RADARSOLO.COM – Persiharjo Sukoharjo dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi Persibangga Purbalingga pada leg kedua semifinal Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 di Stadion Goentoer Darjono, Rabu (11/2/2026).
Dua pemain andalan harus absen akibat akumulasi kartu, yakni Dedi Cahyono Putro dan Febrian. Situasi yang menjadi tantangan tersendiri bagi Laskar Honggopati jelang laga tandang.
Pelatih Persiharjo Sukoharjo, Dwi Joko Prihatin, mengonfirmasi bahwa Dedi Cahyono Putro dan Febrian dipastikan tidak dapat diturunkan. Keduanya harus menepi akibat akumulasi kartu yang didapat pada leg pertama. Absennya dua pemain tersebut membuat Persiharjo harus melakukan penyesuaian komposisi tim.
“Ia, yang absen untuk pertandingan di leg kedua nanti karena akumulasi kartu adalah Dedi CP dan Febrian,” ujar Dwi Joko.
Dedi Cahyono Putro sendiri dikenal sebagai salah satu pemain kunci Persiharjo Sukoharjo musim ini. Eks gelandang Persis Solo dan PSIS Semarang tersebut beberapa kali mencetak gol untuk tim.
Saat menghadapi PSIR Rembang, pemain berusia 32 tahun tersebut mencetak satu gol dalam kemenangan 3-1. Lalu kegemilangan Dedi berlanjut dengan mencetak 2 gol melawan Safin Pati FC dan membuka skor di laga menghadapi Persikaba Blora.
Terakhir Dedi berhasil mencetak brace pada babak 8 besar menghadapi PSD Demak. Kehilangannya tentu menjadi catatan tersendiri bagi Persiharjo jelang laga krusial.
Meski demikian, Dwi Joko menegaskan, kondisi tersebut tidak mengganggu persiapan tim secara keseluruhan. Dia memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Situasi internal tim dinilai tetap kondusif menjelang laga tandang.
“Alhamdulillah persiapan lancar. Sekarang tinggal bagaimana pemain menerapkan apa yang sudah kami siapkan di lapangan,” kata Dwi Joko.
Kelancaran persiapan ini memberi ruang bagi tim untuk fokus pada strategi dan antisipasi permainan lawan. Persiharjo berupaya memaksimalkan waktu yang ada untuk mematangkan rencana pertandingan.
Dari sisi mental, Dwi Joko memastikan kondisi psikologis pemain berada dalam situasi positif. Keunggulan 2-1 atas Persibangga di leg pertama, tentu jadi modal untuk menatap leg kedua. Walau akan menjadi tamu, Persiharjo tak ciut sama sekali.
Para pemain justru disebut memiliki motivasi tinggi untuk menuntaskan perjuangan.
Menurutnya, motivasi tersebut lahir dari kesadaran bahwa laga ini bukan sekadar pertandingan biasa.
Persiharjo membawa nama Sukoharjo dan berambisi mencatatkan prestasi lebih jauh di kompetisi. Faktor itu menjadi pendorong utama semangat para pemain di dalam tim yang ingin sekali membawa tim ini lolos ke final Liga 4 Jateng.
Persiharjo tetap menyadari tantangan berat yang menanti di Purbalingga. Persibangga diprediksi tampil lebih agresif demi mengejar ketertinggalan agregat. Oleh karena itu, Persiharjo dituntut tampil disiplin, fokus, dan cermat dalam mengelola permainan.
Dengan kedalaman skuad yang dimiliki serta suasana tim yang solid, Laskar Honggopati optimistis mampu menjaga keunggulan. Meski kehilangan dua pemain kunci, Persiharjo berharap mampu mengamankan hasil positif dan memastikan langkah menuju pentas nasional. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy