RADARSOLO.COM - Persis Solo akhirnya mengakhiri tren negatinya dengan meraih kemenangan di kandang dengan skor 2-1 menghadapi Persik Kediri, Minggu (1/3/2026) lalu. Namun di bali euforia tiga poin tersebut ada sedikit kekhawatiran dalam benak pendukung Laskar Sambernyawa. Pasalnya, pemain kunci anyar mereka, Dimitri Lima tampak kesakitan di akhir-akhir babak pertama.
Pada akhirnya, pemain asal Brasil itu harus ditarik keluar bersamaan dengan Vukasin Vranes dan Alfriyanto Nico. Pasca laga, Milomir Seslija, memastikan bahwa sang pemain yang sukses mencatatkan assist di laga tersebut mengalami cedera.
"Dimitri diganti karena mengalami cedera. Dia mengalami Hamstring, itu kenapa aku menggantinya dan setelah itu tidak ada yang bertanya lagi kepadaku, aku menggantinya karena dia sudah tidak bisa berlari lagi," ucap Milomir Seslija dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Untuk perkembangan cedera pemain, dokter tim Persis Solo, dr. Iwan Wahyu Utomo, menjelaskan bahwa pemain sudah mengeluhkan rasa sakit saat jeda pertandingan.
Tim medis langsung melakukan pemeriksaan lanjutan dan saat menjalani sesi recovery traning di hotel Alila, hasilnya, kondisi Dimitri berangsur membaik.
"Untuk update Dimitri Lima, dia kemarin saat jeda babak pertama mengeluh cedera pada hamstring lalu diganti. Kemudian pada recovery traning kemarin di Alila, saya sudah periksa dan cek Dimitri memang kondisinya sudah membaik, lalu kita lakukan massage, terapi dan juga pemberian obat," ujar dokter Iwan kepada tim Jawa Pos Radar Solo.
Dengan waktu persiapan yang sangat mepet jelang laga melawan Persijap Jepara, dokter Iwan berkonsultasi dengan pelatih untuk tetap membawa sang pemain meski tidak bisa dijamin akan bermain penuh pada laga tersebut.
Namun dengan waktu persiapan 2-3 hari, tim medis Persis Solo akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kondisi Dimtiri Lima agar bisa bermain di laga Kamis besok.
"Lalu saya juga berkonsultasi dengan pelatih kepala, Milomir Seslija, mengenai Lima, saya sarankan untuk tetap membawa sang pemain karena kita memiliki jeda waktu 2-3 hari sebelum pertandingan untuk mempersiapkan kondisi Lima semaksimal mungkin,"ungkapnya.
Dr Iwan mengakui walaupun Dimitri Lima mungkin tidak bermain dari awal pertandingan, dia kedepannya masih bisa bermain dari bangku cadangan dengan durasi 20-30 menit.
"Kami harapkan dia bisa mengubah jalannya pertandingan karena dia memang pemain kunci dan sedang dalam performa puncaknya," pungkasnya.
Kehadiran Dimitri memang vital di lini tengah Persis. Selain menjaga keseimbangan permainan, dia juga menjadi motor distribusi bola dan pengatur tempo.
Absensinya berpotensi memengaruhi stabilitas tim, apalagi Persis akan menghadapi laga tandang berat melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (5/3).
Situasi makin menantang karena waktu pemulihan cukup singkat, hanya tiga hari sejak pertandingan terakhir. Ditambah lagi, skuad harus menempuh perjalanan darat menuju Jepara yang menyita energi. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy