain yang ada. Hal-hal seperti ini seharusnya ditanyakan ke manajemen,” ujar Milo usai laga melawan Borneo FC, Jumat (23/1/2026).

Di tengah sikap tertutup manajemen, rumor mengenai nasib pemain asing Persis pun bermunculan. Salah satu akun Instagram pemerhati transfer, @transferligainndo, menyebut Persis diisukan telah sepakat mengakhiri kerja sama dengan empat pemain asing lainnya, yakni Xandro Schenk, Jordi Tutuarima, Fuad Sule, dan Adriano Castanheira.

“Persis Solo telah sepakat mengakhiri kerja sama dengan empat pemain asing yang dinilai belum menunjukkan performa maksimal,” tulis akun tersebut.

Namun hingga kini, kabar tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak klub.

Manajemen Persis Solo belum memberikan pernyataan detail terkait rumor tersebut. Direktur Utama Persis Solo Ginda Ferachtriawan menyebut evaluasi skuad masih berjalan dan belum semua keputusan bisa diumumkan ke publik.

“Yang bisa saya sampaikan, kami belum bisa membicarakan ini secara detail karena bursa transfer masih berlangsung hingga Februari. Semua masih dinamis, dan yang pasti kami sedang berbenah,” ujar Ginda.

Perombakan pemain asing ini menjadi sinyal kuat bahwa Persis Solo tengah melakukan evaluasi serius demi memperbaiki performa di putaran kedua. Dengan tekanan di papan bawah klasemen serta tuntutan publik Manahan yang kian besar, langkah manajemen dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan arah perjuangan Laskar Sambernyawa.

Dalam waktu dekat, Persis Solo sudah ditunggu laga berat menghadapi Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026). Laga tersebut menuntut kesiapan maksimal, baik dari sisi mental, taktik, maupun komposisi pemain, agar Persis tidak kembali kehilangan poin krusial. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#Bursa Transfar #Gervane Kastaneer #persis solo #liga malaysia #Terengganu