Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ryo Matsumura Bongkar Fakta Gajinya di Persija Jakarta Sempat Tak Dibayar Berbulan-bulan

Niko auglandy • Selasa, 10 Februari 2026 | 20:15 WIB
Ryo Matsumura bertekad menjadi pahlawan Persija Jakarta lagi ketika menghadapi Persis Solo akhir pekan ini.
Ryo Matsumura bertekad menjadi pahlawan Persija Jakarta lagi ketika menghadapi Persis Solo akhir pekan ini.

RADARSOLO.COM - Persija Jakarta resmi meminjamkan Ryo Matsumura ke Bhayangkara FC pada putaran kedua Super League 2025/2026. Keputusan ini sekaligus memastikan Matsumura akan berduet dengan sesama pemain Jepang, Sho Yamamoto, yang sebelumnya lebih dulu dipinjamkan Persis Solo ke Bhayangkara.

Kepindahan Ryo Matsumura langsung menyedot perhatian publik. Namun jika ditarik ke belakang, langkah ini terbilang wajar. Pemain asal Jepang itu sempat mengalami cedera di awal musim. Setelah pulih, ia kesulitan menembus persaingan ketat di skuad Persija Jakarta.

Minimnya jam bermain menjadi faktor utama. Sepanjang putaran pertama musim ini, Matsumura hanya mencatatkan satu penampilan bersama Macan Kemayoran. Kondisi tersebut membuat Persija memilih meminjamkannya ke klub lain yang bisa menjamin menit bermain lebih banyak, demi menghidupkan kembali mental bertanding sang pemain.

Tak lama setelah keputusan peminjaman diumumkan, Ryo Matsumura menyampaikan curahan hatinya melalui media sosial. Pesan yang ditulisnya menyentuh dan sarat emosi, khususnya ditujukan kepada Persija Jakarta dan Jakmania.

“Dear Persija & Jakmania, Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah mengizinkan saya menjadi bagian dari Persija selama hampir tiga tahun sebagai pemain Jepang pertama dalam sejarah klub hebat ini. Terima kasih banyak dari lubuk hati saya,” ucapnya.

Dalam tulisannya, Matsumura mengungkap bahwa Persija sempat melewati masa-masa sulit secara finansial. Situasi itu tidak mudah, baik bagi pemain maupun tim.

“Sampai musim lalu, tim harus berjuang melewati masa yang sangat sulit karena masalah keuangan. Ada kalanya gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan memainkan pertandingan tanpa penonton di tribun,” tuturnya.

Meski demikian, Matsumura menegaskan bahwa dukungan suporter menjadi sumber kekuatannya untuk terus berjuang di lapangan.

“Terlepas dari semua itu, saya mampu terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi kepada tim, dan itu sepenuhnya berkat kalian, para pendukung,” terangnya.

Dia juga mengenang salah satu momen paling berkesan sepanjang kariernya bersama Persija.

“Saya masih ingat dengan jelas sorak sorai luar biasa dari para penonton ketika saya mencetak gol pertama saya di GBK. Itu adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan, dan akan selalu terpatri dalam ingatan saya,” ujarnya.

Matsumura turut menyinggung proses pemulihannya dari cedera yang berjalan cepat berkat dukungan tim medis Persija.

“Seperti yang Anda ketahui, saya mengalami cedera di awal musim ini. Namun, berkat rehabilitasi dan dukungan pelatihan yang luar biasa dari tim medis Persija, saya dapat kembali ke lapangan dalam kondisi prima dan 100% jauh lebih cepat dari yang saya perkirakan,” tuturnya.

Namun, perasaan kecewa tak bisa disembunyikan ketika ia harus menunjukkan performa terbaiknya bukan lagi bersama Persija.

“Oleh karena itu, sungguh mengecewakan bahwa saya sekarang akan menunjukkan versi diri saya bukan sebagai pemain Persija, tetapi sebagai pemain klub lain. Namun demikian, saya berharap Anda akan terus mendukung saya sebagai satu-satunya pemain Jepang yang pernah mengenakan seragam Persija,” terangnya.

Di sisi lain, Matsumura optimistis melihat kondisi Persija saat ini yang dinilainya jauh lebih stabil.

“Untungnya, musim ini klub dalam kondisi keuangan yang stabil, dan saya yakin tim sedang menikmati periode yang sangat positif. Saya sangat berharap momentum baik ini akan berlanjut di tahun-tahun mendatang,”sambungnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada mantan pelatih Persija, Thomas Doll, yang membawanya ke Jakarta.

“Saya ingin sekali lagi berterima kasih kepada mantan pelatih kepala Thomas Doll, yang menelepon saya dan berkata, ‘Saya ingin mengajukan tawaran untuk Ryo, jadi silakan datang ke Persija, lanjutnya.

Ucapan terima kasih pun ditujukan kepada rekan setim dan seluruh staf.

“Saya juga sangat berterima kasih kepada rekan-rekan setim saya yang telah menjadi teman dekat selama bertahun-tahun, dan kepada semua anggota staf yang terus mendukung saya selama berada di klub ini,” ujarnya.

Matsumura menutup pesannya dengan doa terbaik untuk Persija Jakarta.

“Terima kasih banyak. Saya berharap semua pihak yang terlibat dengan Persija terus meraih kesuksesan dan keberuntungan di masa mendatang,”pungkasnya.

Kini, bersama Bhayangkara FC, Ryo Matsumura berharap bisa kembali menemukan ritme permainan dan kepercayaan diri, sekaligus membuka lembaran baru dalam kariernya di sepak bola Indonesia. (nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#persija jakarta #Super League #persis solo #bhayangkara fc #liga 1 #Ryo Matsumura