RADARSOLO.COM - Peta persaingan keluar dari zona degradasi BRI Super League 2025/2026 kian memanas hingga pekan ke-24. Peluang Persis Solo untuk lepas dari zona degradasi masih terbuka lebar setelah menang atas Persik Kediri pada Minggu (1/3/2026) lalu. Apalagi poin yang dimiliki pesaing-pesaingnya di papan bawah kini berjarak begitu dekat.
Melihat situasi tersebut, Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija mengungkapkan optimistis bisa membawa tim berada di posisi yang lebih baik.
Dia menilai kondisi tim saat ini semakin membaik setelah berhasil lepas dari tekanan hasil buruk dengan meraih kemenangan di laga kandang.
"Suasana saat ini tetap ke arah membuat lingkungan yang positif. Tim dalam kondisi terbaik, mereka punya fokus yang aman dan akan memberikan yang terbaik. Saya pikir mengakhiri rentetan masa buruk, apa yang terjadi di masa lalu kita sekarang adalah saat yang tepat untuk menghilangkan tekanan yang ada," ucap Milomir Seslija dalam konferensi pers jelang laga melawan Persijap Jepara, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, perubahan situasi di papan bawah klasemen juga memberi energi tambahan bagi tim. Jika sebelumnya Persis hanya memiliki peluang mengejar satu tim di atasnya, kini jarak dengan beberapa pesaing mulai bisa dipangkas. Kondisi itu membuat peluang bertahan di kasta tertinggi masih terbuka.
"Saya pikir di putaran pertama terdapat jarak poin dengan selisih yang besar, namun sekarang Persijap hampir bisa kami kejar sekarang dan sebelum itu hanya satu tim yaitu PSBS Biak. Sekarang kami bisa mengejar Madura United, ini jauh lebih baik sekarang untuk bisa mengejar dua tim daripada satu," ucapnya.
Sisa pertandingan musim ini dinilai masih cukup panjang untuk menentukan nasib tim. Karena itu, Persis Solo tidak ingin kehilangan momentum setelah berhasil memperbaiki situasi dalam beberapa laga terakhir. Setiap poin yang diraih akan sangat berharga bagi perjalanan tim.
Namun, Laskar Sambernyawa juga harus waspada dengan kekuatan para pesaing yang berjuang keluar dari zona degradasi. Persaingan ketat membuat tim bisa memberikan penampilan yang berbeda dengan permainan intensitas tinggi, khususnya Persijap Jepara yang akan dihadapi pada Kamis (5/3) malam.
"Kita tidak pernah tahu 11 pertandingan lagi atau 10 pertandingan lagi itu adalah poin yang banyak. Namun, pastinya Persijap dan Persis Solo memiliki pemain berkualitas khususnya Persijap. Mereka memiliki pemain depan sangat berkualitas dan pemain lokal yang bagus, ini menjadi motivasi semangat yang bagus," pungkasnya.
Kemenangan di Stadion Gelora Bumi Kartini wajib diraih Persis Solo untuk membuka asa bertahan di Super League musim depan semakin lebar.
Meski demikian, pertandingan dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi Laskar Sambernyawa. Apalagi Persis harus tampil tanpa dua pilar pentingnya.
Dimitri Lima dipastikan absen setelah mengalami cedera hamstring. Sementara Althaf Indie harus menepi akibat akumulasi kartu. Kondisi tersebut membuat Persis harus melakukan penyesuaian komposisi pemain dalam laga krusial tersebut. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy