RADARSOLO.COM - Persaingan di Grup 2 Pegadaian Championship 2025–26 (Liga 2) memasuki pekan ke-21, PSS Sleman masih tampil dominan di puncak klasemen.
Super Elang Jawa mengoleksi 42 poin hasil dari 12 kemenangan, 6 seri, dan hanya 2 kekalahan. Produktivitas mereka mencapai 38 gol, sementara kebobolan baru 15 kali—menjadi salah satu yang terbaik di liga.
Di posisi kedua, Persipura Jayapura terus menjaga jarak dengan torehan 40 poin dari 20 laga. Mutiara Hitam tampil konsisten berkat pertahanan kokoh yang baru kebobolan 14 gol, sekaligus menjadi salah satu tim tersolid di Grup 2.
Persaingan tidak berhenti sampai di situ. PS Barito Putera di posisi ketiga (38 poin) dan Kendal Tornado FC tepat di belakangnya (37 poin).
Keduanya masih punya peluang menembus dua besar jika mampu memaksimalkan laga tersisa. Tornado FC yang memilih bermarkas di Stadion Sriwedari untuk sisa musim ini juga menunjukkan grafik permainan yang meningkat pada putaran kedua.
Deltras dan Persela Masih Stabil di Zona Tengah
Deltras FC (33 poin) dan Persela Lamongan (30 poin) masih menjaga asa menyalip empat besar, meski performa mereka belum sepenuhnya konsisten.
Persela yang tampil cukup produktif masih perlu memperbaiki penyelesaian akhir agar bisa mengimbangi ketatnya papan atas.
Di lain sisi, zona bawah juga menyajikan cerita tersendiri. Persiku Kudus (19 poin), Persiba Balikpapan (16 poin), dan PSIS Semarang (15 poin) dalam tekanan.
Ketiganya masih kesulitan menjaga konsistensi, terutama dalam menghadapi tim-tim besar grup 2.
Sementara itu, Persipal FC berada di posisi terbawah dengan hanya 7 poin dari 20 pertandingan. Tim musafir yang memainkan laga kandang di Stadion Sriwedari selama bulan Ramadhan itu belum mampu mencatat kemenangan musim ini dan masih mencari momentum kebangkitan. (nik)