RADARSOLO.COM - Laga pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/2026 Grup 2 menghadirkan duel panas antara Persipura Jayapura dan PSS Sleman di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (24/1/2026).
Di hadapan 19.612 penonton yang memenuhi hampir separuh kapasitas stadion, kedua tim menampilkan permainan saling menyerang yang akhirnya berujung imbang 1-1.
PSS Sleman tampil agresif sejak awal. Serangan yang mereka bangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37 lewat penyelesaian tenang Dominikus Dion Oktawian Wibowo.
Gol itu membuat para pendukung tim tamu bergemuruh, sekaligus memberi tekanan besar bagi Persipura yang tampil di kandang sendiri.
Tertinggal satu gol tak membuat Mutiara Hitam kehilangan arah. Babak kedua menjadi momentum kebangkitan mereka.
Matheus Vieira da Silva menjadi aktor penyelamat setelah memanfaatkan ruang tembak dan menyeimbangkan skor pada menit ke-56. Stadion Lukas Enembe langsung bergelora—suporter tuan rumah kembali menemukan harapan.
Pertandingan kemudian berjalan makin ketat. Beberapa kali adu duel sengit terjadi di lini tengah.
Dari kubu PSS, empat pemain menerima kartu kuning: Riko Simanjuntak (14’), Dominikus Wibowo (28’), Muhammad Salman Alfarid (58’), dan Frederic Injai (63’).
Meski duel berlangsung keras, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.
Di balik tensi panas pertandingan, insiden di luar lapangan justru menjadi perhatian Komite Disiplin PSSI.
Dalam laporan yang dibahas pada sidang 28 Januari 2026, seorang pemain PSS Sleman mengalami cedera sebelum hari pertandingan setelah menabrak alat penyiram rumput yang berada di area stadion.
Panitia pelaksana pertandingan Persipura Jayapura dianggap lalai dalam memastikan keamanan area lapangan dan diberi teguran keras.
Hasil imbang 1-1 ini membuat kedua tim sama-sama harus puas membawa pulang satu poin, sementara teguran Komdis menjadi catatan penting bagi manajemen Persipura untuk memperketat standar keselamatan pada laga berikutnya. (nik)
Editor : Niko auglandy