RADARSOLO.COM - Sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI pada 27 Januari 2026 kembali mengetuk palu hukuman untuk dua kontestan BRI Super League 2025/2026. Persis Solo dan Borneo FC Samarinda sama-sama diganjar denda buntut molornya kick-off babak kedua dalam laga yang digelar 23 Januari 2026.
Dalam laporan pengawas pertandingan, kedua tim terlambat kembali ke lapangan usai jeda turun minum. Akibatnya, kick-off babak kedua mundur hingga 105 detik dari waktu yang seharusnya.
Komdis menilai keterlambatan ini telah mengganggu kelancaran jalannya pertandingan serta melanggar regulasi disiplin waktu.
Tak ada pengecualian. Persis Solo dan Borneo FC sama-sama dijatuhi denda Rp100 juta. Hukuman ini sekaligus menjadi pengingat agar setiap klub lebih disiplin, terutama terkait prosedur keluar-masuk lapangan dalam setiap jeda pertandingan.
Komdis menegaskan keputusan ini bersifat final dan wajib dipatuhi seluruh klub peserta liga sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme kompetisi.
KEOK DI DEPAN OWNER
Persis Solo harus menelan pil pahit pada laga pembuka pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Manahan, Jumat (23/1/2026), Laskar Sambernyawa tumbang 0-1 dari Borneo FC di hadapan pendukung sendiri, bahkan disaksikan langsung oleh sang owner, Kaesang Pangarep.
Gol semata wayang Pesut Etam dicetak Mariano Peralta Bauer pada babak pertama.
Penyerang Borneo FC itu sukses memaksimalkan umpan matang Garcia Nogueira, memanfaatkan kelengahan lini belakang Persis Solo.
Kekalahan tersebut membuat posisi Persis Solo semakin terjepit di papan bawah klasemen. Situasi kian berat setelah Semen Padang bermain imbang melawan Bali United dan Persijap Jepara meraih kemenangan atas PSM Makassar. (nik)
Editor : Niko auglandy