RADARSOLO.COM – Manajemen Laskar Sambernyawa tampak mulai kehabisan kesabaran dengan hasil yang diperoleh Persis Solo.
Pasalnya, di pekan ke-22 dalam lanjutan Super League 2025/2026 (Liga 1), Persis Solo kembali meraih hasil imbang mengahadapi PSBS Biak dengan skor 1-1.
Padahal di laga tersebut, Persis Solo diprediksi bakal membawa poin penuh.
Gagal membawa hasil maksimal, pada akhirnya manajemen memberi ultimatum kepala pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, untuk wajib meraih 6 poin di dua laga kedepan. Keputusan ini disampaikan melalui laman resmi klub pada Senin (23/2).
"Lewat evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh jajaran direksi dan manajemen, Persis dengan ini menyatakan bahwa Pelatih Kepala Tim Utama, Milomir Seslija akan diberi target 6 poin untuk dua laga ke depan, yaitu pertandingan kandang pekan ke-23 kontra Persik Kediri pada Minggu (1/3), dan partai tandang ke markas Persijap Jepara pada Kamis (5/3) mendatang," tulis rilis resmi Persis Solo.
Menyambut ultimatum tersebut, tersebar spekulasi terkait posisi Milomir Seslija yang akan tergantikan jika gagal memenuhi kemenangan yang diminta oleh manajemen.
Manajemen Persis Solo belum ingin berspekulasi soal masa depan pelatih kepala meski tekanan terhadap tim semakin besar.
Klub memilih fokus pada pertandingan berikutnya sambil berharap hasil positif segera datang.
Direktur Utama Persis Solo Ginda Ferachtriawan menegaskan, manajemen masih memegang sikap resmi yang sudah disampaikan sebelumnya.
Klub belum ingin membahas kemungkinan pergantian pelatih sebelum melihat perkembangan tim dalam beberapa pertandingan ke depan.
“Kita belum mau berandai-andai. Klub sudah memberikan statemen yang jelas dan tegas. Kita lihat dulu saja perkembangannya, karena yang kita bangun adalah optimisme untuk pertandingan besok,” ujarnya pada tim Jawa Pos Radar Solo, Selasa (24/2).
Ginda juga memastikan belum ada rencana melakukan perombakan staf kepelatihan. Manajemen masih memberikan kepercayaan penuh kepada tim pelatih yang ada saat ini.
“Masih sama, tidak ada. Kita masih meyakini dan optimis terhadap semua pertandingan yang ada,” katanya.
Selain itu, manajemen berencana kembali membuka komunikasi dengan pemain untuk mencari solusi atas performa tim yang belum stabil.
Hingga kini Persis masih berupaya mengejar kemenangan yang belum berhasil diraih.
“Kita juga akan bertemu dengan pemain menyampaikan apa yang masih bisa kita lakukan lagi. Tim butuh meraih kemenangan karena sampai sekarang belum pernah menang dan masalahnya itu di mana,” ucapnya.
Manajemen berharap evaluasi tersebut bisa menjadi titik balik bagi tim untuk memperbaiki hasil dalam pertandingan berikutnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy