RADARSOLO.COM - Masa depan gelandang Persis Solo, Fuad Sule, akhirnya menemui titik terang. Setelah dilepas pada bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026, pemain berusia 29 tahun itu resmi kembali ke negara asalnya dan bergabung dengan klub Irlandia Utara, Ballymena United.
Kepastian itu diumumkan langsung oleh Ballymena United melalui pernyataan resmi di akun Instagram klub.
Mereka menyebut Sule sebagai salah satu talenta terbaik Liga Irlandia dalam beberapa musim terakhir—terutama setelah penampilannya bersama Glentoran dan keberhasilannya mengantar Larne meraih Piala Gibson pada 2023.
“Ballymena United dengan senang hati mengumumkan penandatanganan Fuad Sule dari Persis Solo. Gelandang berbakat berusia 29 tahun ini dikenal sebagai salah satu pemain terbaik di Liga Irlandia,” tulis pernyataan resmi klub.
Saat ini, Ballymena masih menunggu izin internasional sebelum Sule dapat dimainkan.
Ia diproyeksikan turun pada laga Premiership melawan Crusaders di Stadion Showgrounds, Selasa mendatang waktu setempat.
Sementara itu, Sule dipastikan belum akan menjalani debut pada laga Piala Irlandia melawan Larne FC, Rabu (4/2), karena fokus disiapkan tampil di kompetisi liga saat menghadapi Crusaders pada 11 Februari 2026.
Ballymena United saat ini berada di posisi ke-10 klasemen sementara Liga Irlandia Utara dari total 12 peserta. Dari 25 laga, mereka baru mengumpulkan 29 poin hasil tujuh kemenangan, empat imbang, dan 14 kekalahan.
Posisi puncak klasemen sementara masih dikuasai Larne dengan koleksi 47 poin.
Di sisi lain, Persis Solo memang melakukan perombakan besar-besaran pada putaran kedua, termasuk melepas hampir seluruh pemain asing—salah satunya Fuad Sule.
Selama berseragam Persis, ia hanya tampil dalam lima pertandingan. Awal musimnya sempat terganggu oleh sanksi berat yang dijatuhkan FIFA.
Pada 12 Agustus 2025, Persis menerima surat dari FIFA Disciplinary Committee yang memperluas sanksi Sule menjadi larangan bermain di seluruh dunia.
Hukuman itu merupakan tindak lanjut insiden kericuhan pada laga play-off Irish Premier League 26 April 2025 antara Glentoran dan Larne.
Dalam laga yang berakhir 0-0 tersebut, empat kartu merah dikeluarkan wasit, termasuk untuk Sule. FIFA kemudian menjatuhkan skorsing sembilan laga kepada empat pemain yang terlibat.
Akibat keputusan itu, Persis Solo harus menepikan Sule selama sembilan pertandingan beruntun, dimulai dari pekan kedua kontra Persija Jakarta pada 14 Agustus 2025.
Kini, setelah masa hukuman berakhir dan kontraknya dilepas Persis, Sule kembali ke tanah kelahiran untuk memulai perjalanan baru. Ia pun menyambut langkah ini dengan rasa lega.
“Saya seperti menjalani hukuman penjara, dan sekarang akhirnya bisa pulang ke rumah,” tulis Sule di Instagram pribadinya. (nik)