RADARSOLO.COM - Kompetisi EPA Super League U20 2025–2026 memasuki Pekan 25 dan 26 dengan rangkaian laga yang menghasilkan banyak gol dan kejutan, terutama dari beberapa tim yang tampil konsisten dalam dua pekan beruntun.
Grup A: Persita U20 Menggila, Dewa United Stabil di Papan Atas
Pekan 25 dibuka dengan kemenangan besar Semen Padang FC U20 yang menggilas PSBS Biak U20 4–1 di Trisakti Nagrak. Di Pagedangan, Persita U20 tampil perkasa setelah menundukkan Persik Kediri U20 dengan skor 5–1.
Di Jeep Station Indonesia, Dewa United Banten FC U20 memetik kemenangan tipis 1–0 atas Arema FC U20, sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC U20 menang meyakinkan 2–0 atas Persijap Jepara U20.
Memasuki Pekan 26, Persita U20 kembali menunjukkan superioritasnya. Kali ini mereka menang telak 5–0 atas Persik Kediri U20—hasil yang menegaskan dominasi tim muda Pendekar Cisadane.
Dewa United U20 juga melanjutkan tren positif dengan menaklukkan Arema U20 3–0. Bhayangkara Presisi Lampung FC U20 ikut memetik kemenangan besar 3–0 atas Persijap Jepara U20.
Satu-satunya kejutan hadir dari Trisakti Nagrak, di mana Semen Padang U20 takluk 1–2 dari PSBS Biak U20, hasil yang membalas kekalahan mereka di pekan sebelumnya.
Grup B: Persaingan Ketat, Banyak Hasil Berbeda di Dua Pekan
Pekan 25 menghadirkan banyak laga menarik. Malut United U20 sukses menundukkan PSIM Yogyakarta U20 2–1 di Marimoi. Di Samarinda, duel sengit terjadi antara Borneo FC U20 dan PSM Makassar U20, yang berakhir dengan skor 3–4 untuk kemenangan tim tamu.
Di Surakarta, Persis Solo U20 harus mengakui keunggulan Bali United U20 setelah kalah 0–2. Sementara itu, laga antara Persib Bandung U20 dan Persebaya U20 di Arcamanik berakhir tanpa gol.
Pada Pekan 26, sejumlah hasil berbalik terjadi. PSIM Yogyakarta U20 membalas kekalahan pekan lalu dengan menang 1–0 atas Malut United U20. Duel Borneo FC U20 vs PSM U20 kembali berlangsung ketat, tetapi kali ini berakhir imbang 1–1.
Persis Solo U20 berhasil bangkit dengan menundukkan Bali United U20 2–1 di Mini Surakarta, sedangkan Persib U20 meraih kemenangan tipis 1–0 atas Persebaya U20 di Arcamanik.
Klasemen Sementara Grup A
Persaingan di EPA Super League U20 2025–2026 kian panas. Hingga pekan terbaru, Persija Jakarta U20 masih memimpin dengan performa yang hampir sempurna. Dari 22 laga, Macan Muda mencatat 18 kemenangan dan hanya tiga kali kalah.
Agresivitas mereka luar biasa—74 gol telah dikemas dan hanya 13 kali kebobolan—menghasilkan selisih gol +61. Koleksi 55 poin membuat Persija U20 kukuh di puncak.
Di posisi kedua, Persita U20 terus menempel ketat dengan 54 poin dari 22 pertandingan. Tim muda Pendekar Cisadane tampil stabil sepanjang musim, mencetak 58 gol dan hanya kebobolan 16 kali. Aksi ofensif mereka menjanjikan duel ketat di papan atas.
Bhayangkara Presisi Lampung FC U20 berada di urutan ketiga dengan 53 poin dari 24 laga. Meski jumlah pertandingannya lebih banyak, mereka tetap impresif dengan 63 gol yang tercipta—salah satu yang tertajam di liga.
Dewa United Banten FC U20 menguntit di peringkat keempat lewat 44 poin. Performa mereka lebih fluktuatif, tetapi lini depan yang mencetak 49 gol menjaga peluang bersaing di empat besar.
Di papan tengah, Semen Padang FC U20 mengumpulkan 34 poin dan duduk di posisi kelima. Sementara itu, PSBS Biak U20 berada di posisi keenam dengan 23 poin, masih harus berjuang memperbaiki rekor kebobolan setelah sudah jebol 61 kali.
Peringkat tujuh diisi Persijap Jepara U20, unggul tipis atas Arema FC U20 yang berada di posisi delapan. Keduanya sama-sama kesulitan tampil konsisten.
Di dasar klasemen, Persik Kediri U20 menghadapi musim yang sangat berat. Dari 24 pertandingan, mereka belum mencatat satu pun kemenangan dan baru mengoleksi 2 poin dengan selisih gol –87.
Klasemen Grup B
Persaingan di Grup B EPA Super League U20 2025–2026 berlangsung ketat, terutama di papan atas. Borneo FC Samarinda U20 masih menjadi pemimpin klasemen dengan koleksi 50 poin dari 24 pertandingan.
Anak-anak Samarinda tampil stabil sepanjang musim dengan 15 kemenangan dan produktivitas 50 gol, meski lini belakang masih kebobolan 29 kali.
Tepat di bawahnya, Malut United FC U20 membayangi dengan 49 poin. Meski hanya terpaut satu angka, mereka tampil lebih kokoh dalam bertahan dengan hanya 20 kali kemasukan—yang menjadi salah satu yang terbaik di grup.
Persaingan dua tim teratas ini dipastikan berlangsung sampai penghujung musim.
Posisi ketiga ditempati Persis Solo U20 dengan 45 poin, menunjukkan permainan menyerang cukup efektif lewat 45 gol yang mereka ciptakan. Namun, jumlah kekalahan yang mencapai tujuh kali membuat mereka terpaut cukup jauh dari dua besar.
Di belakangnya, Bali United FC U20 berada di peringkat keempat dengan 38 poin dari 22 laga. Masih memiliki dua pertandingan lebih sedikit, peluang untuk menyalip Persis tetap terbuka.
Persib Bandung U20 harus puas berada di posisi kelima dengan 36 poin, diikuti PSM Makassar U20 yang mengoleksi 28 poin dan masih belum konsisten dalam fase ofensif maupun defensif.
Papan bawah dikuasai oleh tiga tim yang kesulitan bangkit. Persebaya Surabaya U20 dengan 17 poin, Madura United FC U20 mengumpulkan 16 poin, dan PSIM Yogyakarta U20 berada di dasar dengan 11 poin.
Ketiganya harus bekerja keras agar tidak semakin terbenam menjelang akhir musim. (nik)
Editor : Niko auglandy