Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Febri Hariyadi Resmi Gabung Persis Solo: Senjata Baru Sekaligus Dilema Baru

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Selasa, 17 Februari 2026 | 18:37 WIB
Fabri Hariyadi resmi gabung Persis Solo.
Fabri Hariyadi resmi gabung Persis Solo.

 

 

SOLO - Nama Febri Hariyadi pada bursa transfer pertengahan musim BRI Super League 2025/2026 begitu kencang dikaitkan dengan Persis Solo. Kini kepastian tentang kabar tersebut telah datang, pemain berjuluk A Bow kini merapat untuk memperkuat Laskar Sambernyawa yang terlunta-lunta di dasar klasemen sementara.

Sebelum bergabung dengan Persis Solo, Febri Hariyadi dikenal sebagai sosok penting di Persib Bandung dalam dua musim terakhir. Bahkan menjadi pemain penting untuk Maung Bandung dalam menjuarai Super League secara back-to-back di musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Febri tercatat menorehkan 20 gol dan 20 assist dalam 165 penampilannya tersebut.

Febri menyatakan antusiasnya bisa menjadi bagian dari Persis Solo. Kurangnya menit bermain di Persib Bandung membawanya menghadapi tantangan untuk menyelamatkan Laskar Sambernyawa bertahan di Super League.

"Tentunya sangat senang dan semoga saya bisa mmebantu tim ini dengan baik. Ini sebuah tantangan bagi saya, mudah-mudahan saya bisa membantu tim ini dengan baik dan maksimal," ujar Febri, Senin (16/2).

Dia memahami situasi Persis belum ideal. Posisi di papan bawah membuat setiap pertandingan bernilai penting. Karena itu, ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam mengangkat performa tim.

“Kami harus sama-sama kerja keras demi raih hasil yang maksimal. Dan kita juga punya tujuan yaitu lolos dari zona degradasi. Semoga kita semua satu suara, satu keinginan dan satu tujuan untuk menyelamatkan tim ini dari zona degradasi,” katanya.

Namun di balik optimisme tersebut, ada konsekuensi yang harus dihadapi. Lini depan Persis kini dihuni banyak nama seperti Septian Bagaskara, Arkhan Kaka, Abu Kamara, Roman Paparyha, hingga Bruno Gomes. Persaingan memperebutkan posisi inti pun semakin ketat.

Situasi itu sudah diantisipasi pelatih Milomir Seslija. Ia menegaskan tak semua penyerang bisa bermain bersamaan. Seleksi berdasarkan kebutuhan taktik akan menjadi kunci.

“Jika Gomes dan Febri sudah datang, maka kami akan memiliki lima penyerang murni. Kami tidak bisa memainkan semuanya dan harus memilih 2 dari 11 pemain kita,” ujarnya.

Milo juga melihat kedatangan Febri sebagai pemicu peningkatan performa. Dia ingin seluruh pemain keluar dari zona nyaman. Kompetisi internal dinilai penting untuk mengangkat level tim.

“Jika Febri datang, itu artinya para pemain lainnya harus meningkatkan level dan tidak ada lagi zona nyaman. Ini adalah pekerjaan saya, mungkin tidak secara individu untuk meningkatkan penampilan para pemain,” tegasnya.

Dengan komposisi yang semakin lengkap, Persis kini memiliki lebih banyak opsi taktik. Variasi serangan bisa dimaksimalkan sesuai kebutuhan laga. Tantangannya tinggal bagaimana menjaga harmoni di tengah persaingan.

Ujian terdekat datang saat menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan, Sabtu (21/2/2026). Laga tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan. Publik Solo menanti apakah kedatangan Febri Hariyadi benar-benar menjadi katalis perubahan bagi Laskar Sambernyawa. (hj/nik)

Lini Serang Banyak Opsi

DILEPASNYA Kodai Tanaka dan Gervane Kastaneer ternyata disambut dengan perubahan komposisi lini depan Persis yang kian gendut. (nik)

WINGER KIRI

WINGER KANAN

STRIKER

KET:

*) pemain baru

 

 

Editor : Niko auglandy
#persib bandung #ILeague