Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemain Baru Persis Solo Butuh Adaptasi, Milo Kaitkan dengan Sosok Legenda Real Madrid

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 4 Februari 2026 | 18:30 WIB
Ultras 1923 memberi support ke pemain Persis Solo usai sesi latihan.
Ultras 1923 memberi support ke pemain Persis Solo usai sesi latihan.

RADARSOLO.COM - Hadirnya wajah-wajah baru di skuad Persis Solo mulai memberikan dampak terhadap permainan tim. Secara perlahan, Laskar Sambernyawa terlihat lebih hidup dan kompetitif di lapangan.

Kebangkitan Persis Solo pun dinilai tinggal menunggu waktu, dengan catatan konsistensi permainan bisa terus dijaga.

Dalam dua pertandingan di putaran kedua, Persis Solo telah menurunkan tiga pemain asing asal Serbia, yakni Vukasin Vranes, Dusan Mijic, dan Miroslav Maricic saat melawan Borneo FC (23/1).

Selain itu, Persis juga mendapat tambahan kekuatan dari tiga pemain pinjaman, yaitu Gede Aditya (Persebaya Surabaya), Alfriyanto Nico (Persija Jakarta), dan Yabes Roni (Bali United), yang juga sudah jalani debutnya bersama Persis di laga tersebut.

Khusus pada laga melawan Persib Bandung (31/1), dua pemain asing anyar lainnya, Luca Dumancic dan Roman Paparyga, menjalani debut bersama Laskar Sambernyawa.

Dumancic tampil penuh selama 90 menit, sementara Paparyga masuk pada babak kedua untuk menambah intensitas permainan.

Sementara itu, dua pemain asing asal Brasil yang diumumkan H-1 jelang pertandingan, yakni Clayton da Silva dan Andrei Alba, belum bisa langsung diturunkan.

Keduanya masih terkendala proses pendaftaran di I.League yang belum rampung saat itu.

Terkait pemain asing anyar, Pelatih Persis Solo Milomir Seslija menekankan pentingnya memaksimalkan kuota yang ada dengan tetap memberikan ruang proses bagi para pemain.

“Pemain asing yang baru harus bisa mendapatkan peluang dan berkembang. Tapi memang butuh waktu,” ujar Seslija.

Pelatih yang akrab disapa Milo itu berharap para pemain anyar bisa beradaptasi secepat mungkin, meski ia kembali menegaskan bahwa proses tersebut tidak bisa berjalan secara instan.

“Semoga pemain baru yang datang bisa cepat beradaptasi. Tapi sekali lagi, itu butuh waktu,” katanya.

Sebagai perumpamaan, Milo menyinggung kisah pemain besar yang juga membutuhkan proses sebelum akhirnya diakui dunia sepak bola.

“Luka Modric di bulan awal gabung Real Madrid juga banyak yang bilang dia pemain jelek. Tapi setelah itu satu dekade berlalu, semua yakin dan mengakui Modric pantas dibilang sebagai salah satu pemain terbaik di dunia yang pernah dimiliki Real Madrid,” ucapnya.

Dia juga mengaitkan hal tersebut dengan pengalaman pemain Persis Solo sendiri yang sempat diragukan pada awal kedatangannya.

“Semua pemain yang datang butuh proses untuk berkembang dan menunjukkan kualitasnya. Dulu Sidibe dan Messidoro juga awalnya gabung Persis butuh proses, hingga akhirnya semua mengakui keduanya memang punya kualitas dan bagus,” pungkas Milo. (hj/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#Bursa Transfer #liga 1 indonesia #Super League #persis solo #Pemain baru