RADARSOLO.COM – Pelatih Persis Solo Milomir Seslija menyadari laga kontra Persib Bandung di Stadion Manahan, Sabtu (31/1/2026), menjadi ujian berat bagi timnya. Dalam situasi sulit yang tengah dihadapi Laskar Sambernyawa, Milo menegaskan pentingnya kebersamaan dan saling percaya.
“Ini momen yang sulit dan tidak mudah, sangat berat buat kami. Tapi kami harus bergabung bersama,” ujar pelatih yang akrab disapa Milo.
Milo secara khusus mengapresiasi dukungan dari salah satu elemen suporter Persis, yakni Ultras, yang hadir langsung memberikan semangat kepada tim, bahkan di sesi latihan.
“Terima kasih buat salah satu elemen suporter kami, Ultras. Mereka datang dan memberi dukungan buat kami. Dalam situasi seperti ini memang harus saling percaya menatap laga ini,” lanjutnya.
Menurut Milo, dukungan suporter di masa-masa sulit menjadi hal yang sangat berarti bagi tim dan pemain. Ia menyebut kehadiran suporter di latihan sebagai sebuah keistimewaan.
“Pemain sangat mengapresiasi suporter yang mendukung. Hal-hal seperti ini yang kami butuhkan. Ini sebuah privilege yang bisa datang ke sesi latihan. Kami apresiasi,” tegasnya.
Soal Roman Paparyga dan Adaptasi Pemain Baru
Menanggapi sorotan terhadap performa Roman Paparyga yang dinilai belum tajam dari sisi statistik gol, Milo meminta semua pihak bersabar. Ia menegaskan kondisi Roman sebagai pemain baru membuat proses adaptasi tidak bisa instan.
“Kami dapat pemain baru, dia datang dalam dua hari. Ini yang sulit untuk dijawab, termasuk Ancelotti sekalipun,” ucap Milo.
Ia menambahkan, Roman sebelumnya bermain dalam situasi yang berbeda dan kini harus beradaptasi dengan lingkungan serta gaya bermain baru di Persis.
“Dia memang pernah bermain dalam situasi yang berbeda. Dia datang dan harus beradaptasi. Dia harus adaptif,” katanya.
Milo juga belum bisa memastikan apakah Roman bisa langsung dimainkan karena proses administrasi yang masih dikebut manajemen.
“Kita belum tahu dia bisa main atau tidak, karena administrasi masih kami kebut. Tapi kami usahakan buatnya,” jelasnya.
Tekanan Ekspektasi dan Lawan Juara
Milo tak menampik besarnya ekspektasi terhadap Persis Solo. Bahkan menurutnya, tekanan yang ada bisa terasa lebih tinggi dibandingkan kompetisi top Eropa.
“Ekspektasi tinggi pasti ada di tim ini, bahkan lebih tinggi dari Liga Spanyol dan Inggris,” ujarnya.
Ia menilai Persis sebenarnya tampil cukup baik saat menghadapi Borneo FC, meski hasil akhir belum berpihak.
“Pas lawan Borneo kami bermain bagus sebenarnya, tapi hasil akhir mereka dapatkan. Kami harus cepat beradaptasi setelah lawan Borneo dan kini harus lawan Persib Bandung,” katanya.
Milo juga mengakui kualitas Persib sebagai tim juara membuat laga ini semakin menantang.
“Kami tahu Persib datang sebagai tim juara, dan ini tidak mudah buat kami,” tegasnya.
Pemain Asing, Proses, dan Kesabaran
Terkait pemain asing anyar, Milo menekankan pentingnya memaksimalkan kuota dengan tetap memberi ruang proses.
“Pemain asing yang baru harus bisa mendapatkan peluang dan berkembang. Tapi memang butuh waktu,” ujarnya.
Ia berharap para pemain anyar bisa beradaptasi secepat mungkin, meski kembali menekankan bahwa proses tak bisa instan.
“Semoga pemain baru yang datang bisa cepat beradaptasi. Tapi sekali lagi, itu butuh waktu,” katanya.
Sebagai perumpamaan, Milo menyinggung kisah pemain besar yang juga butuh proses sebelum diakui dunia.
“Luka Modric di bulan awal gabung Real Madrid juga banyak yang bilang dia pemain jelek. Tapi setelah itu satu dekade berlalu, semua yakin dan akui Modric pantas dibilang bahwa dia salah satu pemain terbaik di dunia yang pernah dimiliki Real Madrid,” ucapnya.
Ia juga menyinggung pengalaman pemain lain yang pernah berada di situasi serupa.
“Semua pemain yang datang butuh proses untuk berkembang dan menunjukkan kualitasnya. Dulu Sidibe dan Messidoro juga awalnya gabung Persis butuh proses, hingga akhirnya semua akhirnya mengakui keduanya memang punya kualitas, bagus” lanjut Milo.
Pemain Muda Jadi Investasi Masa Depan
Milo memastikan Persis akan terus berbenah dan melakukan perubahan. Ia menyebut tim memiliki metode dan sedang berada dalam fase perkembangan.
“Setelah lawan Padang kami berproses. Walau lawan Borneo tidak menang, kami lihat ada progres bagus buat tim ini,” jelasnya.
Pada laga kontra Persib, Milo juga berencana memberi kesempatan kepada pemain muda.
“Besok kami akan mainkan pemain muda. Ini jadi bekal buat mereka untuk berproses, karena kami yakin ke depannya dia akan sangat berharga buat kami,” pungkasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy