Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bertemu PSD Demak, Persiharjo Sukoharjo Optimistis Bisa Jegal Lawan di 8 Besar Liga 4 Jateng

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 29 Januari 2026 | 18:57 WIB

Pemain Persiharjo Sukoharjo selebrasi usai cetak gol di Liga 4 Jateng 2025/2026.
Pemain Persiharjo Sukoharjo selebrasi usai cetak gol di Liga 4 Jateng 2025/2026.
 

RADARSOLO.COM – Babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 telah rampung. Delapan tim terbaik dipastikan melangkah ke babak 8 besar yang akan digelar dengan sistem dua leg. Leg pertama dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/2/2026), sementara leg kedua dimainkan Rabu (4/2/2026).

Salah satu duel yang paling menyita perhatian mempertemukan Persiharjo Sukoharjo melawan PSD Demak. Pada leg pertama, Persiharjo akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Gelora Merdeka Sukoharjo. Laga penentuan kemudian digelar di Stadion Sultan Fatah Demak pada leg kedua.

Partai menarik lainnya mempertemukan Persebi Boyolali kontra PSIR Rembang. Pertemuan pertama akan berlangsung di Stadion Kebogiro Boyolali pada 1 Februari, sebelum berlanjut ke Stadion Krida Rembang pada 4 Februari mendatang.

Dua laga 8 besar lainnya tak kalah sarat gengsi. Persik Kendal dijadwalkan menghadapi Persibangga Purbalingga, sementara Persibas Banyumas akan bentrok dengan Persak Kebumen dalam duel yang diprediksi berlangsung ketat.

Pelatih Persiharjo Sukoharjo, Dwi Joko Prihatin, menyambut kelolosan timnya dengan rasa syukur. Meski demikian, ia menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang laga krusial di babak 8 besar.

Menurut Dwi Joko, pemulihan fisik pemain menjadi perhatian utama mengingat padatnya jadwal pertandingan. Dia ingin kondisi skuad benar-benar prima saat menghadapi PSD Demak.

“Minggu yang terpenting bagi kami adalah mempersiapkan tim menghadapi PSD Demak. Siapapun lawannya di babak delapan besar, kami harus siap. Yang perlu digarisbawahi adalah proses pemulihan agar pemain benar-benar fit,” ujar Dwi Joko.

Persiharjo sendiri melangkah ke babak 8 besar usai menyingkirkan Persikama Magelang dengan keunggulan agregat.

Pada leg pertama, Persiharjo mampu menahan imbang Persikama di kandang lawan tanpa gol. Sementara di leg kedua, Persiharjo tampil meyakinkan dengan kemenangan 3-1 untuk mengunci tiket ke fase berikutnya.

Selain fisik, Dwi Joko juga menyoroti aspek emosional pemain. Dia menilai beberapa kartu kuning yang didapat timnya muncul akibat kurangnya kontrol emosi di lapangan.

“Saya tekankan kepada pemain untuk lebih sabar. Kartu kuning yang kami dapat hari ini banyak dipicu emosi. Kalau bisa dikendalikan, saya yakin tim ini akan jauh lebih kuat,” tegasnya.

Di sisi lain, PSD Demak datang ke babak 8 besar bukan sebagai tim yang bisa dipandang sebelah mata. Tim asal Kota Wali tersebut menunjukkan mental tangguh saat menghadapi Persibat Batang di babak 16 besar.

Pada leg pertama, PSD Demak sempat tumbang 0-1 di kandang Persibat. Namun fokus dan kepercayaan diri para pemain tak luntur. Bermain di markas sendiri pada leg kedua, PSD Demak berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan 2-1 di waktu normal, membuat agregat imbang 2-2.

Laga pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen krusial tersebut, PSD Demak tampil lebih tenang dan efektif. Mereka menang 4-1 dalam drama tos-tosan sekaligus memastikan tiket ke babak 8 besar. Persiharjo Sukoharjo pun dipastikan menjadi lawan berikutnya dalam perebutan tiket menuju semifinal. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#Persebi Boyolali #psd demak #PSIR Rembang #persiharjo #Liga 4 Jateng