Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persipal Palu Lirik Kota SOlo dan Boyolali, Rumor Akuisisi dan Pindah Home Base Menguat

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 5 Maret 2026 | 17:53 WIB

 

DUEL UDARA: Pertandingan Kendal Tornado FC melawan Persipal Palu di Stadion Sriwedari, Minggu (15/2).
DUEL UDARA: Pertandingan Kendal Tornado FC melawan Persipal Palu di Stadion Sriwedari, Minggu (15/2).

RADARSOLO.COM – Kabar mengejutkan datang dari salah satu peserta Pegadaian Championship 2025/2026 (Liga 2), Persipal Palu. Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah itu dikabarkan sedang dalam proses penjualan. Isu tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram NusaLiga yang menyebut adanya rencana akuisisi oleh pihak baru.

Dalam laporan yang beredar di media sosial tersebut, klub berjuluk Laskar Tadulako itu disebut akan dibeli oleh seorang pengusaha asal Jakarta. Bahkan, menurut sumber internal yang dikutip dalam laporan tersebut, proses menuju kesepakatan sudah memasuki tahap lanjutan. Nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) disebut berpotensi diteken dalam waktu dekat.

Isu tersebut dengan cepat menyita perhatian publik sepak bola nasional. Apalagi, Persipal merupakan salah satu klub yang cukup lama menghiasi kompetisi Nasional karena berdiri sejak 1960-an dan berjaya di era 1970-an. Jika kabar penjualan itu benar terjadi, maka akan ada perubahan besar dalam perjalanan klub tersebut.

Tak hanya soal kepemilikan klub, kabar lain yang ikut mencuat adalah rencana pemindahan markas Persipal Palu. Dua daerah di Jawa Tengah disebut menjadi kandidat kuat sebagai markas baru tim tersebut. Lokasi yang santer disebut adalah Boyolali dan Kota Solo.

Stadion Sriwedari Solo bahkan dikabarkan menjadi salah satu opsi yang disiapkan sebagai kandang baru klub tersebut. Bahkan selama kompetisi berjalan di bulan Ramadan ini, Persipal Palu lebih memilih untuk bermain di stadion bersejarah tersebut.

Tepatnya saat ditahan seri Persiba Balikpapan, Senin (23/2) dan kalah telak 1-4 kontra Persiku Kudus, Jumat (27/2). Dua laga kandang Persipal ini digelar di Sriwedari. Padahal sebelumnya laga kandang mereka musim ini selalu digelar di Stadion Gawalise, Palu.

Jika rencana tersebut benar terealisasi, maka Persipal berpotensi menjalani transformasi besar, baik dari segi identitas klub maupun basis suporternya. Perpindahan markas tentu akan mengubah hubungan historis klub dengan masyarakat Sulawesi Tengah.

Hingga saat ini, pihak manajemen Persipal Palu masih belum memberikan keterangan resmi terkait isu penjualan klub tersebut.

Manajemen juga belum bersedia menjelaskan lebih jauh mengenai kabar rencana pemindahan markas ke wilayah Jawa Tengah. Mereka meminta publik untuk menunggu perkembangan selanjutnya.

“Maaf sebelumnya, kalau masalah seputar kabar Persipal Palu yang akan dijual saya belum bisa kasih komentarnya. Mohon menunggu kelanjutannya saja,” ujar Termos, perwakilan manajemen Persipal Palu saat dimintai konfirmasi Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Jika proses akuisisi tersebut benar-benar terjadi, maka Persipal akan kembali mengalami perubahan identitas dalam sejarahnya.

Klub ini sebelumnya juga pernah mengalami perubahan nama dan kepemilikan setelah proses akuisisi pada masa lalu. Hal tersebut menjadi bagian dari dinamika perjalanan klub di kompetisi sepak bola nasional.

Dalam catatan sejarahnya, Persipal sempat berganti identitas menjadi Persipal Babel United setelah mengakuisisi Muba Babel United pada 2002.

Selanjutnya klub tersebut kembali mengalami perubahan dengan menggunakan nama Persipal FC pada 2004. Perubahan identitas tersebut menunjukkan perjalanan klub yang cukup dinamis dalam beberapa dekade terakhir.

Di tengah isu penjualan klub, kondisi Persipal Palu di kompetisi Liga 2 musim ini juga tidak dalam situasi ideal.

Tim berjuluk Laskar Tadulako itu sedang berjuang keras untuk keluar dari keterpurukan di papan bawah klasemen. Hasil-hasil yang diraih sepanjang musim belum mampu mengangkat posisi mereka.

Saat ini Persipal Palu masih terpuruk di dasar klasemen Grup B Pegadaian Championship 2025/2026.

Dari total 21 pertandingan yang telah dijalani, Persipal belum sekalipun meraih kemenangan. Mereka hanya mampu mengumpulkan tujuh poin hasil dari tujuh kali imbang dan menelan 14 kekalahan sepanjang musim. (hj/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#Persipal #championship #liga 2