RADARSOLO.COM - Pergerakan Persis Solo di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Laskar Sambernyawa tampil agresif dengan mendatangkan delapan pemain asing baru dalam waktu singkat, dan hingga kini, manajemen belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti di bursa transfer.
Langkah agresif ini tak lepas dari performa tim yang belum stabil sepanjang putaran pertama. Persis Solo masih berkutat di papan bawah klasemen dan membutuhkan perubahan signifikan agar bisa bersaing. Perombakan skuad dinilai sebagai solusi paling realistis untuk memperbaiki situasi.
Salah satu fokus utama Persis Solo adalah memaksimalkan kontribusi pemain asing. Manajemen menilai keberadaan pemain asing harus mampu memberikan dampak instan di tengah ketatnya persaingan liga. Oleh karena itu, setiap slot yang tersedia berupaya dioptimalkan.
Saat ini, Persis Solo memiliki 10 pemain asing dalam skuad. Delapan di antaranya merupakan wajah baru hasil bursa transfer paruh musim, sedangkan dua pemain lama, Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka, tetap dipertahankan karena dianggap sudah adaptif dengan karakter permainan Liga Indonesia.
Deretan pemain asing baru itu mencakup Vukasin Vranes di posisi penjaga gawang. Lini pertahanan diperkuat Dusan Mijic dan Luka Dumancic, diharapkan mampu menutup rapuhnya sektor belakang tim. Sektor tengah mendapat perhatian dengan kedatangan Miroslav Maricic dan Andrei Alba, serta Dimitri Lima yang diproyeksikan menjadi motor serangan dari lini kedua.
Di lini depan, daya gedor Persis Solo diperkuat Roman Papariga dan Cleyton Silva. Kedua penyerang diharapkan mampu mengatasi persoalan minimnya produktivitas gol yang dialami tim pada putaran pertama.
Persis Solo masih menyisakan satu slot pemain asing. Regulasi BRI Super League 2025/2026 memperbolehkan setiap klub mendaftarkan maksimal 11 pemain asing, dengan struktur 9 masuk daftar susunan pemain dan 7 bermain bersamaan. Manajemen tak menutup kemungkinan mengisi slot terakhir ini, menyesuaikan kebutuhan tim di lapangan.
“Stok asing akan dimaksimalkan,” ujar Head of Media Persis Solo, Bryan Barcelona, kepada Jawa Pos Radar Solo.
Ia menegaskan setiap keputusan transfer dilakukan berdasarkan kebutuhan tim dan rekomendasi pelatih.
“Manajemen tidak ingin kembali melakukan kesalahan seperti pada putaran pertama,” tambahnya.
Sementara itu, tujuh pemain asing lama dipastikan tidak lagi masuk dalam rencana tim, termasuk Gervane Kastaneer, Cleylton Santos, Zulfahmi Arifin, dan Jordi Tutuarima. Xandro Schenk dan Fuad Sule dikabarkan akan kembali ke Eropa, meski belum ada kepastian klub tujuan. Masa depan Adriano Castanheira juga sudah jelas; dirinya tidak akan memperkuat Laskar Sambernyawa dengan status pinjaman.
Perombakan besar ini diharapkan membawa dampak positif, terutama menjelang laga krusial Derby Mataram kontra PSIM Yogyakarta, Jumat (6/2/2026), yang menjadi ujian awal efektivitas komposisi anyar Persis Solo. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy