RADARSOLO.COM - Gelaran BRI Super League 2025–2026 (Liga 1) memasuki pekan pertengahan Februari dengan sejumlah laga panas yang menghasilkan kejutan hingga drama di menit-menit akhir.
Sejak Jumat (13/2), persaingan papan atas dan bawah kembali memanas setelah tiga pertandingan berlangsung sengit.
Di Stadion Manahan, Persis Solo harus puas berbagi poin setelah ditahan Madura United FC dengan skor 2-2. Pertarungan berjalan terbuka dengan jual-beli serangan, namun tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi.
Duel ketat juga terjadi di Gresik. Persik Kediri dan PSIM Yogyakarta menutup laga dengan skor identik, 2-2.
Kedua tim tampil ngotot, namun penyelesaian akhir membuat mereka gagal membawa pulang poin penuh.
Sementara itu, hasil paling mencolok datang dari Kie Raha. Malut United FC tampil trengginas dan melibas Persijap Jepara empat gol tanpa balas. Dominasi Malut United tak mampu dibendung tamunya sepanjang 90 menit.
Memasuki Sabtu (14/2), kejutan kembali terjadi. PSM Makassar yang tampil di depan publik sendiri harus tumbang 0-2 dari Dewa United Banten FC di Stadion Gelora B.J. Habibie.
Hasil ini memperpanjang inkonsistensi PSM musim ini.
Di Surabaya, Persebaya gagal memaksimalkan dukungan Bonek di Gelora Bung Tomo. Mereka dipaksa menyerah 1-2 oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC, yang tampil efektif memanfaatkan peluang.
Pada Minggu (15/2), Arema FC meraih hasil manis di Kanjuruhan setelah mengatasi Semen Padang FC dengan skor 3-0.
Singo Edan tampil dominan sejak awal dan mengamankan tiga poin penting.
Namun nasib berbeda dialami Bali United FC.
Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, mereka justru dipaksa menyerah 0-1 dari Persija Jakarta. Gol tunggal tim Macan Kemayoran memastikan tuan rumah gagal meraih poin.
Rangkaian pertandingan pekan ini ditutup Senin (16/2), di mana Persita akan menjamu PSBS Biak di Indomilk Arena pada pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi penentu bagi Persita untuk memperbaiki posisi di papan klasemen. (nik)
Editor : Niko auglandy